[DIRIKU YANG LAIN]

[DIRIKU YANG LAIN]
episode 5


__ADS_3

"ugh..."ringis Rehan kesakitan.


"Rehan kamu gapapa kan?muka kamu boyok banget hiks..Rehan kamu jadinya jelek huwaaaaa"tangis Silvi memegang pipi Rehan yang sudah bonyok.


Rehan be like:


-_-''


"sudahlah.. kamu ga papa kan,apa yang si bangsat tadi lakuin selain peluk kamu hmm!!"memeriksa seluruh tubuh Silvi khawatir.


"terimakasih"ucap Silvi tulus.


"apa?"


"udah nolongin aku disini"senyum manis.


Rehan menatap Silvi lama,Detik kemudian ia berdiri."ayo gue antar Lo pulang "


"tapi aku ga mau pulang Han!!aku mau sama kamu lebih lama lagi,aku mohon"memegang lengan kekar Rehan.


Rehan diam.


"okeh..gue tau Lo masih marah sama gue tentang kejadian kemarin,gue jelasin. itu semua cuma salah paham.dia udah ngehasut gue,gue ga selingkuh sumpah, jika gue tetep pacaran sama Lo dia bakal cabut beasiswa lu Han,bahkan lu ga akan pernah bisa sekolah lagi di sekolah mana pun.gue ga mau itu terjadi,sebaliknya jika gue jauhin Lo dan pacaran sama dia Lo bakal tetap dapet beasiswa bahkan Lo akan dapet uang saku setiap bulannya.makanya gue terima itu"menatap sedu Rehan.


"tapi sialnya gue dapet ancaman terus"gumam pelan hingga Rehan saja tidak mendengar nya.


"Lo ga perlu repot-repot urusin tentang beasiswa gue,gue ga mau lo ngorbanin diri Lo buat bajingan kaya dia,gue ga rela"kesel Rehan.


"makanya gue mau kita balikan,gue udah bicara sama papah gue kalo misalnya beasiswa Lo di cabut.biar papah gue yang urusin"


Rehan tersenyum tipis.


"ayo!!"ajak Rehan."kemana?"


"gue anterin Lo pulang,gue udah ada janji,ga bisa lama-lama"pergi duluan.


"yahhh~ gue mau pulang kalau kita balikan lagi "mengikuti dari belakang.

__ADS_1


"pokoknya detik ini kita resmi balikan.titik "tegas Silvi.


diam diam Rehan tersenyum tipis mendengar celotehan gadis nya.


......................



Arsa saat ini sedang memperhatikan 2 sejoli yang terlihat sangat harmonis,mungkin.


hingga kini menyisakan satu orang yang melihat rumah didepan nya,yah cowok itu baru saja mengantar kan kekasihnya pulang.


cowok itu terlihat jalan sendirian di setiap pinggir jalan, seakan sedang menelusuri jalan tanpa ujung.seakan sudah lelah berjalan cowok itu mendudukkan dirinya untuk mengistirahatkan tubuh yang baru saja menghantam sebuah meja.meringis kesakitan itulah yang Arsa lihat.waw haruskah Arsa melihat nya lebih lama lagi atauu membantunya?



"wah, muka lo kaya panci rongsokan"ucap Arsa tanpa ekspresi.


"apa yang Lo lakukan disini"ucap Rehan heran.


tanpa menjawabnya Arsa membuka sebuah p3k di dalam tasnya, dengan telaten ia mengobati seluruh wajah memar Rehan.



Rehan baru sadar ternyata human yang membuat nya kesal setengah mati ini ternyata memiliki fitur wajah yang cantik ,tapi sayang nya dia punya batang.. mungkin jika dia perempuan dirinya akan jatuh cinta pada nya.astaga sadar Rehan lu udah puny Silvi.


"gue tau ,gue itu indah untuk dipandang.tapi ga usah liat gitu juga kali.risih,gue juga bukan homo"berdiri menatap Rehan dengan sinis.


"geer sekali anda,lagian gue lebih tertarik sama cewek dari pada cowok,ya kali dibilang homo!!"ucap Rehan tidak terima.dan menatap tajam Arsa.



"puft... BWAHAHAHA,hahaha astaga bagaimana ini ucapan lo terdengar sangat lucu"tertawa ngakak saat mendengar ucapan Rehan.


Rehan menyengit heran,"gila"dan berlalu pergi.


"hahahaha"mengikuti dari belakang sambil tertawa.

__ADS_1


"berisik sialan!!"umpatnya kesal.


"hahahahaha sepertinya guetertarik dengan lo".


"argghh...gue cekik juga Lo lama lama"lari menjauhi Arsa yang masih tertawa.iwh..bulu kundu gue sampe merinding saat dekat dengan nya.


Arsa"so cute xixixi"tertawa cekikik.


...................malam pun tiba.......................


saat ini keadaan rumah sedang sepi.entah kemana 2 mahluk itu pergi.yang pasti ini membuat Arsa bahagia.dirina bebas melakukan sesuatu tanpa harus memperhatikan sekitarnya.


sesampainya dirumah Arsa langsung pergi mandi yang membutuhkan waktu ½jam,dan itu waktu terlama Arsa mandi.karna biasanya ia mandi rata rata 11 menitan.


selesai nya ia berjalan ke luar kamar detik kemudian Arsa menempel 2 pasang cctv kecil , yang satu dekat sebuah foto yang satu nya lagi didalam vas bunga.


"sempurna"senyum tipis.


setelah itu ia juga berkeliling ke setiap sudut rumah, hingga diri nya berdiri tepat didepan pintu kamar Dika.


tanpa melihat sekitar Arsa mencoba untuk membukanya dan ternyata dikunci.Mendapati pintu kamar itu dikunci Arsa melangkah pergi ke kamar nya untuk mengambil salah satu kunci buatannya yang mungkin saja akan cocok.dan benar saja setelah mencoba menggunakan kunci itu pintu langsung terbuka, hingga mulai tercium aroma sejuk dari arah dalam.


Arsa masuk perlahan sembari melihat sekeliling nya.terlihat banyaknya sebuah foto cowok yang sedang megang buket bunga dengan dirinya yang tersenyum lebar.


"siapa cowok ini"Arsa bertanya tanya dengan penasarannya pasalnya disana ada sebuah foto keluarga didalam nya ada cowok tadi, dengan Dika yang masih terlihat kecil dan sepasang suami-istri yang masih muda dengan coretan di mukanya.ia menduga bahwa cowok yang ada di foto adalah kakak dari seorang Dika.tapi kenapa ada coretan difoto muka suami istri itu?why?.


dari arah luar Arsa mendengar jelas suara Rehan yang tertawa terbahak dengan salah seorang yang diketahui adalah Dika ,gila, padahal dirinya pengen liat lebih lama lagi, kenapa mereka cepet banget sih?


Arsa keluar kamar dan menguncinya kembali,lalu berlari masuk ke dalam kamar nya.


ceklek..


Flashback.


masih di lokasi yang sama yaitu bilik toilet,Arsa membuka rekaman suara , yang ternyata rekaman suara telpon semalam dirinya mengangkat telpon milik Rehan,dan disitu terdengar jelas saat Silvi menyebutkan sebuah lokasi "cafe suytha".jelas sekali bahwa orang ini mengincar Silvi.


......................

__ADS_1


gimana guys?


__ADS_2