
Happy reading
.
.
.
.
.
.
takemichi dan yaka menuju ke alamat yang di janjikan oleh hishito, yaka membawa pasukannya sendiri, jujur saja yaka dari preman yang rendahan sekarang mempunyai kekuasaan yang tidak sediki, lalu takemichi membawa pasukan dari klan dan pasukannya sendiri yang dia latih.
kartu yang selama ini disembunyikan oleh takemichi dan persiapan yang cukup matang untuk melawan klan yang licik itu kini sudah siap.
takemichi beserta pasukannya melewati beberapa kota sehingga semua orang tertuju kepada mobil yang dinaiki takemichi dan yang lainnya.
pusat perhatian kota yang cukup ramai dikunjungi terpaku karena mungkin pikir mereka adalah mereka adalah seorang mafia atau Yakuza yang akan pergi ke suatu tempat.
jalanan mulai memadat, suara klakson kian lama memekakkan telinga, takemichi dan yaka hampir sampai ditujuan sehingga banyaknya pasukan yang membantu takemichi.
kira-kira pasukan takemichi ada 3607, awalnya takemichi tidak percaya, namun semua pasukan ini adalah bawahannya.
................
................
................
kini takemichi dan yaka telah sampai ditujuan, yaka sebagai asisten takemichi yang paling setia mendahului takemichi untuk memerintah karena takemichi tidak harus turun tangan dulu.
terlihat hishito yang menyeringai sempurna kearah takemichi, lalu takemichi yang kembali menyeringai dengan tatapan dingin kepada hishito.
"aku tidak menyangka jika kau mempunyai pasukan yang sangat besar, aku menjadi kagum kepadamu, kau hampir menyamai pasukan ku yang 4008 orang ini, lalu kau adalah ketuanya? bocah hahaha" ucap hishito.
"jangan sombong, king kami bukan orang lemah, kau yang selalu bertindak licik akan tau sendiri karma yang akan kau terima, pemimpin memang masih muda, namun pemimpin muda tidak selicik dan setua dirimu yang berperang menggunakan trik kotor" ucap yaka.
"apa begitukah, aku fikir jika king mu itu tidak akan kuat jika dia tidak memakai anting Jade yang dia kenakan, jika saja dia tidak menggunakan itu untuk tempur, maka pasti aku yangakan menang, sekarang kau serahkan benda itu atau aku akan memaksamu!" ucap hishito.
__ADS_1
"yaka cukup" ucap takemichi mengangkat tangannya.
"oh ya? coba bayangkan jika aku menyerahkan benda ini padamu, apa yang akan kau lakukan?" tanya takemichi.
"tentu saja untuk membangun kerajaan dan menguasai seluruh kota, apa lagi" ucap hishito bangga.
"dasar orang gila" ucap yaka.
"tuan, lebih baik kita langsung serang sekarang saja agar tidak buang buang waktu" ucap yaka.
bugh!
takemichi maju dan melancarkan tendangan nya ke hishito, lalu hishito menangkapnya dengan mudah.
"boleh juga bocah" ucap hishito.
"kembalikan kedua adikku" ucap takemichi dingin.
"kau menginginkannya? adik adikmu sedang bermain dengan anak buahku disana hahaha" ucap hishito tertawa gila dan menunjuk tempat dimana Fuji dan fujiko diikat dengan tali yang menggantung di pundak orang besar.
"kalian!! lepaskan adikku, atau aku akan membakar kalian tanpa ampun!!" teriak takemichi marah.
"silahkan saja, jika kau tidak ingin adikmu menjadi daging panggang juga" ucap hishito remeh.
"Fuji, Fujiko, tenang ya, nii Chan akan menyelamatkan kalian" ucap takemichi menenangkan kedua anak kecil itu.
"hiks...hiks...nii chan, tolong...ini sangat sakit" rengek fujiko.
"uuuuuwo sangat mengharukan, antara adik dan kakak yang saling menyayangi" ucap hishito.
"kau..." geram takemichi.
takemichi yang sudah marah karena terpancing emosi langsung melancarkan tendangan bebas kearah hishito. takemichi dan hishito bertarung dengan seimbang yang sehingga hishito menimbulkan kemarahan besar dalam diri takemichi.
takemichi bertarung dengan sangat anggun, disaat itu juga, yaka dan yang lainnya melihat jika king nya seperti sebuah raja yang sangat berkharisma, yaka tak salah memilih tuan.
jika yang dimasa depan sanzu menjadi mat dog Mikey yang paling sadis dan setia, maka yaka akan melebihi itu, jika yaka marah juga akan melampiaskan semua itu di pasar gelap atau ke Medan pertempuran.
yaka menjadi bawahan takemichi tidak hanya hisap jempol semata, yaka menjadi bawahan takemichi karena tidak ingin takemichi kecewa dengannya karena lemah.
selama beberapa tahun ini, yaka selalu melatih diri sendiri hingga layak berada disamping takemichi, antara bertarung dan lain sebagainya, asalkan mengikuti takemichi sebagai pelayan dan anjingnya pun yaka bersedia. oke kembali ke cerita.
__ADS_1
takemichi dan hishito sudah menunjukkan tanda-tanda siapa yang akan menang, lalu takemichi yang melihat kelemahan hishito hanya diam dan mengamati.
takemichi dan yang lainnya Langsung menyerbu dan mengakibatkan semua orang bertarung, ada yang membawa senjata hingga senjata api.
takemichi yang melihat jika adik adiknya diperlakukan seperti itu membuat takemichi bertambah marah karena Fuji dan fujiko diikat dan diseret oleh orang bertubuh besar.
takemichi yang mendapat kesempatan karena hishito terkalahkan oleh takemichi karena takemichi menggunakan kekuatannya langsung menghampiri orang bertubuh besar itu.
hanya dengan sekali tatapan, orang bertubuh besar itu langsung tercengang dan tidak bisa bergerak karena aura takemichi yang membuat tekanan yang sangat besar.
takemichi melepaskan kedua adiknya dan menepuk nepuk pipinya pelan karena kedua anak itu pingsan.
"beraninya menganiaya anak anak, kupastikan kalian akan kukirimkan ke neraka!!!" ucap takemichi marah.
takemichi yang marah langsung menggunakan api Phoenix miliknya untuk membakar hishito dan orang bertubuh besar itu.
api berkobar indah, seakan api itu senang dengan makanan barunya.
takemichi memang sangat membenci orang yang telah memenggal kepala ayahnya, dirinya sangat ingin menyiksanya dan melihat wajah yang putus asa itu, namun hati nurani nya berkata jika langsung bunuh saja, tidak perlu menjadi seperti psyko gila.
takemichi yang sudah menang melawan klan hanabi yang selama ini telah membuat keluarga dan keluarga besar itu resah, kini akan ke rumah klan hanabi untuk membantai klan tersebut.
"mari balaskan dendam ini dan habisi hingga anak cucu klan hanabi!!!" teriak takemichi bersama pasukan yang tersisa.
"yaa!!!"
"yaka tolong kau bawa anak anak pulang untuk diobati, pasti para tetua ada yang bisa mengobatinya dengan sihir cahaya" ucap takemichi menatap sendu kedua anak anak itu.
"baik tuan"
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
to be continued.