
"Wujud CERBERUS, sepertinya aku pernah mendengarnya" Gumam WU XIAN
"Auuuuuuuu..........."
"Grrrrrrrrrrr" suara mengeram serigala raksasa berkepala tiga itu
"Bersiaplah aku datang" Ucap Pria berjubah hitam
"WUSSHH...."
Tiba-tiba pria berjubah hitam itu sudah ada didepan WU XIAN, pria berjubah hitam itu melesatkan satu pukulan ke arah dada WU XIAN, WU XIAN pun menangkis pukulan itu dengan kedua tangannya,
"Bruk..."
Pukulan yang dilesatkan oleh pria berjubah hitam itu sangat kuat, sehingga membuat WU XIAN terlempar sejauh tujuh meter,
"Sreek....Sret!" Suara gesekan telapak kaki WU XIAN dan tanah
"Hehe..." tawa kecil pria berjubah hitam itu
"Teknik hewan kuno : Wujud Cerberus tembakan bola api" Ucap pria berjubah hitam
"BANG......" suara tembakan tiga bola api yang berukuran besar dari Wujud serigala raksasa kepala tiga
Melihat jurus yang di keluarkan oleh pria berjubah hitam itu, WU XIAN tidak mau kalah aksi dari pria berjubah hitam itu, dengan mengeluarkan jurus CAKAR API MEMBARAnya, dan melakukan jurus itu tiga kali sekaligus, Ia bermaksud untuk mengaduh jurusnya dengan jurus pria berjubah hitam itu,
"Teknik hewan kuno : Jurus kedua CAKAR API MEMBARA, Tiga kali sekaligus" Teriak WU XIAN
"HYAAA"
"Whoooss..."
"Whosss..."
"Whoooos"
"BLARRRRRRRR..." suara ledakan dari hasil bertabrakannya jurus WU XIAN dan pria berjubah hitam itu
"Aku harus menyelamatkan wanita itu, lalu kabur dari sini" Gumam WU XIAN sambil melihat ke arah wanita yang sedang pingsan
Tiba-tiba datanglah seseorang yang sedang berdiri di atas punggung burung elang api raksasa, tidak lain ialah MING XIAN salah satu tetua KLAN XIAN, pria berjubah hitam itu mengalihkan pandangannya ke arah MING XIAN,
"Sepertinya aku kedatangan satu tamu lagi" Guman pria berjubah hitam itu sambil tersenyum tipis
MING XIAN pun turun ke bawa dan berdiri di samping WU XIAN, Melihat teknik hewan kuno : wujud CERBERUS milik pria berjubah hitam itu, MING XIAN langsung mengenali siapa pria berjubah hitam itu,
"Kalau tidak salah kau adalah salah satu dari lima anggota pasukan pembunuh dari ISTANA IBLIS, Namamu adalah RON benar bukan?" Ucap MING XIAN
__ADS_1
"Haha sepertinya aku lumayan terkenal yah" jawab pria berjubah hitam itu
"Sepertinya ISTANA IBLIS sudah mulai bergerak yah" Ucap MING XIAN
"Hmmm kau tidak perlu tahu soal itu" Jawab pria berjubah hitam itu
Pria berjubah hitam yang bernama RON itu tanpa ragu-ragu langsung menyerang MING XIAN dan WU XIAN,
"SIUFFF......." suara serigala raksasa berkepala tiga sedang mengumpulkan energi spritual di mulutnya, Energi spritual itu berbentuk bulat, berwarna hitam, dan mengeluarkan aura hitam pekat.
"Teknik hewan kuno : jurus ketiga tembakan bola kegelapan" Ucap RON pria berjubah hitam itu
"BANG...." suara tembakan bola kegelapan dari mulut Serigala raksasa berkepala tiga yang di lesatkan kepada WU XIAN dan MING XIAN
"WUSSHH...."
Melihat serangan dari RON, MING XIAN lansung mengeluarkan sayap api dari punggungnya dan terbang untuk menghindari serangan dari RON si pria berjubah hitam itu, sedangkan WU XIAN berlari ke arah serangan yang dilesatkan oleh RON si pria berjubah hitam itu,
"Teknik hewan kuno : Wujud iblis harimau api jurus ketiga terkaman Harimau api" Ucap WU XIAN
"HYAAAA....." suara teriakan WU XIAN
"DUARRRRR...."
Terjadilah ledakan energi spiritual yang lumayan besar di akibatkan benturan dari jurus bola kegelapan milik RON dan jurus terkaman harimau api milik WU XIAN, WU XIAN pun terlempar,
"BRUUK...BRAAK....BRUUK...."
"AW...."
"Sial sepertinya tulang bahuku tergeser" Gumam WU XIAN
Dan terlihat MING XIAN yang sedang terbang melaju ke arah RON,
"WUSSHH....."
Terlihat Kaki milik MING XIAN di selimuti api dan api itu berbentuk kaki burung elang yang lumayan besar,
"Teknik hewan kuno : jurus pertama tendangan elang api" teriak MING XIAN
Melihat serangan MING XIAN, Dengan cepat RON mengeluarkan jurus cakar hitamnya,
"Teknik hewan kuno : Jurus pertama CAKAR HITAM" teriak RON
"WHOOOOOOS....."
"ZDARRR......" suara benturan Jurus MING XIAN dan RON
__ADS_1
Kemudian di perlihatkan tempat pertarungan mereka di selimuti debu hasil ledakan, secara berlahan debu itu pun menghilang, dan terlihatlah WU XIAN yang sedang berdiri sambil memegang bahunya, dan RON yang sedang berdiri di bawah wujud cerberus miliknya,
"Sial aku lengah pria elang api itu berhasil melarikan diri membawa wanita itu" Gumam RON
RON pun melihat ke arah WU XIAN,
"Sepertinya temanmu lebih mementingkan nyawa wanita itu dari Pada nyawamu" Ucap RON
"Diam ayo kita lanjutkan pertarungan ini" jawab WU XIAN
"HMMM baiklah setelah membunuhmu aku akan mengejar temanmu itu" Ucap RON
Setelah itu di perlihatkan MING XIAN yang sedang terbang sambil mencengkram wanita itu menggunakan kaki elang apinya,
" Bertahanlah WU XIAN secepat aku akan kembali " Ucap MING XIAN
Selanjutnya di perlihatkan LEE XIAN dan dua puluh prajurit KLAN XIAN sedang mencari bunga persik biru, mereka pun melihat sebuah gua, karena penasaran LEE XIAN pun memerintahkan lima prajurit KLAN XIAN untuk menemaninya masuk ke dalam gua itu sedangkan sisa prajurit KLAN XIAN yang ikut bersamanya menunggu di depan gua itu.
"Hati-hati mungkin saja ada bahaya yang menunggu kita di dalam sana" Ucap LEE XIAN serius
LEE XIAN dan lima prajurit KLAN XIAN pun masuk kedalam gua itu, saat di dalam gua salah satu prajurit KLAN XIAN berteriak,
"Tuan LEE itu bunga persik biru yang kita cari-cari"
"Iya benar itu bunga persik biru" jawab LEE XIAN
"Ternyata bunga persik biru tumbuh di dalam gua ini" Gumam LEE XIAN
Salah satu prajurit KLAN XIAN pun melangkah maju untuk mengambil bunga persik biru itu,
"FREEZE...."
Prajurit KLAN XIAN itu pun tiba-tiba membeku,
"Tidak" teriak LEE XIAN
"Kenapa begitu ceroboh, bunga ini tidak bisa diambil begitu saja" Ucap LEE XIAN
"Menurut buku yang ada di perpustakaan rumah kediaman KLAN XIAN, cara mengambil bunga ini harus mengalirkan energi spiritual ke dalam bunga ini, setelah itu baru bisa mengambilnya, aku harus mencobanya" Gumam LEE XIAN
LEE XIAN pun duduk bersilang di depan bunga persik biru itu, ia mengalirkan energi spiritualnya ke dalam bunga itu, tiba-tiba bunga itu memancarkan cahaya berwarna biru,
"Sepertinya sudah cukup" Ucap LEE XIAN
Merasa energi spritual yang ia alirkan sudah cukup, LEE XIAN langsung berdiri dan mengambil buang persik biru itu,
"KRAK..."
__ADS_1
"Berhasil, sebaiknya aku cepat keluar dari gua ini dan mencari tetua MING dan WU XIAN" Gumam LEE XIAN
"Ayo kita pergi" Ucap LEE XIAN.