Zan Xian

Zan Xian
Pengevakuasian warga desa kuza


__ADS_3

Diperlihatkan pada malam hari pukul 11:43 boro xian dan beberapa prajurit klan xian yang sedang berada di depan pintu gerbang rumah kediaman klan xian mereka sedang melakukan pengevakuasian warga desa kuza ke rumah kediaman klan xian,


"Ayo cepat"


"Ayo cepat masuk"


Satu jam kemudian setelah pengevakuasian warga desa kuza, salah satu prajurit klan xian datang menghadap pada boro xian,


"Lapor tetua pengevakuasian warga desa telah selesai" Ucap salah satu prajurit klan xian


"Baguslah perketat penjagaan rumah kediaman klan, aku akan pergi memeriksa desa, mungkin saja masih ada warga desa yang bersembunyi dirumah mereka" Ucap boro xian


Kemudian di perlihatkan di gerbang desa kuza ayah zan xian bersama zeng xian, tang xian, lee xian, dan prajurit klan xian, sedang melakukan persiapan,


"Bagaimana keadaan wu xian?" Tanya ayah zan xian pada lee xian


"Bahu wu xian tergeser dan tulangnya retak ia belum bisa ikut ke medan perang" Jawab lee xian


"Begitu yah" Ucap ayah zan xian


"Tetua zeng" Teriak ayah zan xian memanggil


"Yah ketua" Jawab zeng xian


Zeng xian pun datang menghampiri ayah zan xian,


"Ketua memanggilku?" Tanya zeng xian


"Iya, tetua zeng berapa banyak prajurit kita yang siap maju di medan perang?" Tanya ayah zan xian


"Pasukan pemanah berjumlah dua ratus orang, pasukan pertahanan berjumlah tiga ratus orang, dan pasukan berpedang berjumlah dua ratus lima puluh orang, semuanya berjumlah tujuh ratus lima puluh prajurit yang siap maju di medan perang" Jawab zeng xian


"Baguslah, setelah persiapan sudah selesai perintahkan semua prajurit untuk beristirahat, Ingat jangan sampai tertidur pulas, harus tetap bersiaga jangan sampai lengah" Ucap ayah zan xian


"Baik ketua perintah siap di laksanakan" Jawab zeng xian


"Aku akan pergi untuk mengecek situasi di desa" Ucap ayah zan xian


Setelah itu di perlihatkan zan xian yang di hadang dua prajurit klan xian yang di tugaskan menjaga kamarnya,


"Jangan halangi jalanku" Ucap zan xian


"Maaf tuan muda ini perintah ayah tuan" Jawab salah satu prajurit klan xian yang di tugaskan menjaga kamar zan xian


"Sial sebenarnya apa yang terjadi di desa sampai-sampai membunyikan lonceng darurat" Gumam zan xian


"Sebaiknya tuan muda kembali istirahat, masalah di desa biarkan ayah tuan muda yang menyelesaikannya" Ucap salah satu prajurit yang menjaga kamar zan xian


"Baiklah terserah kalian saja" Jawab zan xian

__ADS_1


"Aku harus memikirkan cara agar bisa keluar dari sini" Gumam zan xian


Scene berpindah diperlihatkan ayah zan xian yang sedang terbang memeriksa keadaan desa,


"Sepertinya pasukan pengevakuasi yang di pimpin tetua boro sudah selesai mengevakuasi warga desa, sebaiknya aku pergi ke rumah kediaman klan untuk mengeceknya" Gumam ayah zan xian


"WUSSHH...."


Saat sedang menuju ke rumah kediaman klan, ayah zan xian melihat boro xian yang sedang berjalan sendirian,


"Boro xian sedang apa dia berjalan di desa sendirian, dari gerakannya sepertinya ia sedang mencari seseorang" Gumam ayah zan xian


Ia pun turun ke bawah untuk menghampiri boro xian,


"TAP.."


"Tetua boro sepertinya anda sedang mencari seseorang" Tanya ayah zan xian


"Aku sedang memeriksa desa, mungkin saja ada warga yang bersembunyi di rumah mereka" Jawab boro xian


"Berarti pengevakuasian warga desa sudah hampir selesai" Tanya ayah zan xian


"Iya ketua" Jawab boro xian


"Baguslah kalau begitu, Urusan warga desa aku percayakan padamu" Ucap ayah zan xian


"Terima kasih ketua" Jawab boro xian


"Kenapa lama sekali, apa terjadi sesuatu pada mereka berdua" Gumam jendral ryu zang


Tidak lama kemudian datanglah spir dan rabalu,


"SET.."


"SET.."


"Kenapa lama sekali?" Tanya jendal ryu zang


"Maaf jendral rya zang, kami sudah berhasil memasuki desa itu, saat kami sedang memantau ruang tahanan tiba-tiba datang seorang pria yang menyerang kami dari belakang" Jawab rabalu


"Begitu yah, istirahatlah sebelum matahari terbit kita akan menyerang desa itu" Ucap jendral ryu zang


4 Jam kemudian di perlihatkan, Zeng xian, tang xian, lee xian, dan prajurit klan xian yang sedang berjaga di depan pintu gerbang desa kuza,


"Tetap waspada" Teriak tang xian


Tidak lama kemudian terlihat dari kejahuan prajurit istana iblis yang di pimpin jendral ryu zang sudah mendekati desa kuza,


"Akhirnya datang juga, akan ku tunjukan pada kalian kekuatan klan xian" Ucap tang xian

__ADS_1


"Bunyikan lonceng darurat" Teriak lee xian


"TENG.....TENG.....TENG......." Bunyi lonceng darurat


"Pasukan pertahanan ambil posisi" teriak tang xian


Terlihat pasukan pertahanan klan xian yang sedang membentuk formasi, pasukan pertahan di lengkapi dengan perisai baja yang berbentuk persegi panjang, dan sebuah tombak,


"Pasukan pemanah ambil posisi tepat di belakang pasukan pertahanan, dan pasukan berpedang bersiap di belakang pasukan pemanah" Perintah tang xian


Terlihat prajurit istana iblis yang sedang berjalan ke arah gerbang desa kuza,


"Berhenti, tunggu perintah dariku" Teriak jendral ryu zang


"Bukannya pria itu yang menyerang kita dari belakang" Ucap rabalu sambil melihat ke arah zeng xian dari kejahuan


"Iya benar pria itu yang menyerang kita" Jawab spir


"Baguslah akan aku hancurkan dia menjadi debu" Ucap rabalu


"Nina dan banli ayo ikut aku" Ucap jendral ryu zang


Terlihat jendral ryu zang, nina, dan banli berjalan ke arah prajurit klan xian.


Scene berpindah diperlihatkan ayah zan xian yang sedang berada di tempat pengungsian lebih tepatnya ruang aula rumah kediaman klan xian,


"TENG.....TENG....TENG...." Suara lonceng darurat


"Mereka sudah datang yah" Ucap ayah zan xian


"Ketua berhati-hatilah" Ucap boro xian


"Terima kasih atas perhatianmu" Jawab ayah zan xian


Ayah zan xian pun pergi menuju ke medan pertempuran.


Kemudian diperlihatkan zan xian yang sedang berbaring di tempat tidurnya,


"TENG.....TENG....TENG..." Suara lonceng darurat


"Ini suara lonceng darurat" Gumam zan xian semakin penasaran


"Aku harus mencari cara untuk keluar, dan mencari tahu apa yang terjadi di desa" Gumam zan xian sambil memikirkan cara untuk melarikan diri dari penjagaan prajurit klan xian yang di tugaskan oleh ayahnya.


Scene berpindah diperlihatkan jendral ryu zang, nina, dan banli yang sedang berdiri di tengah-tengah medan pertempuran,


"Di mana pemimpin kalian, aku ingin bernegosiasi dengannya" Teriak ryu zang


"Maaf ketua klan kami tidak akan bernegosiasi dengan orang-orang seperti kalian" Jawab tang xian sambil berlari bersiap untuk menyerang

__ADS_1


"Hehe sepertinya mereka tidak bisa di ajak bernegosiasi yah" Ucap nina sambil tertawa kecil


"Orang biar aku yang melawannya" Ucap banli


__ADS_2