"SELAMAT DATANG DI ISTANAKU TEMAN"

"SELAMAT DATANG DI ISTANAKU TEMAN"
02


__ADS_3

...Ini adalah legenda fiktif dimana manusia, iblis, hantu dan beberapa makhluk hidup lainnya benar-benar nyata, dan ada kalanya mereka saling bermusuhan atau kebalikannya...


Seribu tahun yang lalu kerajaan A mengalami bencana tingkat nasional sorang iblis yang lebih mengerikan dan lebih kuat dari pada kebanyakan raja iblis yang biasanya telah terlahir dari seorang pangeran mahkota yang merupakan satu-satunya putra dari raja kerajaan A pada masa itu.


bencana yang memakan ribuan korban jiwa dari pihak kesatria dan prajurit kerajaan A, kini bencana besar yang mengerikan itu telah menjadi sebuah legenda dan luka mendalam di hati para rakyat kerajaan A, tragedi atau lebih tepatnya legenda tersebut bahkan memakan korban sang raja kerajaan A dan pangeran mahkota kerajaan A yang di kenal sebagai berkah dewa perang, tragedi itu juga memutus rantai darah keluarga bangsawan kerajaan A.


sang raja mengorbankan jiwanya untuk mengaktifkan batu bintang suci tujuh warna yang hanya bisa bisa di aktifkan oleh darah keluarga bangsawan kerajaan A, dan sang pangeran yang telah menjadi makhluk mengerikan di hisap oleh cahaya tujuh warna dari batu bintang suci tujuh warna, yang kemudian setelah menelan sang pangeran batu warna-warni yang memiliki tujuh warna hilang seakan lenyap di telan bumi. dan legenda itu di kenang hingga anak cucu dari generasi ke generasi.


desa terpencil yang hancur itu sekarang menjadi tempat terlarang untuk di masuki karena ada kemungkinan sang iblis bisa bangkit kembali jika seorang melakukan melakukan sesuatu yang dapat membuat batu bintang suci tujuh warna muncul kembali, tidak ada siapapun yang tau tentang rahasia batu itu jadi mereka berhati-hati dengan cara membuat larangan untuk tidak memasuki reruntuhan istana iblis itu agar tidak ada sedikitpun resiko munculnya iblis mengerikan itu lagi.


......................


satu tahun setelah tragedi:


kini kerajaan A tidak memiliki pemimpi sejak setahun yang lalu karena raja mereka telah tewas begitupun dengan sang pangeran.


seluruh keluarga-keluarga besar dan para kesatria petinggi kerajaan A juga perwakilan rakyat dari seluruh bagian wilayah kerajaan A berkumpul di alun-alun Ibukota kerajaan A untuk mendiskusikan, menentukan dan memilih pemimpin baru untuk menjadi raja berikutnya kerajaan A.


penentuan untuk menentukan siapa yang layak menjadi pemimpin baru untuk kerajaan A tidak selesai dengan rapat berhari- hari, hingga akhirnya berujung pada perselisihan dan perang saudara sesama rakyat kerajaan A untuk memperebutkan posisi raja yang sedang kosong.


disaat para manusia mempertahankan diri mereka dan berperang memerangi iblis orang-orang kerajaan A malah berperang dengan sesama manusia.


perang saudara yang tak kunjung rampung dan tak menemukan titik terang itu sangat mengerikan untuk rakyat biasa yang tidak dapat bertindak banyak, berhari-hari, berbulan-bulan perang berlangsung tak terhitung jumlah korban jiwa yang berjatuhan banyak tentara dan rakyat yang tidak tau apa-apa harus mati karena keserakahan para orang pintar, kuat/orang-orang berpengaruh yang ingin menjadi penguasa.


perang untuk memperebutkan posisi raja baru kerajaan A bahkan menjadi kejadian yang lebih menyeramkan dan menyakitkan dari pada kejadian lahirnya sang makhluk yang lebih mengerikan dari raja iblis yang di sebut pangeran istana hantu.


bencana kemiskinan, kelaparan dan bahkan wabah penyakit yang di sebabkan lingkungan kotor, kekurangan gizi/nutrisi terus di rasakan oleh rakyat jelata akibat dampak dari perang kekuasaan itu.

__ADS_1


jeritan, tangisan, dan luka para rakyat jelata negara A yang meratapi nasib karena tinggal di negara yang sedang kacau balau ini terus mengiringi hari-hari mereka.


sungguh pedih penderitaan rakyat jelata negara A sekian lama mereka menangis mereka merintih kesakitan dengan penderitaan hingga suatu hari jeritan mendalam mereka akhirnya didengar oleh para dewa dan di bukan jalan untuk memperbaiki keadaan mereka yang sungguh mengenaskan.


para dewa akhirnya mengutus seorang petualang dari dataran tengah yang sedang mencari pencerahan dengan mengikuti langkah kakinya menuju, di ceritanya bahwa sang kesatria petualang itu hanya berjalan mengikuti kemana pun arah kakinya berjalan/berjalan tanpa tujuan untuk mencari jalan menuju kebenaran.


hingga suatu hari dirinya terlelap dan tidur di sebuah hutan, mendirikan kemah saat tidurnya sang kesatria petualang tersebut mendapatkan mimpi aneh yaitu secercah cahaya putih datang dan berbicara padanya.


..."wahai Manusia pergilah ke timur dan tunjukan...


...pada orang-orang yang teraniaya itu...


...bahwa keadilan masih ada di dunia ini...


...dan...


...cahaya hanya milik orang yang benar"...


tidak lama setelah secercah cahaya putih itu perlahan menghilang dan selesai berbicara sang kesatria petualang itu terbangun dari tidurnya!


"mungkinkah itu pencerahan yang aku cari-cari? jika memang begitu maka mari kita berangkat untuk mencari kebenaran itu dan mencari jalan menuju kebenaran." ujar sang kesatria petualang setelah terbangun dari tidur dan segera bergegas untuk membereskan kemahnya untuk segera pergi ke timur.


perjalanan sang kesatria petualang untuk ke dataran timur memakan waktu satu bulan penuh, sesampainya di dataran timur pun sang kesatria petualang itu tidak tau apa yang harus iya lakukan untuk memberikan cahaya penerang pada rakyat yang teraniaya yang mengalami masa-masa gelap mereka.


sang kesatria petualang menetap terlebih dahulu di kerajaan Judis selama beberapa hari untuk mencari informasi dan sedikit membantu orang-orang yang terzholimi di kerajaan Judis, dia menolong orang yang ke rampokan, mengantar dan mencarikan rumah orang tua anak yang hilang, mendorong roda seorang kakek tua pekerja angkut, dan banyak hal positif yang di lakukan kesatria petualang tersebut di kerajaan Judis.


sebulan telah kembali berlalu lagi sang kesatria petualang pun memiliki sedikit informasi tentang kerajaan A yang sedang dalam perang perebutan takhta, akhirnya sang kesatria petualang memutuskan langkahnya untuk pergi ke kerajaan A dan mencari tahu apakah benar itu yang dirinya tuju.

__ADS_1


dalam perjalanan ke kerajaan A sang kesatria petualang itu kembali mendapatkan mimpi di temui secercah cahaya putih yang berbicara padanya namun kali ini kesatria petualang tidak hanya diam saja melainkan balik bertanya pada secercah cahaya putih itu.


..."Manusia kau memiliki hati yang bersih...


...dengan ini aku membuat darahmu menjadi garis darah keluarga suci kuno, dan dengan ini jadilah pemimpin dari daerah yang kacau itu...


...bawalah perdamaian pada mereka"...


ujar sang cahaya putih


"maaf aku tidak bisa menjadi seorang raja yang memimpin sebuah kerajaan besar aku tidak akan bisa melakukan nya, sekali lagi maaf"ujar sang kesatria petualang dengan penuh penyesalan


..." tidak apa jika kau memang tidak ingin menjadi seorang raja, tapi menetap lah di sana dan bangunlah keluargamu dengan bahagia"...


"jika hanya itu baiklah" jawab sang kesatria petualang


itu membuat sang kesatria petualang yakin bahwa tujuannya adalah kerajaan Allah dan percaya akan mendapatkan pencerahan di sana


setelah menempuh perjalanan selama lima hari lima malam dengan kreta kuda sewaan akhirnya dia sampai di Kerajaan A.


"tuan saya hanya bisa mengantar sampai di sini saja!" ujar sang kusir kuda


"yah tidak apa-apa ini juga sudah sangat bagus terimakasih banyak pak" jawab sang kesatria petualang


saat sampai di Kerajaan A sang kesatria petualang terlihat sedih melihat kondisi kacau dan penderitaan juga rasa sakit yang di alami rakyat.


perang berakhir dengan datangnya seorang kesatria petualang ke sana dan menunjukan kekuatan yang hebat dari seorang kesatria bintang sembilan dan meredam kekacauan

__ADS_1


kepala keluarga auhuls di angkat sebagai raja berikutnya karena dia dapat melihat kebaikan dan ketulusan hati dari kepala keluarga auhuls dan itu juga yang di katakan secerah cahaya putih pada saat perang berakhir, dan sang kesatria petualang di angkat sebagai penguasa kota di kota M, kota yang jaraknya lumayan jauh dari ibukota kerajaan A.


sedangkan sang kesatria petualang yang di angkat menjadi penguasa kota kota M menikahi seorang wanita cantik dari Kerajaan A wanita yang berasal dari keluarga bangsawan penguasa kota Z kota kecil di penghujung Kerajaan A.


__ADS_2