
"Nona Lily !sarapan sudah siap! "
"Oh makasih bi"ucapku sambil turun ke bawah untuk sarapan.
" Pagi mama"
Mama ku diam saja tak menjawab, yah itu udah biasa semenjak papaku meninggal mamaku selalu bersikap dingin kepadaku.
Skip
"Pagi cheska!"
"Pagi Li"
"Li aku pinjam buku PR mu dong! "
"Kenapa kamu belum ngerjain lagi?" Ucapku
"Eheee.. Biasa lah"
"Idih kebiasaan baget kamu nggak ngerjain PR udh tau guru kita galaknya minta ampun, besar juga nyalimu"
"Kumohon kali ini aja ya?"
"Yaudah nih"
"Thanks"
Setelah menyelesaikan Cheska tugas,Lily pergi ke perpustakaan untuk mengembalikan buku yang dia pinjam beberapa hari yang lalu.
Saat di lorong kelas Lily melihat cowok yang bisa di bilang ganteng sedang duduk di sebuah jendela yang terletak di lorong tersebut.
"Permisi itu, siswa tidak boleh duduk di jendela, terlebih ini kan di lantai 3"kata Lily sembari mendekati cowok itu.
Dengan sombongnya cowok tersebut diam saja dan nggak menjawab apa².
" Permisi!"
"PEMISI?!!!"
"APAAAN?! Gk usah teriak² aku gk budeg!"
"Kubilang siswa gk boleh duduk di jendela!"
"Hmmmm!" Ucapnya sambil meninggalkan Lily tanpa sepatah kata pun.
PAS UDAH MASUK KELAS
"Anak² hari ini kita kedatangan murid baru"
"Ayo silahkan masuk!"
"Kira² siapa ya si murid baru ini, Li?" Bisik Cheska
"Mana kutau?" Jawab Lily
Pas si murid baru itu masuk dia memperkenalkan dirinya dengan agak² dingin.
"Kenalin namaku Elias,mohon kerja samanya"
"Kyaaa.... Dia keren bgt!!" Teriak anak cewek satu kelas.
"Baiklah Elias kamu bisa duduk di sebelah Lily!"
"Baiklah anak² buka buku kalian oh dan untuk Elias kamu gabung dulu bukunya sama Lily"ucap guru.
"Oh ternyata kamu cewek yang tadi"
"Ya kenalin namaku Lily"
"Ya.. Ya cepet bukain bukunya!"
skip setelah pulang sekolah
"Ma aku pulang!"
" Selamat datang nona Lily "
"Bi mama dimana?"
"Oh nyonya sedang pergi keluar kota untuk bisnis"
Lily pun pergi ke kamar.lalu rebahan di kasur dan tertidur.saat malam pukul 12 malam.
"Krasak.. "
"Hmmm siapa itu?" Kata Lily sambil melihat sosok hitam yang berada di dekat jendelanya.
Tanpa pikir panjang Lily pun mengambil sebuah buku dan memukukulkannya ke sosok hitam tersebut.
"Dasar kamu maling mati kau!"
"Aw... Aku bukan maling tau!"
"Suara ini jangan² kamu Elias ya!?"
"Hah kok tau namaku?,btw ini dimana?"
"Pertama karena aku Lily teman sekelamu, kedua karena ini rumahku"
"Ternyata ini rumahmu toh"
"Ya,ngapain kamu tengah malam begini ke rumahku?!"
"Bisa diem gk?,aku ini kan tamu masak kamu gk persilahkan duduk kek?"
"Aku panggil security boleh gk?_-"
"Kamu kira aku maling apa?!"
"Makanya kalo di rumah orang jangan lancang bisa kagak?"
"Iya iya"
"Jadi ngapain kamu kesini?"ucap Lily.
" Itu aku mau kamu jadi pelayanku!"
cerita sebelumnya
"Aku mau kamu jadi pelayanku! "Kata si Elias.
" Kamu habis salah minum obat atau kepalamu habis kebentur sesuatu?" Ucap Lily menganggap Elias agak gk waras.
"Aku masih waras tau!" Kata Elias dengan kesal.
"Oh.. Kirain otakmu udh eror"
"Nggak lah kamu kali!, jadi kamu mau jadi pelayanku?"
"Mimpi jangan dibawa ke dunia nyata bisa gk?_-" Ucap Lily.
"Pokoknya mulai hari ini kamu jadi pelayanku!!" Ucap Elias tegas.
"Atas dasar apa aku jadi pelayanmu?!" Kata Lily tidak Terima.
"Ya kamu mau atau tidak itu terserah tapi klo kamu nggak mau perusahaan milik mamamu bisa kuhancurkan dengan mudahnya" Ucap Elias mengancam.
"Kamu jangan bercanda!kamu nggak mungkin bisa hancurin perusahaan mamaku emang kamu siapa?!"
"Ya itu terserah kamu pokoknya aku tunggu jawabanmu besok,jika tidak kamu taulah akibatnya"lalu Elias pergi ninggalin Lily.
keesokan harinya
Lily mendatangi Elias
" Hoi, Elias nanti sepulang sekolah temui aku di cafe!"ucap Lily sambil pergi.
"Ok"
pas pulang sekolah
"Hoi, lama banget sih kamu!"
"Ya kamu naik mobil jelas cepet kamu lah aku kan jalan kaki mikir pake otak jangan pake kaki bisa gk!"
__ADS_1
"Ya ya sekrang kita mau ngapain?" Ucap Elias.
"Itu tentang kemarin aku.. "
"Aku? "
"Itu lo.. " Ucap Lily ragu².
"Itu apaan cepet ngomong!aku mau ada Khursus!"
"Iya iya itu yang kemarin aku setuju!!" Kata Lily sambil teriak.
"Bisa gk jangan teriak² dibilangin telingaku gk budek, bisa pecah nih gendang telinga klo kamu teriak² mulu!" Kata Elias sambil rada ngegas.
"Ya pokoknya aku udh setuju, klo gitu aku mau pergi dlu bye!"
ditempat Khursus Elias
"Baiklah anak² kelas akan dimulai sebelum itu, saya akan memberitahukan bahwa yang mengajar kelas biola kali ini adalah seorang pemain biola yang profesional dan usianya seumuran kalian, jadi pelajari dgn sungguh-sungguh!" Kata guru Khursus.
"Baik!" Kata semua orang dikelas.
Saat guru Khursus biola masuk ke kelas,Elias sangat kaget karena guru Khursus biolanya adalah Lily.
"Kok kamu kesini!?" Ucap Elias kaget.
"Ya kan aku guru Khursus di sini jadi mohon bantuannya ya murid²😏"
Saat di pertengahan pengajaran biolanya Lily.
"Elias!!!"
"Apaan Li?"
"tidak sopan sekali kamu!aku ini kan guru mu sopan dikit napa!"bentak Lily dan terjadi pertengkaran yang gitu lah biasa adu mulut_-.
"Saat pulang Khursus*
Lily sedang berjalan pulang kerumah, lalu ada sebuah mobil yang mendekatnya.lalu saat pemilik mobil itu membuka jendela mobilnya.
" Hei pembantuku"
"Apa mau ngejek aku hah!?"
"Gk tuh tapi aku kasihan sama kamu dikasih tumpangan gk ya enaknya?" Say Elias dengan nada yang bikin Lily jadi pengen bakar tuh mobil milik Elias.
"Inginku bakar mobilnya" - Lily
"Bakar aja gapapa dia kan horang kaya😏"-author
" Woi mobilku jangan di bakar,mobilku ini hanya satu didunia tau!!"-Elias.
"Hee bukanya kamu horang kaya ya? kan bisa pesen ato bikin lagi"-author.
And back to story
"Gak usah aku gk butuh tumpangan mu, aku mending jalan aja sehat gk kayak kamu nambahin polusi udara aja!"
"Yaudah jalan aja sana awas aja klo kamu minta tumpangan!" Ucap Elias sambil marah² gajelas.
"Gak bakal!tenang aja aku gk sudi naik mobilmu itu!" Ucap Lily.
Lalu Elias pun langsung tancap gas dan pergi meninggalkan Lily sendirian.
pas dirumah
HP Lily mendadak bunyi.
"Halo ini siapa ya?"
"Aku adalah tuan mu yang tampan dan..."
"Kututup ya?_-"
"Jangan woii! aku belum selesai bicara!"
"Jadi ada perlu apa tuan?"kata Lily dengan nada ya kalian tau lah.
"Cepet kamu ke rumah ku! Alamatnya di*******, cepet gk pake lama!"
"Ya ya ini otw"
"On the water :v"
"Mzk? Fotoin!"
"Dasar mesum kamuu!!"
sesampainya di rumah Elias
"Ting... Tong"
"Buka aja pintunya gk di konci!" Jawab Elias.
"Hebat kali anak ini pintu gk di konci,kemalingan mampos lu"
"Woi kamu di mana?!" Teriak Lily.
"Dikamar lantai 2 kamu kesana cepet!, trs bersihin sekalian!"
Dalam hati Lily"sabar... Sabar".lalu Lily pun masuk ke kamar Elias dan berapa terkejutnya dia karena kamarnya gk kayak kamar.
"Yaampun berantakan kali, ini kamar apa tempat sampah kotor banget!!"
Lalu Elias pun keluar dari kamar mandi.
"Gimana? Udah bersih?"
"Kayaknya bersihin kamar mu ini butuh waktu sebulan_-" Ucap Lily.
"Yaudah cepet mulai bersihin nya!"
Saat bersih² Lily menemukan hal yang tidak terduga.
"Kyaaa!! "
"Ada apa?!" Kata Elias sambil lari menghampiri Lily.
"Ini apaaaaa?!!"
"Oh itu bubur yang udh gk kumakan"
"Kok jadi ijo ke hitam hitaman gini?!ini udh berapa lama disini?!!!" Teriak Lily.
"Hmm klo diitung ini mungkin udh 3 bulanan"
"Duh dasar kamu jorok banget jadi orang!"
"Biarin udh cepet bersihin sana!, jangan banyak omong!" Kata Elias.
Setelah selesai bersih-bersih Lily pergi kebawah untuk menemui Elias.
"Udh selesai tuh!, kamarmu udh kinclong"
"Ok sekarang bikinin akau makan malam!"
"Apaaaaa!!!?"
"Ayo cepet bikin aku udh laper jangan pake lama ya!"
Setelah selesai memasak makan malam, Lily pun menghidangkan makanan tersebut dan Elias pun memakanya.
"Hmmm"
"Kenapa?"
"Rasanya kok aneh gini!"
"Udahlah makan aja, udah bagus aku mau masakin kamu" Ucap Lily.
"Cepet ambilkan aku makanan yang lain!!"
"Kamu kok banyak maunya sih cepet makan jangan banyak omong bisa gk?!"
" Cepet bawain aku makanan lain!" Ucap Elias sambil memperlihatkan wajah yang seram.
__ADS_1
"Iya iya😓"
Saat kembali membawakan makanan yang lain Lily terkejut karena masakan yang tadi sudah habis tak bersisa.
"Eh makanan yang tadi kemana?"
"Oh itu aku makan aja mubazir klo dibuang"
"Bukanya tadi kamu bilang rasanya aneh?"
"Udh lah cepet bawa makanannya kesini!" Pinta Elias.
Lily meletakan makanan tersebut dan duduk berhadapan dengan Elias.
"Nih buat kamu" Kata Elias.
"Gk usah jangan² kamu masukin racun kesitu, ogah ah!"
"Nih anak udah bagus aku mau berbagi makanan ama kamu!"
"Tapi aku ogah klo makananya bekas kamu!" Ucap Lily
"Bekas aku apaaan?! Orang belum aku makan kok!"
" Beneran?"
"Iya cepet makan napa?!"
Selesai makan malam Lily sebenarnya mau pulang tapi entah kenapa di luar itu sedang hujan badai, ya jadi gk bisa pulang.
"Sial, gk bisa pulang lagi"
"Yaudah di sini aja dlu sampai badai selesai" Kata Elias.
"Tapi menurut ramalan cuaca hari ini hujan badai akan berlangsung sampai besok pagi"
" Ya nginep aja dulu "
"Ogah ntar kamu macem²_-"
"Tenang aku gk nafsu lihat badanmu yang kayak batang lidi gitu😒"
"Tubuh ku gk kayak batang lidi tau!!!"
Pukul 1 malam Lily sedang tertidur(dia tidur di kamar tamu) , kemudian dia terbangun karena ada suara seseorang membuka pintu.
"SIAPA KAMU!!!?? "
"stttt.. Ini aku!" Kata Elias sambil membungkam mulut Lily.
"Aku siapa?" Ucap Lily sambil berusaha melepaskan bungkaman tangan Elias.
"Kamu ngapain disini hah?!" Lanjut Lily.
"Aku mau ngambil selimut doang"
"Emang di kamarmu gk ada selimut apa?" Tanya Lily.
"Nggak ada,semuanya aku bawa ke kamar tamu_•" Ucap Elias dengan polos.
"La trs klo kamu bawa selimut ini akunya gimana?" Tanya Lily sambil sedikit menarik selimutnya aga tidak diambil Elias.
"Ya bodo amat"
"Gk boleh pokonya gk boleh!!" Teriak Lily sambil tarik menarik selimut dengan Elias.
"Yaudah klo gitu" Ucap Elias sambil naik ke kasur dan menyelimuti dirinya.
"Uwaaa aa... Kamu ngapain?!"teriak Lily.
"Selamat malam" Ucap Elias lalu Memejamkan matanya.
"Dasar orang ini, yaudah jangan lewati batas ini pokoknya apapun yang terjadi, paham?!"
"Iya iya" Ucap Elias dan mereka berdua tertidur.
♠︎paginya♠︎
"Kyaaa Aaaaa aa.....!!!" Teriak Lily sambil menendang Elias sampai terjatuh."duh kacian😂"-author.
"Kamu ngapain sih?!!!!!" Bentak Elias.
"Kamu ngapain meluk aku pas tidur hah?!"
"Oh itu sebenernya biasanya aku tidur kan pake guling dan klo gk ada guling pasti aku mesti meluk yang ada di dekatku"ucap Elias sambil memasang wajah polos
------------------♤♤♤♤♤----------------
Lily beranjak dari tempat tidur dan langsung menuju lantai bawah kemudian membuat sarapan untuknya dan Elias.
"Sadar posisi juga kamu ya"
"El kamu pernah di lempari pisau gk?" Tanya Lily sambil tersenyum seperti mau ngebunuh Elias.
"Blm sih emang kenapa?"
"Klo belum sini kamu!biar ku lempari pisau!" Teriak Lily.
"Janganlah gila kamu!"
"Biarin kamunya aja ngajak ribut gitu!" Ucap Lily.
➷skip➹
Saat berjalan di lorong kelas Lily tidak segaja melihat bahwa akan di adakan pesta malam ini di sekolah.
"Ternyata malam ini ada pesta dansa ya?" Gumam Lily sambil berjalan beriringan dengan Cheska.
"kamu udah dapet temen dansa belum?" Tanya Lily.
"Aku sudah dapat klo kamu?"
"Aku belum mungkin kayaknya aku gk dateng"
"Emang Elias gk ngajak kamu?"tanya Cheska.
" Idih siapa juga yang mau diajak sama dia?!"
"Bukanya kalian pacaran ya?" Ucap Cheska.
"Gk mungkin lah kamu gila ya?gk mungkin aku pacaran sama orang manja kayak dia!"
"Oh aku kira kalian pacaran soalnya kamu selalu pulang bareng dia sih!"
Lily berjalan sambil berbincang-bincang dengan Cheska.
saat pulang sekolah Elias meminta agar Lily datang ke rumahnya lagi.pas didepan rumah Elias Lily melihat Elias sedang berdiri seperti menunggu seseorang,Lily pun menghampiri Elias.
"Kamu nunggu siapa?" Tanya Lily penasaran siapa yang tunggu Elias.
"Aku nungguin kamu,kok lama banget sih?!"
"Ya aku kan jalan kaki kesini!"
"Yaudah kamu cepet masuk ke kamarku di atas!"
"Kamu mau ngapain aku lagi hah?!"
"Dih pikiranmu jauh banget, cepet kamu ke kamarku ganti baju yang udah kusiapkan trs cepet balik ke sini lagi!"perintah Elias.
Setelah beberapa menit kemudian Lily kembali lagi ketempat sebelumnya dengan mengenakan dress pesta.
" Ngapain kamu suruh aku pake baju pesta?"tanya Lily.
"Kita akan ke pesta dansa di sekolahkan bukanya kamu masih belum punya teman dansa?"
"Ya sih, jadi kamu mau aku jadi temen danSamu gitu?" Balas Lily.
"Ya aku ini baik banget tau gak😎" Jawab Elias.
"Aku baru tau ada orang yang pamer klo dirinya baik_-"
Sesampainya di sekolah Elias pun turun terlebih dahulu disusul dengan Lily.
"May i escort you my Princess?" Ucap Elias sambil membungkuk seperti seorang pangeran.
__ADS_1
Wajah Lily pun langsung jadi merah seperti tomat.
"Kamu apaan sih El?" Kata Lily sambil meraih tangan Elias dengan wajahnya semakin memerah.