
Melihat orang-orang di warung makan itu berlarian keluar, zeng xian pun melompat ia keluar melewati lubang plafon dan atap yang di rusak oleh tang xian, ia pun berdiri di atas atap warung makan itu,
"Sebenarnya apa yang terjadi, apakah ada yang menyerang gerbang desa atau ada tahanan yang lari sehingga membunyikan lonceng darurat" Gumam zeng xian
Kemudian di perlihatkan tang xian yang sedang berlari menuju ke gerbang desa,
"TAP..TAP..TAP.." Suara langkah kaki tang xian yang sedang berlari
"Jika lonceng darurat di bunyikan itu pertanda desa dalam bahaya" Gumam tang xian
Lalu di perlihat zan xian yang sedang tidur tiba-tiba terbangun karena mendengar bunyi lonceng darurat,
"Suara ini...., kenapa harus di saat-saat seperti ini" Gumam zan xian
Zan xian pun memaksakan dirinya untuk bangun,
"Ahk..."
"Sakiiit..." Ucap zan xian sambil menahan rasa sakit,
Setelah itu terlihat ayah zan xian yang sedang berdiri di depan pintu gerbang rumah kediaman klan xian,
"Sepertinya benar dugaanku" Gumam ayah zan xian sambil menatap ke arah bulan
Sementara itu terlihat spir dan rabalu yang berada di atas atap ruang tahanan klan xian,
"Seharusnya ini adalah ruangan tahanan klan xian" Ucap rabalu
"Iya benar tapi aku tidak bisa merasakan keberadaan ron" Jawab spir
"aku juga tidak bisa merasakan keberadaannya" Jawab rabalu
Tiba-tiba.....,
"WUSSHH..."
"Awas" Teriak rabalu
"SET..." Suara lompatan rabalu dan spir
"BRUKK..RUKH...." Suara hancurnya atap dan plafon ruang tahanan klan xian
"Siapa?" Ucap rabalu
"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu" Ucap orang yang barusan menyerang spir dan rabalu
Orang yang menyerang spir dan rabalu adalah zeng xian,
"Siapa kalian berani-beraninya menyusup ke desa kuza" Tanya zeng xian
"Kau tidak perlu tahu siapa kami" Teriak rabalu dan spir
"Teknik hewan kuno" Teriak rabalu dan spir secara bersamaan
"Wujud raksasa kalajengking api keluarlah" teriak spir
__ADS_1
"Wujud iblis lipan api keluarlah" teriak rabalu
Dan muncullah dua portal api di bawah kaki spir dan rabalu, dan keluarlah raksasa kalajengking api dan iblis lipan api dari portal itu, melihat itu zeng xian langsung mengangkat tangan kanannya ke atas, lalu zeng xian memusatkan energi spiritualnya ke tangan kanannya itu,
"HYAAAAAAAA" Teriak zeng xian
"Energi spiritualnya elemen petir putih, apakah dia pengguna teknik elemen" Gumam rabalu
Kemudian terlihat di langit tiba-tiba muncul gumpalan awan yang berwarna hitam, dan gumpalan awan yang berwarna hitam itu mengeluarkan petir berwarna putih yang menyambar zeng xian,
"Szzzzzzzzt......."
Muncullah tombak berwarna putih di tangan zeng xian dan mata zeng xian pun memancarkan cahaya putih,
"Ayo kita mulai" Ucap zeng xian
Melihat gumpalan awan hitam dan petir putih yang menyambar tang xian tiba-tiba berhenti berlari,
"Itu....." Gumam tang xian terkejut
Sementara itu di depan gerbang rumah kediaman klan xian, terlihat ayah zan xian juga melihat ke arah gumpalan awan hitam dan petir putih yang menyambar,
"Sepertinya zeng sedang bertarung" Gumam ayah zan xian
Ayah zan xian pun langsung terbang menuju gumpalan awan hitam itu,
Kemudian diperlihatkan boro xian dan prajurit klan xian yang sedang berada di gerbang desa kuza, mereka semua melihat ke arah gumpalan awan hitam itu,
"Jurus pertama tembakan bola-bola api" teriak rabalu
"BANG..BANG...BANG...BANG.." Suara tembakan bola-bola api yang di keluarkan dari mulut iblis lipan api
"Hmmm jurus pertama langkah petir" Ucap zeng xian sambil tersenyum
"Szzzt...Szzzt....Szzzt...Szzzt....." Suara jurus langkah petir milik zeng xian
"Lumayan" Ucap spir
"SET..." Suara lompatan spir bersiap memyerang
"Jangan cuma menghindar" Teriak spir
"Baiklah bersiaplah aku akan menyerang" Jawab zeng xian
Terlihat zeng xian yang sedang mengumpulkan energi spritualnya bersiap untuk menyerang,
"Szzzzzzzt....."
"Teknik senjata : jurus kedua tusukan tombak petir putih" Teriak zeng xian
"Menarik, Jurus pertama sengatan kalajengking api" Ucap spir
Kedua jurus mereka pun berbenturan,
"BUSSHH....."
__ADS_1
"JRARRRR......"
Tempat pertarungan mereka pun diselimuti debu hasil ledakan, dan terlihat ayah zan xian yang sudah tiba di tempat pertarungan zeng xian, ia berdiri di atas atap salah satu rumah warga desa kuza,
"Di mana zeng xian apakah dia baik-baik saja" Gumam ayah zan xian
Secara perlahan debu hasil ledakan itu pun menghilang, dan terlihat zeng xian yang sedang berdiri memegang tombak petir putihnya,
"Di mana dua orang itu" Gumam zeng xian sambil melihat ke kiri dan ke kanan
Melihat zeng xian ayah zan xian pun turun ke bawah dan berjalan ke arah zeng xian,
"Tetua Zeng" Ucap ayah zan xian memanggil
Zeng xian pun berbalik,
"Ketua mohon maaf dua orang penyusup berhasil melarikan diri" Ucap zeng xian
"Apa kamu tahu siapa dua orang penyusup itu?" tanya ayah zan xian
"Aku tidak mengenali mereka, sepertinya mereka sedang mencari seseorang di ruang tahanan" Jawab zeng xian
"Begitu yah, sepertinya dua penyusup itu berasal dari istana iblis" Ucap ayah zan xian
"Oh iya tidak terpikir olehku, mungkin mereka sedang mencari tahanan yang bernama ron itu" Ucap zeng xian
"Benar tujuan mereka datang ke sini pasti ingin membebaskan orang itu, itu sebabnya aku mengirimnya ke istana suci" Jawab ayah zan xian
Dan datanglah secara bersamaan tang xian dan boro xian,
"SET..."
"SET..."
"Di mana musuhnya" Tanya tang xian
"Mereka sudah melarikan diri" Jawab zeng xian
"Sial aku terlambat" Ucap tang xian
"ketua ada hal yang penting yang harus kita bicarakan" Ucap boro xian
"Apa itu" Jawab ayah zan xian
"Ketua pasti sudah mendengar suara lonceng darurat" Ucap boro xian
"Oh jadi kau yang membunyikan lonceng darurat, mengenai hal penting yang ingin tetua boro bicarakan apakah ada kaitannya dengan lonceng darurat?" Ucap ayah zan xian
"Iya ketua mohon maaf" Ucap boro xian
"Baiklah bicaralah" Jawab ayah zan zian
" Di arah pukul delapan hutan pinus, ada ratusan prajurit istana iblis yang sedang beristirahat" Ucap boro xian
"Begitu yah kalau begitu dugaanku benar, tetua boro secepatnya evakuai warga desa kuza ke rumah kediaman klan, tetua zeng dan tetua tang kumpulkan semua prajurit, dan temui aku di depan gerbang desa" Ucap ayah zan xian
__ADS_1
"Baik ketua perintah di laksanakan" Jawab boro xian, tang xian, dan zeng xian secara bersamaan
"Baiklah sampai jumpa di depan gerbang desa" Ucap ayah zan xian