
...Ini adalah legenda fiktif dimana manusia, iblis, hantu dan beberapa makhluk hidup lainnya benar-benar nyata, dan ada kalanya mereka saling bermusuhan atau kebalikannya...
Arpa yang telah sampai di kamar tidurnya langsung mempraktikkan cara masuk ke dalam alam jiwa yang di ajarkan mus niger padanya,
Arpa langsung berada dalam posisi fokus dan mulai memasuki ruang alam jiwa, tidak berselang lama Arpa langsung masuk kedalam alam jiwa dan kembali bertemu dengan niger
"oh Arpa apa urusanmu sudah selesai?" tanya niger pada Arpa
"ah itu sudah selesai tuan mus niger" jawab Arpa
"panggil saja aku niger akan canggung jika kau memanggilku mus niger terus untuk kedepan nya, lagi pula nama itu.. ah sudah lah"
"ada pa dengan nama itu tuan mus niger tidak maksudku niger?." tanya Arpa
"tidak-tidak ada apa-apa dengan nama itu nama itu baik-baik saja"
"ah Ngomong-ngomong aku berjanji untuk mengajarimu sihir sebelumnya bukan!, baiklah sihir apa yang ingin kau pelajari untuk pertama kali?" ujar niger pada Arpa dengan suara monster yang menyeramkan namun rasa takut di hati Arpa telah benar-benar hilang baginya niger adalah sosok teman dan orang paling berharga (monster)
"sihir pertama! apa aku bisa mempelajari beberapa jenis sihir niger? bukannya seorang penyihir hanya bisa memiliki satu jenis/macam sihir kecuali mereka yang memiliki bakat ganda."
tanya Arpa yang dia ketahui adalah seorang hanya bisa mempelajari apa yang bakat mereka tunjukan
__ADS_1
"hahaha itu memang benar Arpa tapi kau sama sepertiku yaitu tidak memiliki bakat, jadi kau bisa membuat atau lebih tepatnya mendapatkan bakat milikmu sendiri dan orang tanpa bakat bisa memiliki banyak bakat sekaligus" jawab niger atas pertanyaan tentang bakat.
nyatanya fakta bahwa orang dapat memiliki/membuat bakat mereka sendiri tapi buku kuno yang mencatat tentang metode latihan kuno itu telah di makan oleh sang pangeran dari kerajaan A yang sekarang menjadi mus niger, iya memakan buku itu agar tidak ada seorangpun yang bisa mempelajari buku itu selain dia pada ribuan tahun yang lalu saat dirinya masih seorang pangeran dari Kerajaan A.
"k-kalau begitu apa aku boleh mempelajari sihir tanah terlebih dahulu niger? aku pernah lihat seorang penyihir tanah waktu aku masih kecil dia bisa membuat dinding tanah, perisai tanah atau bahkan golem dari tanah itu hebat ka"
ujar Arpa dengan sangat senang dan bersemangat mengingat Arpa sangat ingin punya teman baginya golem sangat hebat.
"tentu.... tentu kau bisa mempelajari nya membuat golem tanah bisa tidak lah sulit bahkan bisa di lakukan oleh seorang penyihir bintang satu jadi itu sangat mudah Arpa" jawab niger dengan penuh semangat untuk mengajari Arpa
"tapi Arpa kau tidak bisa menyerap esensi tanah/energi yang berasal dari tanah jika tidak berada di tanah itu sendiri untuk latihan awal mu, kecuali kau sudah menjadi seorang Penyihir bintang satu, jadi aku hanya akan mengajarimu teori nya saja dan silahkan kau praktikan di luar sana Arpa"
niger mengajarkan teori tentang menyerap esensi dunia/mana dan menjadikan mana itu menjadi mana kita sendiri, lalu membentuk lingkaran dari mana tersebut didalam alam jiwa, hingga membentuk sebuah bintang dengan mana di dalam lingkaran mana yang telah kita buat di dalam alam jiwa, hingga akhirnya menjadi penyihir bintang satu.
niger juga menjelaskan pada Arpa bahwa hal itu memang terdengar mudah namun benar benar sulut untuk di lakukan, jangankan untuk membentuk bintang penuh mana membentuk lingkarannya saja yang hanya bagian garisnya yang terbuat dari mana sudah benar-benar sulit dan tidak mudah di lakukan apa lagi untuk seorang yang memang sejak awal tidak memiliki bakat dalam sihir itu atau dalam bidang itu.
sesudah niger menjelaskan teori tentang pelatihan pada Arpa, niger langsung memberi tahu kan pada Arpa untuk mengumpulkan herbal
"Arpa ini adalah daftar herbal yang harus kau kumpulkan" ujar niger
"baik" jawab Arpa dengan semangat yang semakin membara-bara
__ADS_1
"ok ini dia tolong di ingat ya! pertama daun mengkudu, akar talas bogor, kulit anaconda, tempurung kura-kura air tawar, kulit leher manusia serigala, batang kayu jarak, ok hanya itu untuk sekarang Arpa, kau boleh berendam di air rebusan bahan bahan tadi dan teruslah berlatih fisik agar fisikmu lebih kuat, walau fisik mu sudah mulai menguat sejak penggabungan dengan batu Suci bintang tujuh warna "
hari sudah pagi tidak terasa Arpa belajar semalaman penuh tetapi Arpa tidak langsung tidur melain kan langsung pergi meminta uang pada orang tuanya dan langsung pergi ke pasar untuk membeli bahan-bahan herbal yang dibutuhkan sesuai perintah niger.
tidak makan waktu lama Arpa selesai dan telah berhasil mengumpulkan herbal yang diperlukan nya, Arpa langsung pulang setelah mendapatkan semua bahan secukupnya, Arpa langsung memasak semua herbal nya sesaat setelah Arpa sampai di rumah, dan sesaat setelah ramuannya mulai tercium wangi/harum Arpa langsung mematikan api dan menuangkan air ramuan ke nak mandi miliknya tentu di kamarnya sendiri.
ramuan itu untuk nantinya di gunakan oleh Arpa pada malam harinya untuk memperkuat tubuhnya dan membuat aliran darahnya lancar agar mempercepat pelatihannya dalam pembentukan lingkaran bintang mana.
Arpa langsung pergi ke luar rumah untuk mulai mengumpulkan esensi mana dan menciptakan lingkaran mana di dalam alam jiwanya.
Arpa berlatih dengan sangat giat dan antusiasme untuk bisa mencapai/menciptakan sesuatu yang memang sudah dia impi-impikan sejak Arpa masih sangat kecil.
satu hari, dua hari, tiga hari, satu minggu, dua minggu hingga akhirnya satu bulan telah terlewati Arpa terus menyerap mana dari luar di siang hari berendam di air herbal pada malam harinya dan masuk ke alam jiwa sesekali untuk mengunjungi niger, rutinitas padat terus dilakukan Arpa namun setelah satu bulan terlewat Arpa baru bisa membuat setengah dari hanya lingkaran mana untuk membentuk bintang mana.
walau memakan waktu namun setelah tiga bulan Arpa akhirnya membentuk sebuah lingkaran mana lingkaran inilah yang nantinya akan menjadi wadah untuk bintang mana, dan setiap bintang memerlukan satu lingkaran mana untuk wadahnya.
"a-aku benar-benar menjadi seorang penyihir" ujar Arpa
karena Arpa belum menjadi seorang penyihir bintang satu namun dia sudah memiliki esensi mana yang stabil yaitu lingkaran untuk wadah bintang mana nantinya, Arpa sudah bisa menggunakan sihir dasar,
dan karena sihir yang Arpa pelajari adalah sihir tanah Arpa bisa menggunakan sihir tanah seperti guncangan tanah (sihir untuk membuat daerah yang di tuju atau di maksudkan bergetar seperti gempa) namun karena Arpa bahkan belum menjadi penyihir bintang satu sihir guncangan tanah yang Arpa terapkan hanya mengguncang seluas maksimal satu meter kubik tanah.
__ADS_1