
Diperlihatkan seseorang yang sedang duduk dikursi tahta tidak lain ialah KAISAR ISTANA IBLIS BU RONG, kemudian datang lima orang menghadap kepadanya,
" Mohon maaf KAISAR, mengapa memanggil kami" tanya salah satu dari lima orang itu
"RON sedang ditahan oleh KLAN XIAN di desa KUZA, aku ingin kalian pergi ke desa KUZA untuk menyelamatkan RON, kalau perlu ratakan desa itu" Jawab KAISAR ISTANA IBLIS BU RONG
"Baiklah KAISAR kami permisi" Ucap salah satu dari lima orang itu
Kemudian diperlihatkan di desa KUZA, ZAN XIAN yang sudah siuman,
"Ahk... Sakit" Ucap ZAN XIAN
"Tuan muda belum bisa banyak bergerak karena luka tuan muda belum sembuh" Ucap salah satu prajurit KLAN XIAN yang ditugaskan menjaga kamar ZAN XIAN
"Berapa lama aku pingsan?" Tanya ZAN XIAN sambil menahan sakit
"Tuan muda pingsan sudah tiga hari" Jawab salah prajurit yang menjaga kamar ZAN XIAN
"Apa tiga hari" teriak ZAN XIAN
"Bagaimana bisa aku kembali ke desa?" tanya ZAN XIAN
"Sebaiknya tuan muda tanyakan pada ayah tuan muda agar lebih jelas" jawab prajurit yang bertugas menjaga kamar ZAN XIAN
"Ayah yah" Gumam ZAN XIAN
Kemudian diperlihatkan ruang aula ISTANA IBLIS terlihat seribu prajurit sedang berbaris dan di depan mereka berdiri lima orang yang di perintahkan KAISAR ISTANA IBLIS untuk menyerang desa KUZA dengan tujuan menyelamatkan RON,
Lima orang itu adalah RYU ZANG, SPIR, BANLI, NINA, dan RABALU, RYU ZANG adalah salah satu JENDRAL ISTANA IBLIS, Sedangkan SPIR, BANLI, NINA, dan RABALU adalah pasukan pembunuh ISTANA IBLIS.
"Kita akan menunjukan kepada mereka seberapa menakutkannya ISTANA IBLIS, Apa kalian sudah siap" Teriak RYU ZANG
"Hidup KAISAR BU RONG, berjayalah ISTANA IBLIS" Teriak para prajurit ISTANA IBLIS
"Ayo kita berangkat" Teriak RYU ZANG
Mereka pun berangkat menuju ke desa KUZA,
Setelah itu di perlihatkan ayah ZAN XIAN dan MING XIAN yang sedang berjalan diruang tahanan klan xian,
" Tap..Tap..Tap.." Suara langkah kaki mereka
Mereka pun berhenti didepan salah satu pintu sel tahanan, pintu itu di jaga oleh dua prajurit klan xian,
"Buka pintu ini" Ucap MING XIAN
"Baik tetua MING" Jawab dua prajurit itu secara bersamaan
"KREEEEK...." Suara pintu terbuka
__ADS_1
Ayah ZAN XIAN dan MING XIAN pun masuk kedalam kecuali dua prajurit yang ditugaskan menjaga pintu sel tahanan yang mereka masuki,
Terlihat RON yang sedang di rantai kedua tangannya,
"Jadi dia orangnya yah" Ucap ayah ZAN XIAN
"Iya ketua" Jawab ming xian
"Hmmm walaupun kalian membunuhku disini, aku tidak akan mengeluarkan sepatah kata pun tentang ISTANA IBLIS" Ucap ron sambil tersenyuk tipis
"Sepertinya kau orangnya keras kepala yah" Ucap ayah zan xian
"Ketua apa langkah selanjutnya yang akan kau lakukan" Tanya ming xian
"Aku akan mengirimnya ke istana suci, sangat berbahaya jika menahannya disini dampaknya bisa terkena pada warga desa kuza" Ucap ayah zan xian
"Baiklah ketua, kalau begitu izinkan aku yang pergi ke istana suci untuk mengawalnya" Ucap ming xian
"Baiklah besok kau dan beberapa prajurit bawa dia ke istana suci" Ucap ayah zan xian
"Terima kasih ketua karena sudah mempercayakan tugas ini kepadaku"
"Oh iya aku hampir lupa bawa sekalian wanita yang kalian selamatkan diladang obat dan bunga persik biru untuk kaisar istana suci" Ucap ayah zan xian
Pagi hari kemudian,
Diperlihatkan di depan pintu gerbang rumah kediaman klan xian, Ayah zan xian bersama ming xian dan beberapa prajurit klan xian yang sedang memasukan ron ke dalam kereta kuda,
"Ming xian berhati-hatilah" Ucap ayah zan xian
"Terima kasih ketua atas perhatiannya" Jawab ming xian
Tidak lama kemudian datanglah wanita yang diselamatkan ming xian, wu xian, lee xian dan prajurit klan xian, Ia di kawal dua prajurit klan xian,
"Permisi tuan-tuan" Ucap wanita itu
"Perkenalkan ini ketua klan kami namanya tian xian" Ucap ming xian
"Salam tuan tian" Ucap wanita itu
"Oh ternyata kau wanita yang berhasil di selamatkan oleh anggota klanku" Ucap ayah zan xian
"Iya tuan tian, saya sangat berterima kasih pada kalian karena sudah menyelamatkanku dan puteri makotah kami" Jawab wanita itu
"Kalian sudah saling kenal?" Tanya ming xian
"Iya dia adalah penasihat istana suci namanya adalah ling zhi" Ucap ayah zan xian
"Oh jadi kau adalah penasehat istana suci yah" Ucap ming xian terkejut
__ADS_1
"Iya aku adalah penasehat istana suci" Jawab wanita itu
"Sampaikan salamku pada kaisar" Ucap ayah zan xian
"Iya dengan senang hati tuan tian" Jawab ling zhi
Setelah percakapan itu Ming xian dan ling zhi pun masuk ke dalam kereta dan mereka pun berangkat,
"Sampai jumpa tuan tian" Teriak Ling zhi sambil melambaikan tangan
Setelah itu datang satu prajurit klan xian,
"Permisi Ketua tuan muda sudah siuman" Ucap prajurit itu
"Oh baguslah aku akan ke sana" Jawab ayah zan xian
Kemudian diperlihatkan ayah zan xian yang sudah sampai di depan pintu kamar zan xian,
"Salam ketua" Ucap dua prajurit yang berjaga di depan pintu kamar zan xian
Ayah zan xian pun langsung masuk ke dalam kamar zan xian,
"Anakku" panggil ayah zan xian
"Yah ayah" Jawab zan xian
"Bagaimana perasaanmu" tanya ayah zan xian
"sudah membaik ayah, tapi aku belum bisa banyak bergerak tubuh bagian belakangku terasa sakit" Jawab zan xian
"Semoga kau cepat sembuh anakku" Ucap ayah zan xian
"Terima kasih ayah" Jawab zan xian
"Setelah kau sembuh ayah akan melatihmu kembali" Ucap ayah zan xian
"Baik ayah, ayah bagaimana bisa aku kembali ke desa?, Seingatku aku terkena tebasan dari belakang oleh salah satu orang bertopeng hitam yang sedang mengejar seorang gadis" Ucap zan xian
"Tetua ming, wu xian, lee xian, dan beberapa prajurit klan kita yang menyelamatkan kau dan gadis itu, untung saja mereka sedang berpatroli di sekitar hutan pinus jadi nyawa kau dan gadis itu bisa terselamatkan" Jawab ayah zan xian
"Oh begitu, apakah gadis itu baik-baik saja" Tanya zan xian
"Iya dia baik-baik saja, ia adalah puteri makotah istana suci, ayah sudah mengirimnya kembali ke istana suci" Jawab ayah zan xian
"Apa dia puteri makotah istana suci" Teriak zan xian terkejut
"Pantas ia di incar oleh orang-orang bertopeng hitam itu" Gumam zan xian
"Anakku apa yang sedang kau pikirkan" Tanya ayah zan xian
__ADS_1
"hehe tidak ada ayah" Jawab zan xian.