![[DIRIKU YANG LAIN]](https://asset.asean.biz.id/-diriku-yang-lain-.webp)
..........
Arsa keluar kamar dan menguncinya kembali,lalu berlari masuk ke dalam kamar nya.
ceklek..
"gue mau bangunin human satunya lagi "pergi menuju kamar Arsa
Dika memilih untuk pergi ke dapur dan menyiapkan semua bahan bahan masakan untuk ia masak, rencananya malam ini mau mengadakan pesta makanan menyambut kedatangan member baru di rumah ini.siapa lagi kalau bukan Arsa alis Regina .
tok..tok..
(hening)
tok..tok..tok.."woy Arsa keluar Lo,malam ini kita mau makan makan khusus buat kedatangan lo"teriak Rehan yang sedikit kesal.
"ARSAA BANGUNN, TIDUR MULU"sedikit ngegas.
ceklek..
"diam sialaπ,gue ga tuli,mulut Lo berisik"berjalan memegang telinga sebelah nya.
"kurang ajar Lo"tak terima .
Arsa berjalan ke arah dapur dengan diikuti Rehan dibelakangnya,matanya tertuju pada seorang pria yang terlihat sibuk memasak, bagaimana dia bisa terlihat sangat lihai dalam memasak, dirinya saja yang perempuan sangatlah jauh dengan kata masak, sangking ga pernahnya masak.
"apa yang lo masak"tanya Arsa penasaran dengan mendekati Dika yang sibuk mengaduk.
"jangan terlalu dekat,Lo bisa kena minyak panas"tutur Dika tanpa menoleh.refleks Arsa menjauh dari dapur.
"heh kacang polong, mending lu bantuin gue nyiapin minuman sama cemilannya,dari pada diam tak berguna"
"atas dasar apa lo nyuruh gue?"sinis Arsa.
"gue juga melakukannya untuk Lo bgst"sinis Rehan.
"ngapain juga gue repot-repot melakukannya kalo bukan permintaan Dika "gumam.
"ah.. seperti nya lebih baik gue liat Arya memasak aja, dari pada bantuin kau"hendak pergi.
__ADS_1
"eits..oh tentu saja TIDAK BISA!!,malam ini Lo harus bantu gue angkat itu ke dalam lemari es"nunjuk tumpukan kardus yang entah isinya apa.arsa menyengit bingung.
"sebagai gantinya Lo ga mau bantu gue nyiapin minuman "senyum menang."siapa peduli"pergi ke ruang tv, dengan cepat Rehan mengejar dan memegang kuat bahu Arsa.merasa terancam Arsa dengan gesitnya memutar balik lengan tersebut dan membanting tubuh besar Rehan.
BRUK!!
Arghhhh...shitt..
"resiko bila lo menyentuh tanpa seijin "menatap dingin Rehan yang masih kesakitan.
degh.
(a-apa barusan kenapa tatapannya seperti tidak asing?)mematung.
"suara apa barusan"teriak Dika yang semakin dekat sembari membawa makanan ditangannya.
tanpa aba aba Arsa segera merubah mimik wajahnya.
"apa yang kau lakukan disana, duduklah di sofa"senyum manis,dan membantu Rehan berdiri.
Rehan melotot kaget saat melihat perubahan sikap Arsa"gila,muka dua anjin9"umpatnya pelan.
wah bener bener deh rasanya pengen banget nonjok muka menyebalkan simuka dua.rehan membalasnya dengan senyuman yang sangattt dipaksakan "hm".
arsa menjauh.
"wah sepertinya kalian cukup akrab"menyajikan semua persiapan di meja.
................
2 jam berlalu.
"ughh...ayo~minum lagi~gue pengen minum sampe habis"mabuk Rehan.
"eumm~ btw Lo maklumin dia ya , sifatnya emng kaya gitu hik.."ucap Dika setengah sadar.
"betah betah disini hik.."menutup mata nya pusing.
"dasar sialan Lo ,gue benci Lo bangsat, Arsa anying gue benci Lo"teriak Rehan ga jelas."berani beraninya Lo anak baru sok berkuasa hik."
__ADS_1
Arsa menatap datar keduanya, tangan nya mengangkat sebuah gelas yang berisi soda lalu diminumnya sampe habis.
tak lama arsa pergi meninggalkan mereka yang sudah mabuk berat, tanpa di sangka ternyata salah satu dari keduanya mengikuti Arsa dari belakang.
Gina membuka kunci kamar Arya masuk ke dalam memotret sebuah mini album yang sempat ia liat tadi dan berbalik pergi keluar kamar tersebut.
pas di depan pintu ia melonjak kaget saat melihat pemilik kamar, tangannya ia sembunyikan di belakang berharap Dika tidak melihatnya.
Dika mendorong Arsa masuk ke dalam kamar dan" memojokkan nya.Arsa menelan ludah kasar.
"lo?"menatap wajah Dika dengan serius.
"ma-a"kepotong.
"a-apa kau mau temani gue malam ini?"setengah sadar.
"?"Arsa menatap teliti wajah sayu Dika.tak lama dirinya menghela nafas lega dan senyum semrik.
"apa Lo ingin gue temani lo malam ini?"tanya Arsa balik.dika mengangguk angguk mengiyakan pertanyaan yang dilontarkan Arsa untuk nya.
"baiklah,gue akan menuruti kemauan lo"Arsa mendorong tubuh Dika yang menghimpit nya.haruskah Arsa bermain main dulu?tidak ini bukan waktunya,mungkin di lain kali dia akan bermain main.
Dika mendekat lagi dengan sempoyongan"mah! kenapa~hiks"berusaha mencekik leher Arsa dengan kuat"KENAPA MAMAH LAKUIN ITU HAH!!"bentaknya keras.
Arsa terlonjak kaget.
"mati lo,MATI SAJAA!!"teriak..
"arghh...sialaπ"ringis Arsa saat nafasnya mulai menipis.
Arsa berusaha memberontak hingga ia menendang ************ Dika dengan kuat.
"ARGHHHH"melepaskan cekikannya.dengan gesit Arsa memukul pundak belakang dengan sedikit keras hingga membuat Dika jatuh pingsan.
"gila!!"umpatnya tak habis pikir dan pergi begitu saja.
....
see you guys.....
__ADS_1