
Takemichi dan chifuyu berencana untuk menginap dirumah baji, karena chifuyu sudah merencanakan hari ini untuk menginap dirumah baji karena baji mau belajar lagi untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian yang akan datang. takemichi dengan senang hati mengajari baji.
"apa kau sudah menyiapkan semuanya takemichi?" chifuyu
"sudah semua puy" takemichi
"yaudah yok kita berangcut" chifuyu
"yok"
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
setelah sampai dikediaman baji, takemichi dan chifuyu langsung mengetuk pintu rumah dan terlihat seorang wanita paruh baya membukakan pintu untuk mereka.
"ah anak anak, apa kalian sedang mencari kaisuke?" itu adalah ibunya baji
"ah, benar bibi, kami diundang baji san untuk menginap karena teman kami, takemichi akan mengajarkan mata pelajaran untuk mengajari baji san untuk menghadapi ujian disekolahnya" chifuyu
"aduh anak anak, terima kasih ya karena sudah mau mengajari kaisuke, karena dia sudah pernah tinggal kelas dan dia berjanji tidak akan pernah membuatku menagis lagi" ibu baji
"kau benar bibi, baji san sudah pernah menceritakannya kepada kami" chifuyu
"baiklah anak anak, silahkan masuk" ibu baji
"terima kasih bibi, kami permisi" chifuyu
"iya, silahkan masuk" ibu baji
................
................
................
"kei!!! ada temanmu yang datang!! cepat keluar" teriak ibu baji
"sebentar!!" jawab baji dari dalam kamar
terlihat baji sedang membersihkan kamar untuk ditiduri 3 orang. terjejer rapi futon untuk 3 orang, takemichi langsung masuk dan duduk di kursi tanpa permisi dan mengundang tatapan bingung dari keduanya.
"ayo kita mulai latihan nerakanya baji" ucap takemichi menyeringai
"ta takemichi, apa kau bercanda!?" ucap baji berkeringat dingin
"oh, ayolah baji, aku akan menggembleng mu hingga kau bisa berbahasa Inggris. kau tidak mau ibumu menangis lagi kan?" ucap takemichi mengeluarkan buku buku tebal yang dibawanya
"iya, aku tidak ingin membuat orang yang kusayang menangis lagi" ucap baji menyendu
BRAK!!
tiba tiba takemichi menggebrak meja
"ayo kita mulai belajarnya, mulai dari sekarang" teriak takemichi
"glup" baji
sudah lebih dari satu hari takemichi mengajarkan baji berbagai macam bahasa sehingga baji juga bersemangat. baji juga belajar tentang sains dan pelajaran lainnya, takemichi bahkan lebih keras mengajar baji, sehingga takemichi harus mengajarkan baji dengan teknik yang lebih mudah.
pelajaran yang diajarkan oleh takemichi bisa dimengerti dengan mudah karena agar baji bisa mengerti apa yang dimaksud takemichi.
setelah mengajari baji hingga sampai sore, baji mengajak semua untuk makan bersama. setelah itu mereka masuk lagi ke kamar karena lelah belajar.
................
................
................
sekitar pukul 06.45 wib takemichi terbangun karena haus. takemichi pergi ke dapur untuk mengambil minum. tak terasa ada beberapa pasang mata yang sedang memperhatikan nya. merasa diawasi karena memang sudah pagi, takemichi melihat keluar jendela dan melihat apakah ada orang diluar sana. namun nihil, tidak ada siapapun diluar sana. takemichi langsung masuk ke kamar dan langsung membangunkan chifuyu.
"puy, bangun, aku tadi melihat ada seseorang yang mengintip disini" ucap takemichi menggoncang tubuh chifuyu dengan pelan
"hengg, memangnya siapa?" geliat chifuyu
"puy bangun Napa, kau harus membantuku karena sekarang aku punya musuh yang bisa saja membunuhku kau tau" takemichi
"iya iya, aku bangun" ucap chifuyu
takemichi dan chifuyu langsung melihat keadaan disemua sisi, tetapi tidak ada seseorang pun disana. takemichi berfikir, mungkin itu adalah mata mata dari orang orang hanabi yang masih berkeliaran untuk memata matai takemichi.
"sepertinya benar dugaanku chifuyu" takemichi
"memangnya klan itu berbahaya ya?" chifuyu
__ADS_1
"sebaiknya kita masuk dulu" takemichi
"baiklah" chifuyu
takemichi dan chifuyu langsung masuk dan duduk di kursi sampai menunggu sampai hari menjadi agak terang, baru mereka akan pulang ke rumah masing-masing.
"menurutmu, bagaimana jika kau ikut aku pergi berbelanja chifuyu?" ujar takemichi
"hmm memang kita akan belanja kemana?" tanya chifuyu
"aku ingin berbelanja senjata puy, aku akan menefon kisaki untuk menjemput kita karena dia yang tau toko senjata yang lengkap" ucap takemichi menyilangkan kakinya
"huff kenapa harus kisaki, aku masih sangat membencinya, aku masih tetap tidak bisa memaafkannya takemichi" ujar chifuyu bersedekap dada
"puy, kita sebagai manusia harus saling memaafkan. memang, memaafkan itu tidak mudah, tetapi kita sebagai manusia juga harus berusaha untuk bisa memaafkannya" ujar takemichi
"aku akan mencobanya, jika saja dia tidak memanipulasi kazutora dan membuat baji san tertusuk, aku mungkin tidak akan pernah memaafkannya sampai akhir hayat" chifuyu
"hey, yang tertusuk itu aku, aku yang tertusuk waktu itu bukan baji, kau malah bilang jika baji yang tertusuk!!" geram takemichi
"hehehe, iya iya" ucap chifuyu menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"anak anak, kalian sudah bangun ternyata" ucap ibunya baji tiba tiba
"ah bibi, kau mengagetkanku saja" ucap takemichi
"haha maafkan aku, jadi waktu itu yang menyelamatkan Keisuke itu kamu?" ucap ibu baji duduk disamping chifuyu
"iya bibi, waktu itu melihat jika takemichi menghadang pisau itu hanya untuk baji san" ucap chifuyu
"benar nak takemichi?" tanya ibu baji
"eum benar bibi" ucap takemichi canggung
"terima kasih banyak nak, Keisuke juga sudah menceritakan semua tentang kejadian itu, bahkan nak kazutora menjalani terapi diluar negeri Karena mu juga" ibu baji
"sama sama bibi" takemichi
"kalian sedang membicarakan apa hoam" ucap tiba tiba baji
"kei, kau baru bangun, ayo mandi lalu sarapan setelah ini karena aku sudah masak banyak" ucap ibu baji langsung bangkit dari duduknya
"baik Bu/bi"
................
................
................
"ah baiklah, aku juga berterima kasih karena kalian sudah mau mengajari ku hingga aku bisa" ucap baji tersenyum hingga menampilkan deretan gigi dan taringnya
"ekhemm, baji kau terlihat sangat cocok dengan chifuyu" ucap takemichi tiba-tiba
"apaan sih chi" ucap chifuyu cemberut
"iya, jangan jadi Mak comblang deh" ucap baji memerah
"haha bibi lihatlah anakmu, mukanya sangat memerah, apakah kau mau mempunyai menantu seperti chifuyu?" tanya takemichi
"aku terserah anaknya saja nak take, aku juga tidak bisa membuat kei nanti terus patah hati" ucap ibu baji
"chi kau ini ya" geram chifuyu hingga mengerucutkan bibirnya
"chifuyu, jangan membuatku gemas dengan tingkah neko mu karena aku tidak bisa menahannya" ucap takemichi yang ingin menggusak rambut chifuyu
"sudahlah takemichi, jangan seperti itu, malu tau sama ibu" oh tidak, kuping baji sudah memerah, takemichi punya ship baru kayaknya nih
"ok ok, jadi bibi, apa kau mau nih, mempunyai menantu seperti chifuyu?" ucap takemichi lagi
"mau dong nak take, xixixi" ucap ibu baji merestui
"aduh, kau ini" ucap chifuyu memerah, ok sepertinya chifuyu dan baji sama sama suka, karena kedekatan mereka takemichi jadi curiga dan harus jadi Mak comblang nya
................
................
................
setelah selesai sarapan, takemichi dan chifuyu pamit pulang dan takemichi langsung memanggil supirnya untuk pergi dari kawasan itu. takemichi langsung masuk setelah mobil datang, chifuyu membantu untuk mengangkat barang barang yang dibawanya ke jok mobil.
sekitar 08.73 mereka sudah sampai ditempat tujuan. takemichi langsung menelfon kisaki dan Hanma untuk menemui mereka di toko senjata yang biasanya mereka kunjungi.
setelah kisaki dan Hanma datang setelah di telfon takemichi, chifuyu langsung menatap keduanya tidak suka walaupun dia tau harus memaafkan mereka karena perkataan takemichi tadi.
mereka berempat langsung masuk ke toko tersebut. orang yang biasanya melayani mereka langsung memberi hormat karena sudah berlangganan dengan tokonya beberapa tahun lalu. takemichi hanya tersenyum, chifuyu menatap dengan kagum karena banyaknya senjata berjejer rapi, Hanma menatap malas, kisaki datar seperti biasa.
"ada yang bisa saya bantu tuan?" tanya sang pemilik toko
"tuan, aku menginginkan senjata api yang seperti biasanya. lalu, beberapa senjata yang kupesan beberapa hari lalu" ucap takemichi dengan senyuman
__ADS_1
"baik tuan, biar saya ambilkan untuk anda" ucap sang pemilik toko melesat ke dalam untuk mengambil barang yang diinginkan takemichi
setelah beberapa menit mereka menunggu, takemichi mencoba melihat lihat beberapa barang yang menurutnya agak antik. takemichi melihat jika ada anting Jade yang sangat mirip sekali dengan miliknya. takemichi langsung melihat Dengan sulit diartikan.
setelah sang pemilik toko sudah kembali dengan membawa pesanan yang diminta dengan kotak peti yang lumayan besar. takemichi langsung melihat senjata itu.
"wah, sangat menakjubkan, awh tes tes tes" ucap takemichi setelah mengelus ketajaman benda itu dan tidak sengaja tergores
"hati hati tuan, ketajaman benda ini saya buat dengan sangat tajam" ucap pemilik toko tersebut
"wah wah wah, aku sangat senang sekali dengan pekerjaanmu, sangat bagus" takemichi
"oh iya, aku mau menanyakan sesuatu, anting Jade itu apakah kau menjualnya" ucap takemichi lagi
"oh maksud tuan, yang ini?" ucap pemilik toko mengambilkan benda tersebut
"benar, sangat cantik sekali" ucap takemichi mengelus anting itu
"jika tuan menginginkan benda ini, tuan bisa ambil barang ini sebagai tanda terima kasih karena telah berlangganan dengan toko saya" ucap pemilik toko itu
"baiklah, saya sangat berterimakasih sekali karena kau sangat baik, Anting ini akan aku berikan kepada seseorang yang menurutku penting nantinya" ucap takemichi menyeringai tipis
................
................
................
setelah takemichi keluar dari toko itu, chifuyu bertanya tanya, kenapa takemichi mengambil anting yang tidak berguna itu.
"takemichi, kenapa kau mengambil barang yang tidak berguna seperti itu?" ucap chifuyu
sebenarnya anting itu adalah anting palsu. takemichi membeli barang yang sangat mirip dengan anting tersebut, dan mengecoh musuh yang telah mengincarnya. sebenarnya anting yang asli berada ditelinganya saat ini dan ia menyembunyikan nya dibalik tudungnya.
"chifuyu, apa kau tau apa yang menyebabkan keluargaku dan keluarga 4 besar lainnya terpecah dan menghilang tidak menampakkan diri sekarang" tanya takemichi
"tidak tau juga, memangnya apa yang menyebabkan mereka terpecah belah?" tanya balik chifuyu
"karena anting Jade ini yang menyebabkan semua orang terpecah belah karena satu klan yang membuat mereka runtuh, anting ini sebuah anting yang telah diincar semua orang karena kekuatannya, bahkan jika benda ini dilelang, jika pemilik anting ini tidak merestui nya, maka anting ini tidak akan pernah tunduk kepada siapa pun" takemichi
"jadi, anting ini sangat berharga!? bahkan kau bisa menundukkan nya!? wah sogoi takemichi" ucap Hanma tersenyum seperti biasanya
"wah, keren" chifuyu
"aku ingin mencoba kekuatannya takemichi, apakah boleh?" Hanma
"ambil jika kau bisa" ucap takemichi menyeringai
"baiklah" ucap Hanma akan memegang anting itu
setelah Hanma ingin memegang anting itu, Hanma langsung terpental ke dinding hingga membuat dinding itu retak, semua orang yang berada disana terbelalak karena kehebatan anting itu. padahal itu hanya kekuatan takemichi yang dimasukkan ke dalam anting tersebut, sehingga membuat seakan akan anting itu asli dan mengecoh mata mata yang dikirim untuk takemichi.
padahal hanya menyalurkan kekuatan itu dan anting itu seolah olah anting asli yang diperebutkan berabad abad lalu dalam masa kerajaan.
"bagaimana Hanma, apa kau bisa menundukannya?" ucap takemichi meremehkan
"ish punggungku sakit sekali, sepertinya aku tidak bisa bangun" ucap Hanma meringis kesakitan
"haha minum ini dan jangan sombong lain kali jika dengan benda keramat yang seperti ini" ucap takemichi memberikan botol kecil yang pernah dikasihkan kepada kisaki
"apa kau yakin memberikan ini untukku?" ucap kisaki yang masih terduduk
"tentu, apa kau tidak mau sembuh? baiklah aku akan memasukkannya kembali" takemichi
"eh eh baiklah mana, aku akan meminumnya, jangan kau biarkan aku kesakitan seperti ini ok" ucap Hanma menyahut botol kecil itu dari tangan takemichi
tampak tubuh Hanma yang tadinya sulit bergerak sekarang melayang dan bersinar. untungnya disana tidak ada seseorang yang melihat. jika ada yang melihat, mungkin akan menjadi gempar.
"aku tidak menyangka, penyembuhan dari obat itu sangatlah luar biasa sekali" chifuyu
"ini hanya sebagian kecil saja kok, sumbernya kau tidak akan menyangka jika akan sangat sempurna" ucap takemichi tersenyum dan melanjutkan perjalanan menuju parkiran
mereka berempat masuk ke dalam mobil dan tancap gas untuk pulang. barang yang tadi dibeli ditinggal karena akan di antar ke rumah takemichi.
setelah sampai dirumah masing-masing takemichi. tidak lupa takemichi memberikan botol kecil yang tadi diberikan kepada Hanma masing-masing lima buah perorang. hanya Hanma sendiri yang empat Karena tadi dia sudah memakainya.
"kau yakin memberikan ini pada kami takemichi?" ucap kisaki seperti biasa, bermuka datar
"iya kisaki sayangnya hanma" ucap takemichi ngacir berlari masuk kembali kedalam mobil
"awas kau takemichi" teriak kisaki
setelah takemichi sampai dirumah, takemichi langsung masuk dan pergi ke kamarnya. lalu memasuki ruang rahasia dan meletakkan anting itu ditempat anting asli berada. tampak anting yang dikenakan takemichi bersinar dan mengeluarkan cahaya, yang artinya ada sebuah kekuatan besar disekitar dirinya.
takemichi melihat sebuah tombak antik dibagian pojok kanan ruang bersinar dan mengeluarkan cahaya sama seperti pada anting takemichi.
__ADS_1
tombak itu nampak tidak terawat karena takemichi jarang membersihkannya. takemichi mengambil tombak itu, tetapi tombak itu menolaknya, sehingga dia baru ingat jika dia harus meneteskan darah miliknya kepada tombak itu.
setelah meneteskan darah miliknya, tampak benda itu sudah tidak bersinar lagi begitupun anting miliknya. takemichi memegang tombak itu dan membersihkannya karena dia tidak pernah sekalipun memegang benda itu karena takemichi tidak berani karena yang berani memegang benda itu hanya ibunya saja.