
Happy reading
.
.
.
.
takemichi terbangun dan terduduk di tempat tidur, lalu melihat jam jika masih tengah malam.
"masih jam segini" ucap takemichi yang haus dan lapar.
"ugh dadaku berat sekali" ucap takemichi yang masih setengah sadar.
takemichi yang masih belum sadar apa yang terjadi padanya hanya menguap dan ke kamar mandi untuk mencuci mukanya.
"kok ada wanita disini" ucap takemichi linglung.
"eh tunggu! sepertinya sangat familier!" ucap takemichi.
"loh ini apa yang..." ucap takemichi terhenti lalu mengingat jika dia meminum pil pengubah gender.
"anjir ini aku? wah cantik juga ya hehehe" ucap takemichi tersenyum lebar.
Abaikan bekas gigitan dan kiss marknya lalu rambutnya reven.
"wah terus gimana caranya baliknya? oh iya, aku kan minum yang dua jam jadi tidur lagi deh, lumayan buat penyamaran dan ingat, kata ibu jangan memanfaatkan barang yang jelek" ucap takemichi langsung kembali berbaring ditempat tidurnya.
"oyasumi" ucap takemichi.
................
................
................
pagi pun tiba, takemichi segera turun dan pergi ke kamar mandi untuk mandi dan melihat jika dirinya sudah kembali seperti semula.
"yosh mari berangkat sekolah" ucap takemichi.
"nii chan!" panggi anak kecil yang dipongoet takemichi kemarin, mungkin tidak dipongoet ya karena mereka itu beli.
"loh hampir lupa, apa kalian sudah sarapan?" ucap takemichi.
"belum" ucap Fujiko.
"baiklah sebaiknya kalian makan roti saja ya, terus susunya ada di lemari es. apakah kalian bisa menyiapkan sendiri karena nii chan harus sekolah" ucap takemichi.
"baiklah kami bisa sendiri kok" ucap Fuji.
"oke nii chan pergi dulu" ucap takemichi melambaikan tangan dan berangkat ke sekolahnya.
................
................
................
takemichi berlari menuju sekolahnya, saat sudah sampai disekolahnya satpam sudah didepan gerbang untuk menutup pintu gerbang.
"pak jangan ditutup dulu!!!" teriak takemichi.
"aduh nak takemichi, kau terlambat? tidak biasanya" ucap pak satpam membukakan pintu gerbang.
"hah kemarin saya hampir tidak tidur semalaman karena harus mengurus sesuatu pak, jadi saya bangun kesiangan" ucap takemichi.
"baiklah lebih baik jangan diulangi lagi ya, masak anak populer dan rajin disekolahnya malah akan terlambat terus"
"baiklah pak selamat mengerjakan tugasnya dan terima kasih karena sudah mengizinkan aku masuk walau terlambat!!!" teriaknya sambil berlari
"anak itu" ucap pak satpam menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
setelah takemichi sudah sampai dikelas, kelas nampak tidak ada gurunya dan anak anak semua tidak belajar malah bermain kejar-kejaran karena tidak ada guru.
BRAKK!!
takemichi langsung masuk dan menggebrak meja hingga hancur hanya untuk menenangkan mereka yang berisik.
"sudah mainnya?" ucap takemichi.
"k-ketua kelas" cicit salah satu siswa.
"kalian bukannya belajar malah main main kayak anak kecil, kembali ke tempat duduk masing masing!! atau aku akan mencatat kalian dibuku sanksi!" ucap takemichi berkacak pinggang.
"tapi ketua kelas, mejaku hancur" ucap salah satu siswa.
"itu tidak masalah, kau boleh mengambil punyaku dan aku akan mengganti kekacauan ini" ucap takemichi memijat pangkal hidung nya.
takemichi keluar dan keruang guru untuk melapor dan mengambil soal soal. kenapa takemichi walaupun terlambat tidak dikenakan sanksi atau hukuman? karena takemichi anak yang pintar dan salah satu anggota osis dan ketua kelas.
takemichi juga sering membantu sekolah dengan menyalurkan dana ke sekolah untuk membantu anak anak yang tidak mampu dengan uangnya sendiri jadi guru guru disana juga sungkan jika menghukum anak teladan dan imut seperti takemichi.
takemichi adalah pemimpin klan dimasa depan, uang bukan apa apa untuknya dan itu hanya masalah kecil saja.
identitas takemichi juga disembunyikan oleh pemerintah agar tidak tau jika keluarga hanagaki adalah keluarga yang sangat berpengaruh.
setelah takemichi sudah selesai dengan urusannya, takemichi memberikan soal soalnya kepada anak anak, lalu membereskan meja yang ia gebrak langsung hancur itu kegudang lalu mengganti yang baru.
skip
sudah waktunya istirahat dan kini para murid sudah berhamburan keluar untuk mencari makanan ke kantin atau tetap dikelas.
takemichi masih berkutat dengan pelajarannya. chifuyu juga datang mengunjungi takemichi yang mengerjakan tugasnya.
"takemichi bagaimana? apakah sudah selesai?" ucap chifuyu.
"belum, sedikit lagi chifuyu" ucap takemichi yang masih fokus.
tidak lama hakkai juga datang dan menyapa keduanya.
"kalian masih belum selesai? ayo kita kekantin, aku sudah lapar Belum sarapan" ucap hakkai.
"kalian duluan saja, tidak perlu menunggu, aku pasti tidak akan sempat lagi" ucap takemichi.
"baiklah"
skip pulang sekolah.
takemichi dan chifuyu pulang bareng, lalu hakkai yang dijemput yuzuha juga sudah pulang, takemichi mengajak chifuyu ke tempat dimana dia kemarin dan mampir untuk membeli baju khusus ke pasar gelap.
"chifuyu, pakai ini dan topengnya ok" ucap takemichi.
"kenapa kita ke pasar gelap chi? apa tidak terlalu bahaya bagi kita?" ucap chifuyu.
__ADS_1
"kau ikuti saja aku, jangan sampai hilang ok, aku ingin ke pelelangan untuk membeli sepetak tanah yang menguntungkan" ucap takemichi.
"baiklah"
takemichi dan chifuyu yang sudah sampai di tempat, langsung masuk dan berjalan beriringan.
"chi kok ada orang yang jual orang sih" bisik chifuyu.
"itu namanya penjualan budak, kemarin aku juga beli anak anak yang diperjual belikan, sekarang mereka ada di rumahku, mereka anak kembar yang diculik lalu dijual kesini" ucap takemichi.
"kasian sekali" ucap chifuyu.
"nah sudah sampai, lebih baik kau diam saja dan ikuti aku" ucap takemichi.
"hm"
takemichi masuk ke ruangan yang sama setelah mendapatkan ruang VVIP, lalu chifuyu juga mengikuti dimana takemichi kemana.
seingatnya dulu waktu dirinya masih memimpin sebagai CEO atau pemimpin bawah, dia mendapatkan tanah yang menguntungkan dari pelelangan tanpa sengaja.
lalu takemichi juga mendapatkan dengan harga cukup murah dibandingkan tanah yang lain, tanah itu adalah sebuah pulau terpencil yang tidak berpenghuni.
pulau itu banyak binatang buasanya karena ada harta tersembunyi yaitu 'tambang berlian' lalu masih ada sumber daya yang lainnya.
dengan uang Beberapa miliar dia mendapatkan pulau yang menguntungkan baginya dibandingkan pulau yang indah dan luas dengan harga triliunan.
semua orang yang mendapatkan tanah dengan mempertaruhkan segalanya itu sudah selesai, kini saatnya takemichi mendapatkan tanah yang dia inginkan.
"baiklah para Hadirin sekalian! kami mempunyai sebuah pulau terpencil yang tidak berpenghuni, banyak orang yang sudah kesana, namun masih banyak binatang buas yang masih tersisa, mereka bahkan lebih liar daripada dihutan Tokyo, kali ini pulau ini akan di awali dengan harga 2M lebih murah" ucap sang MC yang membawa acara.
"siapa juga yang mau maunya membeli pulau yang tidak berguna itu? buang buang uang saja"
"benar, mungkin orang yang membelinya adalah orang bodoh"
"nona lebih baik langsung ganti saja!" ucap salah satu orang disana.
"jadi tidak ada yang mau membelinya ya, baiklah skip ke yang berikutnya saja"
"tunggu!"
"aku menginginkannya, karena aku sangat penasaran dengan pulau ini" ucap takemichi.
"dasar orang bodoh, mungkin dia masih muda jadi tidak tau apa apa"
"sstt sudahlah mungkin dia mempunyai tujuan lain"
"tuan yang ada di no 2 menginginkan pulau ini? baiklah anda mendapatkannya" ucap si MC itu tersenyum.
tok 1 kali
tok 2 kali
tok 3 kali
"selamat untuk tamu VVIP di no 2 karena sudah mendapatkan pulau terpencil tidak berpenghuni!"
"chi kenapa malah membeli pulau itu? kata orang orang pulau ini sudah tidak ada yang membelinya selama beberapa tahun ini, lalu kenapa kau malah membelinya" sebal chifuyu.
tidak hanya pulaunya saja yang tidak berguna, namun uang segitu bagi chifuyu sangat besar, lantas kenapa takemichi malah membeli pulau tidak berpenghuni itu?
"sudahlah, kau diam saja chifuyu, nanti kau akan tau apa yang kulakukan dengan pulau ini" ucap takemichi.
setelah selesai dengan penotalan takemichi langsung keluar dari rumah pelelangan itu, lalu jalan jalan bersama chifuyu.
"puy mau beli sesuatu nggak?" tanya takemichi.
"baiklah baiklah, lebih baik kita lihat lihat saja, siapa tau ada yang kau suka kan" ucap takemichi.
"hm"
takemichi dan chifuyu langsung melanjutkan perjalanan hingga keluar dari pasar itu, lalu takemichi mengajak chifuyu ke rumahnya.
"ayo masuk puy, anak anak ada didalam dan pasti sudah menungguku" ucap takemichi.
takemichi membuka pintunya dan disambut pelukan dari anak anak itu, namun bukan pelukan saja, anak anak itu melompat kearah takemichi.
"nii Chan hehehe apakah sekolahmu sangat menyenangkan!?" ucap Fuji.
"iya sangat menyenangkan, lebih baik kalian bangun dari tubuh nii chan, kalian itu sudah besar tau nggak" ucap takemichi.
"nah perkenalkan, ini adalah teman nii chan, matsuno chifuyu" ucapnya lagi.
"hallo kak cipuyuh" ucap fujiko.
"eh"
"hahaha sabar ya puy" ucap takemichi.
"apa kalian sudah makan?" ucap takemichi.
"belum" geleng keduanya.
"baiklah ayo kita masuk dan makan bersama" ajak takemichi
"baiklah/hm/iya" ucapnya ketiganya.
mereka semua akhirnya masuk dan takemichi memasak makanan untuk ketiga bocil imut itu, lalu menyajikannya ditempat makan.
setelah selesai sudah selesai dengan acara makan bersama, takemichi mengajak chifuyu ke kamarnya.
"puy lihat deh apa yang kupunya" ucap takemichi menunjukkan sebuah pil yang baru dia beli kemarin.
"pil apa tuh chi" ucap chifuyu.
"pil pengubah gender, ini akan kugunakan sebagai pil untuk misi, keren kan?" ucap takemichi.
"gimana gimana kok kayaknya gak masuk akal ya" ucap chifuyu.
"kau mau coba?" ucap takemichi
"nggak nggak, nanti kalo nggak bisa kembali gimana?" tolak chifuyu.
"duh puy, kan kita mesok gak sekolah 5 hari, kita coba aja pil ini, kemarin malam aku sudah mencoba yang dua jam, dan sekarang aku ingin mencoba yang dua hari, kau temani aku lah puy" ucap takemichi memelas.
"huh kau memaksa sekali, sekali gak ya gak" ucap chifuyu.
"puy ayolah puy, plis ya puy" ucap takemichi memohon.
"iya iya, mana pil nya, tapi hanya sekali loh ya" ucap chifuyu.
"hmm baiklah" ucap takemichi mengangguk.
setelah meminum pil itu, takemichi dan chifuyu tertidur seperti waktu takemichi malam itu, lalu setelah bangun chifuyu terkejut tentang aset berharganya yang hilang.
"chi masak selama dua hari kita harus ada dirumah terus, kan nggak asik" ucap chifuyu.
"kita shopping yuk, kita beli baju perempuan" ucap takemichi.
__ADS_1
"hm ok" ucap chifuyu.
takemichi dan chifuyu menaiki mobil dan setelah itu pergi untuk membeli baju.
tidak sengaja takemichi dan chifuyu bertemu seseorang yang mereka kenal setelah membeli baju yang banyak.
"baji Kun, mitsuya kun!" sapa takemichi.
"chi kita sedang jadi perempuan, jangan menyapa mereka sembarangan" ucap chifuyu berbisik.
"eh iya juga yak" ucap takemichi.
"maaf nona, apakah kita pernah bertemu? kenapa kau tau namaku?" tanya mitsuya sopan.
"kayaknya aku familier sekali dengan mereka berdua mit" ucap baji mengamati takemichi dan chifuyu.
"baji Kun, coba tebak siapa aku" ucap takemichi, chifuyu malah tepok jidat hanya diam membisu.
"kayak takemichi, tapi kan takemichi itu laki laki mana mungkin jadi perempuan" ucap baji menebak nebak.
"eh beneran ji, kau yang benar aja" ucap mitsuya tidak percaya.
"hahaha kau benar baji Kun, aku sama chifuyu habis oplas" canda takemichi.
"eh yang bener kau chi, kenapa kau rubah chifuyu ku jadi perempuan!?" ucap baji menggoncang goncang tubuh takemichi.
"aduh baji san, jangan kayak gitu dong kasihan michi" ucap chifuyu.
"puy kau bener bener oplas nih terus aset berharganya juga dipotong dong" ucap baji panik plus koar koar.
"baji san tolong tenanglah, kita diliatin banyak orang tau" ucap chifuyu malu.
"dahlah" ucap mitsuya menutup wajahnya malu karena kelakuan baji.
takemichi dan chifuyu dibawa ke perkumpulan yang biasanya untuk nongkrong yaitu, toko dorayaki milik Mikey dan juga membawa takemichi yang akan kabur membawa chifuyu.
takemichi ingin menyembunyikan tentang obat yang dia beli di pasar gelap lalu sekarang kenapa takemichi yang sekarang digendong ala karung beras dan chifuyu diketek baji karena takemichi ingin melarikan diri tidak mau menjelaskan, memang ini semua adalah salahnya, jika saja tadi dia tidak menyapa mungkin saja tidak akan begini.
"baji Kun, lepaskan aku!!" teriak takemichi yang meronta ronta ingin lepas.
"baji san, kenapa kau bisa membawa kita seperti ini!! kau lepaskan kami kumohon!!" jerit chifuyu.
"jelaskan kepadaku kenapa kau bisa berubah jadi seperti ini, lalu aku akan melepaskanmu" ucap baji
baji sampai ditujuan dengan membawa gadis cantik itu bersamanya, belanjaan dibawah mitsuya di belakang dan sekarang orang orang yang berkumpul di sana menatap bingung baji yang membawa gadis cantik itu.
bahkan disana ada izana, lengkap dengan anak anak kanto manji disana, lalu ada takeomi dan senju yang berkunjung juga, walaupun mereka musuh namun tetap saja jika mereka mempunyai hubungan sejak dulu.
"kenapa kau menculik seorang gadis baji?" ucap kaget Mikey yang ada disana.
"wah parah nih, baji nyulik anak orang nih" ucap sanzu.
"eh enak aja, ini tuh takemichi dan chifuyu, mana ada aku nyulik anak orang sembarangan" ucap baji yang tak terima.
"hah bagaimana bisa, mereka kan laki laki kau jangan Ngadi Ngadi" ucap izana yang sedikit kaget.
"memang begitu kenyataannya, mereka berdua mengubah gender mereka menjadi perempuan" ucap mitsuya yang membawa banyak barang milik takemichi dan chifuyu.
"mitsuya, kau membawa barang barang apa itu?" ucap Mikey.
"lebih baik introgasi gadis gadis ini daripada tanya yang tidak penting, ayo" ucap baji menurunkan kedua gadis ramping nan ayu itu.
"takemichi, chifuyu" sapa Mikey yang tidak direspon oleh keduanya yang menunduk malu.
penampilan chifuyu dan takemichi 👆 tapi mereka tidak memakai baju sekolah.
Mikey langsung menuju kearah takemichi dan mengangkat wajah takemichi, nampak takemichi yang menangis banjir air mata.
"loh kenapa?" tanya Mikey.
"kalian menakutkan" mewek takemichi.
"ini pasti gara gara baji kan?" ucap kazutora.
"hweeeee kalian menakutkan!!" tangis takemichi.
"chi kok nangis, padahal ini semua salahmu, kau yang membuat masalah ini!" ucap chifuyu.
"jika saja kau tak menyapa baji san, maka kita gak bakal ketauan!" ucapnya lagi.
"memangnya kalian ngapain hingga sampai menjadi seperti ini?" tanya izana.
"......" takemichi
"......" chifuyu
"jawab kalian berdua" ucap izana.
"chifuyu, takemichi, jelaskan saja tidak apa apa, kami akan menjaga rahasia, mungkin saja kan ada kaitannya dengan klan itu" ucap Mikey lembut.
"hiks...hiks...Mikey kun nggak akan marah kan?" ucap takemichi mengusap air matanya menggunakan lengan seperti anak kecil.
"nggak lebih baik kau jelaskan saja" ucap Mikey.
takemichi menjelaskan dan semua orang yang mendengarkan langsung terkejut jika takemichi suka ke pasar gelap untuk berbelanja barang, yang lebih terkejutnya lagi takemichi bahkan menghabiskan sejumlah uang di pelelangan.
"hanagaki? kau menghabiskan uang sebanyak itu? lalu kau mencari uang seperti apa?" tanya Koko.
"aku bekerja sama dengan organisasi bawah tanah, lalu menjual informasi dengan sejumlah uang yang cukup tinggi" ucap takemichi polos.
"selamat berbisnis, hanagaki ayo mencari uang bersamaku" ucap Koko menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan.
takemichi langsung berjabat tangan dengan Koko dan memiringkan kepalanya tanda tidak mengerti maksud Koko.
Koko yang berjabat tangan dengan takemichi memandang wajah imut takemichi tidak berkedip lalu Koko mengacungkan jempol dengan dibarengi darah yang mengalir keluar dari hidung.
"lembut dan imut" ucap Koko dengan wajah bodohnya.
"dasar mesum" ucap Mikey menampel wajah Koko.
.
.
.
.
.
.
to be continued
hai Minna udah nulis banyak nih, jangan lupa komen dan like nya ya vote juga GK papa, book yang ini sepi jadi ramein kalo bisa, terima kasih.
__ADS_1