[DIRIKU YANG LAIN]

[DIRIKU YANG LAIN]
episode 7


__ADS_3

Arsa berusaha memberontak hingga ia menendang ************ Arya dengan kuat.


"ARGHHHH"melepaskan cekikannya.dengan gesit Arsa memukul pundak belakang dengan sedikit keras hingga membuat Arya jatuh pingsan.


"gila!!"umpatnya tak habis pikir dan pergi begitu saja.


....


kamar.


Arsa memegang leher yang terasa nyeri."ck"berjalan menuju depan cermin dan melihat memarnya yang biru keunguan.


brukk.melompat ke atas kasur lalu merogoh headphone dan menganalisa foto tersebut.


"siapa mereka?"


"aku merasa sangat familiar dengan kedua orang ini"berfikir keras.Arsa memotret foto tersebut.dan menyimpan nya di galeri.



"mari kita lanjutkan besok aja,gue udah lelah "membalik badan sembari melihat langit langit atap.


"sebenarnya siapa kau? dimana kau berada,aku sungguh ingin bertemu dengan mu"gumam.menutup mata hingga terlelap dalam keheningan.


....


pagi.


"ughh...kepala gue rasanya mau pecah anjir"meringis kesakitan saat bangun dari tidurnya.


Rehan melihat sekitar yang terlihat berantakan seperti kapal pecah dan berusaha mengingat ngingat tentang kejadian semalam.


"haiss... kenapa gue minumnya banyak bgt sih"menyesali perbuatannya.tak sengaja matanya terbelalak kaget saat melihat jam yang mununjukan pukul 7.45 a.m."WHAT THE ****!! anjir gue telatttt"loncat dan lari terbirit birit secara bersamaan.


....


sisi lain.


Arsa berjalan keluar dari kamarnya dengan sangat amat santai dilanjut nya menuju arah dapur untuk memeriksa apakah ada makanan yang tersisa.


kosong.


ah... tidak ada yang tersisa sedikitpun.padahal saat ini juga perutnya minta untuk diisi.

__ADS_1


ia pun berjalan ke ruang tengah dirinya di sambut dengan banyak nya sampah sampah yang berserakan dimana mana.


"lain kali gue tolak saja,jika ini terulang lagi"gumamnya menyesal.


satu persatu sampah yang ada dimana mana,kini mulai berkurang bahkan hampir tidak ada satu pun, ruangan yang tadinya seperti rumah kena bom kini rapih seperti semula,berkat siapa? tertentu oh tentu siapa lagi kalau bukan FL kita.ya ga?


seperti nya Arsa mendengar sesuatu yang ia benci.seperti....


BRUAK


PRANKK...DUKH.."AWW!"


"ANJ..GUE BURU BURU,LU JANGAN BIKIN GUE KESEL SATT"suara kematian.


PLAKK...DUARR..


ceklek.


"BANGST sekali pagi gue,no like"buru buru mencari kunci motor.


"HUAKKKH...kunci motor gue ilangggg"mengacak acak rambutnya frustasi.


"nyari ini?"menunjukkan kunci motor milik Rehan dengan memutar mutarkannya di jari telunjuk.


Rehan lari keluar dengan terbirit-birit.Arsa yang melihat itu hanya tersenyum geli dengan ketololan rehan.dalam hati ia berhitung.


tiga...dua...sa....


BRUAKK.


"kok lu nyante sih,hari ini sekolah anjir,buruan siap siap"ucap Rehan yang balik lagi setelah sadar dengan keberadaan Arsa yang terlihat santai tidak seperti dirinya yang rusuh sekali.


"tol0l banget sih haha"ejek Arsa membuat Rehan tak terima.


"apa maksud lu bgst"kesel.


"coba lu liat sekarang tanggal apa"


"hah.. bukanya tanggal 31 ya"menyengit.


"bego! sekarang tanggal merah ,noh liat tanggal 1 hari nasional, ketololan kau jadi tambah setelah minum alkohol semalam "cibir Arsa.


Rehan kesel setengah mati hingga melempar kan tasnya ke lantai."GUE BENCI PAGI INI"teriak nya kesal.

__ADS_1


"gil@"Arsa memutar bola matanya jengah.


"LO_"nunjuk Arsa yang sedang duduk santai dengan headphone ditangannya"?".


"GUE LAPER!!" emosi.


"terus?"tanya arsa bingung.


"ck..bikinin gue makanan.."duduk menyila.


"cepet!!"muka songong.


"lah Lo siapa anying nyuruh nyuruh,dikira BABU!!"terherman Herman.


"yeh..sekali kali gue suruh,emng lu bisanya apaan,berguna dikit Napa, belagu bener lu anak baru, junior harus nurut sama SENIOR"kesalnya.


"berisik!!"kesel dika sembari memegang kepalanya yang pening dan ************ yang ngilu.


Rehan seketika langsung kicep.dirinya sungguh merasa sedikit segan dengan Dika,beda lagi kalo sedang bersama Arsa(Gina)


mana mungkin seorang Rehan segan dengan si anak baru,apa kata dunia(눈‸눈).


......................


kamar.


segera Arsa menyalakan komputer nya,dan mengetikkan sesuatu yang terlintas dibenak nya tadi.



"kenapa gue baru ingat dengan hal penting ini"mengepalkan tangannya kesal.


Arsa mengecek kembali foto sepasang suami-istri yang kemarin ia potret,gila ini bener bener sama dengan ada yang di foto,semua yang ada dalam benaknya mungkinkah benar?


semoga..ia segera medapatkan petunjuk lebih akurat lagi untuk membuktikan teori nya.jika benar terjadi ia tidak akan pernah tinggal diam.ia berjanji.


Arsa jadi teringat sesuatu saat melihat wajah Dika,jika diperhatikan lebih seksama lagi dika terlihat mirip seseorang yang ia kenal


yang pasti ayah nya pernah bercerita dan memperlihatkan foto bahwa bibinya memiliki temperamen yang sedikit buruk,bibinya memiliki kebiasaan merusak dan sesuatu yang di rusak pasti akan di perbaiki apapun caranya.ia berpikir bahwa bibinya menyiksa kedua putra nya dan Arsa yakin bahwa salah satu putra nya itu adalah Arya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


See you guys

__ADS_1


__ADS_2