(Gak Lanjut)Mengubah Masa Depan(Tokyo Revengers)

(Gak Lanjut)Mengubah Masa Depan(Tokyo Revengers)
episode 38 season 2 dipindahkan


__ADS_3

Happy reading


.


.


.


.


.


takemichi dan chifuyu yang sekarang tidak bisa menyembunyikan pil itu, sekarang hanya pasrah karena Mikey menjaga takemichi dan chifuyu 24 jam.


sebenarnya, takemichi tidak menyukainya, sekarang takemichi sebenarnya ingin ke pulau yang ia beli, namun Mikey terus menempel kepada takemichi terus.


sedangkan chifuyu malah dibawa pulang untuk dikenalkan kembali kepada ibunya, padahal chifuyu menjadi perempuan 2 hari saja, namun baji sudah kalang kabut takut terjadi sesuatu pada chifuyu jika menjadi wanita.


takemichi yang tidak kuat dengan perlakuan Mikey ngacir mencari chifuyu, lalu takemichi menelfon kisaki untuk menemaninya.


beberapa jam Mikey sudah mencari takemichi, karena takemichi hilang tidak pamit kepadanya.


Mikey menemukan takemichi bersama kisaki dan chifuyu didepan rumahnya dengan dua bocil digandengannya.


"siapa anak anak itu takemichi?" tanya mikey.


takemichi yang mendengar Mikey memanggilnya langsung terdiam mematung, lalu memperkenalkan kedua anak kembar itu kepada Mikey.


"ah haha Mikey kun kau disini?"


"ya, kau tiba tiba saja menghilang tidak pamit padaku jika bersama kedua temanmu itu" ucap Mikey.


"haha maaf jadi...oh iya perkenalkan ini adikku yang kemarin ku tebus dipasar gelap namanya Fuji dan fujiko" ucap takemichi memperkenalkan.


Mikey berjongkok dan menyamakan tinggi dengan kedua bocah itu, lalu mengelus Surai masing masing sambil tersenyum.


"apakah kalian sudah makan?" tanya mikey.


"sudah, nii Chan sudah makan bersama kita tadi" ucap Fuji yang lebih tua.


"oh baiklah jika begitu, disaat kalian dewasa nanti, tolong kalian jaga nii Chan ya, karena dia yang telah menolong kalian, bukan maksud mau minta Budi, namun yang akan membesarkan kalian adalah dia yang berarti pengganti orang tua kalian" ucap Mikey.


"hm baik kak, aku pasti akan selalu menjaga nii Chan. oh iya ngomong ngomong nii Chan mau menyekolahkanku loo, bersama anak temannya" ucap Fujiko.


"wow jika begitu selamat jagoan kecil, kalian harus pintar dan dimasa depan agar kalian bisa berguna bagi Nusa dan bangsa, ngomong ngomong apa cita-cita kalian?" ucap Mikey.


"aku mau jadi polisi" ucap Fujiko.


"kalo aku mau jadi tentara agar bisa perang dor dor" ucap Fuji sambil mengarahkan tangannya seperti pistol kehadapan sang adik.


"haha bagus bagus, jika begitu kuncinya satu yaitu belajar" ucap Mikey bangun dari jongkoknya.


"oh iya, apakah klan hanabi sudah ada pergerakan?" ucap Mikey.


"lebih baik kita masuk, tempat ini tidak bagus untuk bicara" ucap takemichi.


"hmm baiklah"


keempatnya masuk dan kedua bocil itu sudah berlari masuk duluan, lalu suasana menjadi serius, kisaki memang sudah tau tentang klan yang akan dibicarakan karena semenjak takemichi menyelamatkannya kisaki menjadi berubah dan sering membantu takemichi, begitupun yang lain.


"begini, orang yang sudah menyergap ayahku adalah bawahan mafia yang bekerja dibawah perintah klan hanabi, mereka tau jika benda berharga di tanganku, walaupun begitu mereka tidak bisa mendapatkan apapun selain kegagalan selama ini" ucap takemichi.


takemichi menuju lemari biasa dan menekan tombol yang tidak terlihat itu dan langsung menampilkan sebuah berangkas besar tentang berkas yang cukup rahasia, namun tidak untuk mereka yang sudah tau, lalu takemichi mengambil salah satu map berwarna biru dan menyodorkan kepada Mikey.


"klan hanabi selalu mengincar orang orang yang aku sayangi dan yang ada disekitarku, jika tidak ada mata mata atau pengawal bayangan yang aku kirimkan, mungkin semua itu akan terus terjadi hingga banyaknya korban yang meninggal karena dendam ini, lalu kau bisa melihat jika disana tertulis jika penyergapan itu dilakukan dengan puluhan orang, ayahku tidak pandai bela diri walaupun hanya sedikit, namun dia yang selama ini mengembangkan perusahaan hanagaki yang banyak jumlahnya, disaat banyaknya perusahaan, semua orang tidak mau berfikir dan hanya akan menikmati hasilnya saja"


"aku juga walaupun sebagai pemimpin muda dimasa depan harus bisa mengatasi masalah yang masih ada, namun seiring berjalannya waktu mereka jerah juga karena para tetua yang sudah banyak berkorban demi masa depan anak cucu mereka menegur dan menghukum menggunakan hukuman keluarga, Patrick matriack sudah menggunakan hukuman keluarga untuk yang tidak membantu kakak tertua mereka, Patrick dan matriack sudah tua sama halnya dengan kakek Sano, namun walaupun sepuh mereka masihlah pemimpin keluarga"


"sangat berat sebenarnya menjadi pemimpin muda dari sebuah klan besar, namun klan besar seperti akashi dan Sano yang masih tidak terancam karena langsung anjlok, tidak berbahaya karena penerus mereka juga tidak jelas kemana, lalu yang terancam adalah klan ku dan klan Nagara yang sudah berjuang mempertahankan semuanya"


"apakah kau mau membantuku Mikey kun? aku sebenarnya juga tidak ingin melibatkan siapapun, berhubung kau juga salah satunya, maka kau juga dimasa depan akan sama sepertiku" ucap takemichi.


Mikey yang dari tadi mendengar penjelasan takemichi berubah menyendu dan menatap takemichi dengan lembut, laki laki yang menjadi wanita dalam 2 hari ini telah menanggung beban yang berat, namun bisa tegar, saat ini dirinya juga bisa dibilang kuat karena seiring berjalannya waktu jiwa ganda yang bisa membantunya akhirnya terkontrol sempurna dalam beberapa tahun ini, jadi diam diam Mikey juga menguasai beberapa sihir sama seperti takemichi.


takemichi sebenarnya juga ingin langsung menyerang dengan menggunakan kekuasaan dan kekuatannya, namun itu masihlah lemah dan harus banyak yang dilatih.


chifuyu dan kisaki hanya diam mendengarkan apa yang di diskusikan oleh dua orang yang tidak biasa itu, namun jika kisaki dan chifuyu sudah tepat berada disini yang artinya mereka sudah masuk dalam rencana dan harus membantu takemichi untuk menyelesaikan masalah yang rumit ini.


................


................


................


setelah selesai takemichi mengajak keempat temannya itu untuk ke pulau yang dia beli kemarin, Meraka menaiki helicopter untuk pergi kesana.


anak anak ada dirumah toh mereka sudah besar dan bisa mengambil makanan sendiri untuk dirinya sendiri, dilemari es takemichi sudah menyiapkan banyak makanan serta cemilan untuk mereka berdua, jadi takemichi tidak akan khawatir jika mereka kelaparan nantinya.


setelah menempuh perjalanan Beberapa jam untuk sampai ke pulau itu, takemichi yang memang menaiki helicopter memang sengaja agar bisa cepat sampai tujuan.


dengan wajud perempuannya, takemichi mengenakan pakaian yang mungkin sangat mewah dan elegan, anggun dan cantik dalam bersamaan, seperti putri kerajaan yang ingin berkuda kesebuah hutan dan berpetualang ke suatu tempat.



takemichi πŸ‘†


__ADS_1


chifuyu πŸ‘†



style chifuyu ke 4πŸ‘†



style Mikey πŸ‘†



style kisakiπŸ‘†


chifuyu hanya biasa saja karena nanti jika memang perlu dia akan membantu takemichi untuk melawan hewan buas yang ada disana.


skip


takemichi serta yang lainnya sudah sampai ditujuan, mansion yang sudah disediakan dipulau itu sudah ada sejak lama, hanya saja walaupun terdapat mansion disana, orang lain tidak ada yang berani karena banyaknya hewan buas yang berkeliaran malam takut takut jika ada seseorang yang menempati mansion itu akan diserang jika hewan buas itu bisa masuk.


malam pun tiba takemichi sudah menitipkan anak anak ke Emma dan draken, jadi tidak perlu khawatir jika mereka akan menginap sehari dua hari dirumah Draken dan Emma, anak perempuan Draken juga pasti membutuhkan teman, jadi sepasang suami istri itu tidak akan keberatan jika mereka tinggal.


takemichi dan chifuyu berbagi kamar, lalu kisaki dan Mikey pun sama, lalu takemichi dan chifuyu yang sudah hampir kembali seperti semula itu langsung tidur mengistirahatkan tubuhnya karena perjalanan jauh yang mereka tempuh.


................


................


................


pagi pun tiba terlihat kedua anak Adam yang sedang tertidur itu masih menutup matanya rapat, kisaki yang mulai geram menjatuhkan satu persatu teman temannya yang laknat itu karena tidak mau bangun karena mungkin mereka simulasi mati mungkin.


"kiiiiii! kau bisa bangunin aku dengan lembut nggak sih, kok pake acara jatohin segala!" teriak chifuyu marah.


"iya, kau tega sekali tau nggak Ki, masak kayak gitu ke temen sendiri" ucap takemichi memegang jidatnya, karena takemichi yang jatuh kepala dulu tadi.


"jika kau bukan temanku, pasti sudah ku santed kau ya" ucap chifuyu.


"udah udah, kalian sih dibangunin nggak mau bangun, simulasi mati atau apa?" ucap kisaki berkacak pinggang.


"yaudah sekarang kalian mandi terus ganti baju kalian, jangan sampai aku menunggu kalian dibawah tidak muncul, kupastikan kalian ku seret hingga keluar!!" ucap kisaki kek emak emak yang lagi marahin anaknya.


"iya iya dasar pacarnya hanma orang bawel" ucap chifuyu.


"apa kau bilang" geram kisaki.


"chi lari chi kisaki ngamuk!!!" teriak chifuyu menggandeng tangan takemichi berlari.


"awas ya kalian" ucap kisaki.


setelah pertengkaran kecil ketiga teman itu, kini mereka duduk di meja makan, takemichi yang berencana ingin melihat seberapa liar binatang binatang yang menghuni tempat itu membuatnya bertambah semangat.



"wah pasangan ibu dan anak yang menggemaskan, tapi sayangnya mereka buas" ucap takemichi.


"kau benar takemichi, mereka sangat menggemaskan, tapi kalo kita ikut bermain disana mungkin saja kita di ngap" ucap chifuyu.


"mau mendekat dan mengusir mereka?" tanya Mikey.


"lebih baik kalian pegang katana ini masing masing satu, kita tidak tau seberapa buasnya binatang disini" ucap takemichi.


"baiklah"


takemichi dan ketiganya mendekati sang induk harimau yang waspada kepada keempat dengan ingin menyerang keempatnya, lalu Mikey maju dan takemichi memegang tangan mikey sebelum maju untuk mengalahkan si harimau.


"biar aku saja Mikey kun" ucap takemichi yang hanya diangguki Mikey.


"baiklah kucing besar, apakah kau sedang bersantai hm?" tanya takemichi kepada harimau.


"manusia? kau harus pergi dari sini, apakah kau ingin menumpas kami sebagai hewan buas dan akan kau dirikan rumah rumah yang tidak berguna itu?" ucap sang harimau yang berbicara pada keempatnya.


tentu saja mereka langsung kaget jika harimau yang ada didepannya itu bukan sembarang harimau, melainkan hewan spiritual yang berlatih dengan mengandalkan hawa spiritual yang melimpah dipulau itu.


"d-dia bisa bicara?" ucap chifuyu yang sembunyi dibelakang kisaki.


"tenanglah ibu harimau, sebenarnya jika kalian tinggal disini tidak apa, tapi aku hanya takut jika kalian menyerang manusia" ucap takemichi.


"hmmp kau fikir yang lebih berbahaya siapa? manusia lebih berbahaya dan hati manusia bisa berubah ubah, walaupun ada yang baik mungkin hanya sedikit" untuk si harimau.


takemichi menghampiri harimau itu dan ikut duduk di rerumputan, mengabaikan ketiga orang bersamanya tadi.


"kau benar, tapi walaupun begitu, kau harus melihat dulu siapa manusia yang jahat dan tidak. oh iya, sebenarnya aku beli pulau ini beberapa hari yang lalu, mereka tidak ada yang membeli pulau ini karena hewannya katanya lebih buas dari yang ada di kota, aku membeli pulau ini dan mendapatkannya"


"hey harimau, kau tau tidak jika mereka yang berada dikota lebih serakah Dari apa yang kau bayangkan, pulau ini mempunyai sumber daya alam yang melimpah, mereka hanya tidak tau dan langsung membeli beberapa pulau indah dan cantik dengan harga selangit dan Hanya memikirkan keuntungan saja untuk dijadikan apa yang mereka inginkan, jadi memang kau benar, hati manusia bisa berubah ubah" ucap takemichi tersenyum.


"kau berbeda manusia, aku tau jika kau bukan orang seperti itu, kami semua berjanji jika kau tidak menyakiti dan menebang pohon serta hutan ini, maka kau bisa tinggal disini bersama mereka, namun walaupun hutan ini menyeramkan, kuberi satu rahasia tentang kedalaman hutan disini, hutan disini tidak hanya menyeramkan, namun jika kau memasukinya, ada keindahan tersembunyi dibalik menyeramkannya hutan itu" jelas harimau.


"aku tau, dan itulah tujuanku bermain kesini, namun aku tidak pernah sampai disana" ucap takemichi yang senderan di perut sang ibu harimau itu, dan ketiga temannya bermain bersama kucing menggemaskan itu.


"kau tau manusia, jika sebenarnya hewan buas yang dikatakan oleh manusia itu tidaklah benar, kami menjadi buas karena melindungi diri sendiri, mereka yang tidak mengerti akan perasaan kami akan membunuh dan mengambil anak anak kami yang masih belum besar, mereka kejam dan tidak berperasaan, kami disini hanya ingin hidup damai dan tenang namun manusia manusia berhati iblis itu malah mengusir dan membunuh kami, katakan manusia, kami salah apa kepada mereka" ucap si harimau itu menitikkan air matanya.


takemichi yang tidak kuasa menahan air matanya langsung memeluk induk harimau itu dan menangis dipelukan takemichi, induk harimau mengeluarkan isi hatinya dan menangis karena selama ini manusia yang membeli pulau ini dulu berusaha membuat semua binatang buas itu terusir, bahkan orang itu pernah membunuh separuh hewan buas dengan mengebom hewan hewan disana.


bahkan binatang binatang kecil yang tidak bersalah menjadi korban, orang berhati kejam itu tidak hanya membunuh, namun memburuh hewan buas atau yang langkah untuk diperjual belikan keluar negeri.


walaupun begitu, hutan itu seperti dilindungi karena sumber daya alam yang melimpah dan juga kekuatan spiritual yang ada.

__ADS_1


"hey manusia, entah kenapa aku bisa senyaman ini denganmu, bahkan kau orang yang mungkin akan menghiatiku, namun seperti keajaiban kau mampu membuatku bercerita dan berbagi kesedihan kepadamu" ucap harimau itu.


"entahlah, aku adalah manusia biasa yang sering mencari keadilan, aku juga adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan" ucap takemichi.


"hey manusia, mau berjalan mengelilingi hutan denganku?" tanya harimau itu.


"apakah boleh?" ucap takemichi berbinar.


"ya, kau bisa mengajak salah satu temanmu untuk naik ke punggungku" ucap si harimau.


takemichi mengajak Mikey, chifuyu dan kisaki menjaga kedua anak kucing menggemaskan yang ternyata harimau itu pulang ke mansionnya, takemichi dan Mikey menaiki punggung harimau yang super lembut dan besar itu menuju hutan dengan cara berlari, takemichi terlihat menikmati pemandangan yang ada disekitarnya, Mikey yang memegang katananya dengan menunggangi harimau itu seperti seorang pangeran gagah.


"wah danaunya sangat indah, apakah disana bisa untuk berenang?" ucap takemichi berbinar.


"hahaha manusia, kau seperti anak kecil saja, apakah kau tidak pernah melihat pemandangan seperti ini?" ucap harimau itu.


"pernah, tapi tidak seindah ini" ucap takemichi.


"wah lihatlah Mikey kun, disana ada si harimau putih, dia sangat indah" ucap takemichi


"kau senang?" kekeh Mikey melihat tingkah laku takemichi.


"iya, tidak sia sia aku membelinya dipelelangan, kita bisa membuat pulau ini untuk bermain dan berkemah, kita bisa mengajak teman teman yang lain untuk menikmati keindahan ini" ucap takemichi.


"ide bagus, jika nanti kita liburan kita akan kesini untuk bermain bersama hewan hewan buas disini, mereka kan sebenarnya baik bukan?" ucap Mikey.


"harimau, apakah kami diperbolehkan sering kesini?" ucap takemichi.


"kau membeli pulau ini, namun kau meminta izin ke kami yang binatang buas ini, kenapa kau menghormati kami?" tanya harimau.


takemichi turun dan menghampiri bunga mawar merah yang mekar, menatap sendu kearah langit dan mengangkat tangannya ingin menggapai awan yang indah dilangit yang biru, lalu melihat kearah si induk harimau yang duduk setelah Mikey turun dari punggung harimau itu.


"aku menghormati kalian karena walaupun kalian adalah hewan namun memiliki perasaan, kami yang sebagai manusia ini yang ternyata adalah seorang monster, aku malu kepada kalian yang sebagai seorang hewan ini bisa saling melindungi dan punya rasa kasih sayang, namun diluar sana, kami sebagai manusia yang mulia membuat kalian sengsara" ucap takemichi.


"namun kau berbeda manusia, kau mempunyai hati nurani, jika orang yang membeli pulau yang sebelumnya, kau lebih mulia dan tidak pantas dibandingkan oleh orang orang serakah itu" ucap harimau.


takemichi hanya tersenyum menanggapi induk harimau itu, lalu datanglah harimau putih yang tadi diamati oleh takemichi yang katanya sangat indah, takemichi yang terpukau karena gagahnya harimau putih itu hanya bisa mengamati saja, takut jika si harimau putih tersebut tidak bersahabat seperti harimau orange disampingnya.


"oh ternyata ada manusia disini, sedang apa kau kemari? apakah ingin mengambil anak anak kami kembali?" tanya sang harimau putih.


"tuan, mereka datang bersamaku, mereka adalah orang-orang yang telah membeli pulau ini, jadi berbeda dengan orang yang kita maksud" ucap si induk harimau.


"tapi tetap saja mereka Manusia, kita tidak tau mereka mempunyai maksud apa didalam diri mereka" ucap si harimau putih.


tubuh harimau putihnya mulai memudar karena cahaya, tergantikan oleh tubuh manusia setengah harimau, yang berarti harimau putih itu adalah suzaku, dewa seluruh binatang.


walaupun tubuhnya harimau, namun ada ekor dan telinga harimau yang masih tersisa, takemichi dan mikey terkejut dan membulatkan matanya tidak percaya, melihat dan mendengar sendiri jika hewan buas berbicara saja mereka terkejut, apalagi harimau yang sudah menjadi dewa itu.


"mundur takemichi mengambil katananya" ucap Mikey.


"m-mikey Kun" ucap takemichi.


"kalian sebaiknya jangan kemari lagi, atau aku sendiri yang akan mengusir kalian" ucap si harimau putih.


"ta-tapi aku tidak membuat masalah, tapi kenapa kau mengusir kami?" tanya takemichi.


"kalian para manusia sudah membuat kami kehilangan penerus, lalu kenapa aku harus memaafkan kalian" ucap harimau putih.


"aku tau itu, namun aku kesini tidak-"


"kembali ke tempat kalian manusia!! kami disini tidak ingin melihat manusia yang serakah seperti kalian!!!" ucap si harimau putih.


"takemichi, lebih baik kita pergi dari sini dari pada mereka mengamuk karena tidak menerima kita" ucap Mikey diangguki takemichi.


"harimau apakah kau bisa mengantarkan kami pulang, anak anak mu berada di mansion ku" ucap Mikey.


"baiklah"


akhirnya takemichi dan Mikey kembali dan diantar ke rumah oleh si induk harimau, takemichi memeluk harimau itu dan meminta maaf atas ketidak Adilan manusia yang membuat penerus mereka musnah, lalu harimau hanya menerima nasibnya yang sudah semestinya adalah seorang binatang.


"Mikey kun aku ke kamar dahulu ya" ucap takemichi lesu.


"baiklah istirahat lah" ucap Mikey.


takemichi kembali ke kamarnya, takemichi memilih untuk tidur sendiri untuk mengistirahatkan tubuhnya, jika saja takemichi tidur bersama chifuyu mungkin takemichi tidak akan bisa tidur.


................


................


................


malam pun tiba, takemichi masih terlelap dalam tidurnya, wajah itu terlalu damai untuk dilihat hingga gumpalan putih dan sebuah arai menyinari seluruh ruangan yang berada dikamar takemichi yang memang lampu tidak dibuka.


muncullah seseorang yang melihat ke arah takemichi, lalu mengangkat tubuh takemichi dengan kekuatannya.


"hari ini aku menemukanmu" ucapnya tersenyum.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


to be continued.


__ADS_2