
...Ini adalah legenda fiktif dimana manusia, iblis, hantu dan beberapa makhluk hidup lainnya benar-benar nyata, dan ada kalanya mereka saling bermusuhan atau kebalikannya...
tidak terasa kedamaian telah seribu tahun dirasakan oleh masyarakat kerajaan A sudah beberapa generasi bergantian hidup dengan damai di kerajaan A akan tetapi tetap saja yang kuat adalah yang di hormati dan yang lemah tetap di bawah, hukum alam di dunia tidak pernah berubah sejak dulu hingga sekarang.
sang pahlawan fotias archaia iera yang menjadi penguasa kota M dan menikahi putri satu-satunya penguasa kota kecil di penghujung Kerajaan A yaitu kota Z yang bernama sesilia ziudith yang kemudian mereka berdua memiliki dua orang anak laki-laki dan hidup bahagia selama sisa hidup mereka.
anak merka berdua kay archaia iera dan rudi archaia iera yang kemudian kay menggantikan posisi ayahnya fotias archaia iera sebagai penguasa kota baru di kota M setelah sang ayah meninggal dunia, sedangkan rudi menggantikan posisi kakek dari ibunya sebagai penguasa kota Z. kay memiliki tiga orang anak dari istrinya, sora archaia iera iya mendapatkan nama belakang archaia iera setelah menikah dengan penguasa kota karena dirinya berasal dari keluarga rakyat biasa.
anak ke tiga dari penguasa kota di kota M kay archaia iera, dengan nama Arpa archaia iera adalah seorang pecundang tidak berguna yang sangat lemah dan sering di bully oleh anak seusianya dan menjadi bahan cemoohan masyarakat sekitar.
Arp kecil tidak memiliki teman dan tidak ada yang mau mengajaknya bermain pula, dia sangat kesepian namun Arp kecil tidak berkecil hati dia selalu berolahraga dan melatih tubuhnya supaya menjadi sedikit lebih kuat lagi. saat usia Arp mencapai 10 tahun sebuah tragedi yang menuntun takdir Arp telah terjadi.
"kita harus bergerak cepat tangkap dia dan buang dia ke reruntuhan istana hantu agar tidak ada yang tau tentang ke jadian ini"
ujar seorang dengan pakaian hitam dengan suara berbisik pada beberapa orang berpakaian hitam juga.
"baik laksanakan perintah" Jawab orang-orang berpakaian hitam lainnya
mereka sebenarnya teman seusia Arp yang benci pada Arp karena dia adalah keturunan pahlawan yang tidak berguna dan akan membuat nama sang pahlawan mereka di permalukan.
"kukukkk" suara jeritan Arp yang mulutnya di tutup, Arp memang bukan hanya tidak berbakat tapi juga memiliki tubuh yang lebih lemah dari orang normal seusianya.
"ayo cepat kita bawa dia dan buang ke reruntuhan istana hantu" ucap seorang yang berdiri paling depan menggendong Arp dengan pakaian serba hitam dan penutup wajah hitam pula hanya terlihat bola mata dan batang hidupnya saja.
kota M hanya berjarak dua jam ke desa terlarang/reruntuhan istana hantu, dan mereka juga sepertinya telah mempersiapkan rencana penculikan ini, terlihat mereka bahkan membuat sebuah gerobak roda tiga untuk membawa Arp pergi ke reruntuhan istana hantu.
__ADS_1
dua jam berlalu dan mereka pun sampai di reruntuhan beserta gerobak yang menampung Arp di dekat reruntuhan istana hantu.
"aish...astaga ini sangat menyeramkan, bulu kuduk ku terasa merinding"
"kau memang benar aku juga merasakan hal yang sama" cakap-cakap para anak yang membawa/menculik Arpa
hati mereka juga di penuhi rasa takut namun entah apa yang memasukinya mereka bisa memberanikan diri dan pergi ke reruntuhan istana hantu hanya untuk membuat dan dapat melihat Arp sengsara.
"a-apa kalian yakin kita akan masuk ke sana untuk membuang Arpa? " tanya salah satu anak berbaju hitam
"kau gila!? tentu saja tidak kita akan mendorong gerobak nya masuk ke dalam reruntuhan istana hantu, dan kita akan langsung pergi tentunya"
jawab sala seorang anak berpakaian hitam yang terlihat seperti pemimpin dari group ini
pagi berikutnya Arpa terbangun namun tidak ada yang Arpa bisa lakukan karena tangan dan kakinya di ikat
"i-ini dimana? apa yang terjadi padaku?... ah benar juga kemarin ada yang memukulku hingga aku pingsan, hah sudahlah" Arpa yang awalnya bingung namun kembali putus asa dia terlihat tidak peduli dengan ke adanya.
"benar jika di lihat-lihat aku pernah melihat gambar dari tempat ini!... oh benar juga kalau tidak salah itu pasti legenda istana hantu, sudahlah lagipula tidak ada yang perduli padaku jadi ini lebih baik" Arpa menerima keadaan nya karena bagi Arpa di sini lebih baik karena tidak akan ada yang mendiskriminasi Arpa di dalam reruntuhan istana hantu.
"yah tapi walau begitu aku harus melepas tali ini aku juga sangat lapar setelah sehari tidak makan kemarin." Arpa berusaha keras untuk membuka ikatan pada tangan dan kakinya butuh waktu satu hari penuh untuk Arpa bisa melepaskan diri dari ikatan yang telah mengikatnya di tangan dan kakinya itu namun setelah terlepas Arpa tidak bisa berbuat banyak karena lemas Arpa tidak makan dan minum selama tiga hari tiga malam.
"payah aku benar-benar lemah, aku harus makan untuk mengembalikan tenagaku, eh apa ini batu? ini sangat bagus ini benar-benar berwarna-warni jika aku di rumah mungkin akan aku jadikan hiasan tapi aku tidak butuh hiasan sekarang aku butuh makanan, baru ini kecil apa aku makan saja ya? " Arpa yang sedang kelaparan tidak sengaja menemukan batu suci bintang tujuh warna yang telah hilang selama ribuan tahun yang lalu walaupun Arpa tidak tau bahwa batu itu adalah batu pusaka yang sangat kuat dan hebat, Arpa malah berencana untuk Memakannya karena ukurannya kecil dan terlihat enak karena warna-warni
"bodoamat lah makan saja, glup" Arpa memakan batu itu tubuh Arpa langsung melemah dan terdengar suara aneh di kepala Arpa yang perlahan tertidur
__ADS_1
..."Takdir telah menuntun jalannya sendiri...
...tanah akan kembali ke tanah langit akan kembali ke langit...
...Cahaya hanya milik orang yang benar...
...dua keturunan darah bangsawan suci kuno telah menyatu menjadi satu dunia akan mengalami perubahan yang besar"...
"i-ini siapa yang sedang berbicara ini?, astaga aku sangat lemas kurasa aku akan tidur dulu sebentar" ujar Arpa di dalam reruntuhan istana hantu sambil perlahan menutup mata
"siapa kau bocah dan bagai mana bisa kau ada disini?" sesosok makhluk mengerikan yang berbentuk seperti tikus namun berwarna hitam gelap dan mata biru menyala dengan kabut hitam seperti asap yang seakan berasal dari tubuhnya dan mengitari dirinya
"a-aku Arpa.... Arpa archaia iera k-kalau aku boleh tau ini dimana?, dan-dan makhluk apa kau ini tuan, juga bagaimana aku bisa berada di tempat ini?. ujar Arp pada sang makhluk aneh berwarna hitam
" makhluk apa? kau bilang" ujar makhluk aneh tersebut
"aish...benar seribu tahun yang lalu tubuhku berubah menjadi seperti ini aku sampai lupa dengan kejadian itu saking lamanya waktu terlewat" berbicara dalam hati si makhluk aneh
"be-b-benar?" jawab Arp dengan sedikit ketakutan
"namaku...kau bisa panggil aku dengan sebutan mus niger itu sudah seperti namaku tapi jika kau keberatan panggil apa saja sesukamu." jawab sang makhluk hitam aneh dengan bentuk seperti tikus itu dengan suaranya yang mengerikan
"benar sebenarnya di mana ini?, tunggu ini adalah alam jiwa!, jangan bilang padaku kalau alam jiwa bocah itu telah bersatu dengan batu suci bintang tujuh warna, itu menjelaskan kenapa ini bisa sangat luas sekarang tapi bagaimana bisa bocah lemah ini, yang kekuatannya saja belum bangkit bisa memiliki alam jiwa seluas ini?, dan bagaimana caranya menggabungkan alam jiwa dengan batu suci bintang tujuh warna?." ujar di dalam hati sang makhluk hitam yang mengerikan
"bocah apa yang sebenarnya kau lakukan hingga alam jiwamu bisa bergabung dengan batu suci bintang tujuh warna?." tanya makhluk hitam itu pada Arp
__ADS_1