"SELAMAT DATANG DI ISTANAKU TEMAN"

"SELAMAT DATANG DI ISTANAKU TEMAN"
06. berhasil membuat lingkaran mana


__ADS_3

...Ini adalah legenda fiktif dimana manusia, iblis, hantu dan beberapa makhluk hidup lainnya benar-benar nyata, dan ada kalanya mereka saling bermusuhan atau kebalikannya...


di episode sebelumnya Arp berhasil menciptakan lingkaran mana dalam alam jiwa nya namun biarpun baru bisa membuat lingkaran dan Arp bahkan belum mulai membentuk bintang yang akan mengisi lingkaran pertama nya, namun Arp sangat gembira dengan pencapaian yang dia dapatkan dengan susah payah itu dan rasa sukur yang Arp rasakan hingga tidak ternilai tingginya.


...----------------...


karena Arp belum menjadi seorang penyihir bintang satu namun dia sudah memiliki esensi mana yang stabil yaitu lingkaran untuk wadah bintang mana nantinya, Arp sudah bisa menggunakan sihir dasar,


dan karena sihir yang Arp pelajari adalah sihir tanah Arp bisa menggunakan sihir tanah seperti guncangan tanah (sihir untuk membuat daerah yang di tuju atau di maksudkan bergetar seperti gempa) namun karena Arp bahkan belum menjadi penyihir bintang satu sihir guncangan tanah yang Arp terapkan hanya mengguncang seluas maksimal satu meter kubik tanah.


"yahu aku adalah seorang penyihir, aku sangat kuat, aku sangat kuat, aku sangat kuat, aku sangat kuat, aku sangat kuat, aku sangat kuat."


Arp sangat senang berteriak bahwa dirinya sangat kuat dan sambil menari-nari Arp bahkan tidak sadar bahwa ayah dan ibunya yang kebetulan lewat dan tidak sengaja melihat Arp.


"a-Arp apa yang sedang kau lakukan nak? " tanya ibu Arp


"aku jarang melihatmu untuk beberapa saat ini tapi kau sudah sedikit berbeda ya" ucap ayah Arp


"a-ayah ibu apa yang kalian lakukan di sini?, i-itu tadi aku hanya sedang bosan ko" jawab Arp dengan malu-malu

__ADS_1


"haha Arp tidak usah khawatir lakukan apapun yang kau mau, ayah dan ibu akan selalu mendukung mu" ujar kay pada Arp sambil menggosok rambut Arp,


sebenarnya maksud dan tujuan kay dan istrinya sora datang ke halaman kamar Arp adalah untuk memberi tahukan pada Arp bahwa beberapa hari lagi adalah masa penerimaan murid baru akademi pedang dan sihir kerajaan A.


yah mereka menjelaskan pada Arp bahwa jika dia tidak ingin mengikuti sekolah pun tidak apa-apa dan tidak masalah juga untuk keluarganya mereka akan mendukung apapun keputusan yang akan diambil oleh Arp.


"ayah, ibu aku akan ikut sekolah" jawab Arp dengan penuh percaya diri dan tanpa basa-basi terlebih dahulu.


"ayah dan ibu akan mengerti kalau kau tidak ingin ikut, tidak apa-apa kok sayang.................... eh apa kau bilang kalau kau mau be-be-beer sekolah? " jawab ibu Arp dengan sedikit kekecewaan diawal namun terlihat dia menyemangati Arp agar Arp tidak takut,


namun saat dia sadar bahwa Arp mengatakan untuk masuk sekolah bukan mengatakan tidak ingin bersekolah serentak ayah dirinya langsung berteriak pada Arp dia takut dirinya salah mendengar,


"apa itu benar Arp, apa benar kalau kau ingin masuk ke akademi Arp?"


"benar ibu, ayah aku ingin masuk ke akademi, aku tau aku mungkin lemah dan anak seumur ini biasanya sudah menjadi seorang penyihir atau kesatria dan sudah membentuk lingkaran dasar ada juga yang sudah mulai membentuk bintang pertama mereka, tapi aku tidak akan menyerah aku akan berusaha menjadi lebih kuat lagi." jawab Arp dengan sedikit merendah namun didalam hati Arp mengatakan bahwa sekarang dia juga sudah selesai membentuk lingkaran dasar dan akan segera mulai membentuk bintang dan menjadi penyihir tanah bintang satu.


"bagus itu baru anak ayah dan ibu kau harus berjuang keras untuk menjadi seorang yang hebat dan membuat orang yang mendiskriminasi dirimu selama ini menyesal dengan perlakuan mereka" ujar kay dengan bangga pada semangat putranya yang menggebu-gebu.


tapi tidak dapat di pungkiri rasa khawatir di hatinya tidak dapat di pungkiri, mengingat putranya yang bahkan tidak memiliki bakat sihir dan tubuh fisiknya bahkan lebih lemah dari orang-orang normal.

__ADS_1


"tiga hari lagi kita akan berangkat ke ibukota kerajaan A dan kita daftarkan dirimu di akademi pedang dan sihir kerajaan A ingatlah nak kau harus terus bersemangat seperti ini karena apapun yang terjadi kami keluargamu akan selalu bersamamu." ucap ayah Arp


ayah dan ibu Arp langsung pergi kembali setelah membahas masalah akademi dengan Arp.


mengetahui bahwa pendaftaran ke akademi pedang dan sihir kerajaan sudah dekat Arpa memutuskan untuk berhenti sejenak untuk latihan sihir dan fokus pada pelatihan fisik,


setelah membuat sebuah keputusan bahwa dia ingin berlatih fisik, Arp langsung masuk ke kamarnya dan masuk kedalam alam jiwa untuk menemui niger,


"oh Arp jadi lingkaran pertamamu sudah sempurna ya?, biasanya kau akan kemari pada sore hari ada apa Arp?. " tanya niger pada Arp sesaat setelah Arp baru saja sampai di dalam ruang jiwa


"oh sebenarnya niger aku ingin bertanya padamu, aku akan masuk ke dalam akademi pedang dan sihir kerajaan A dalam sepuluh hari lagi dan aku akan berangkat ke ibu kota kerajaan dalam tiga hari lagi." ucap Arpa menanggapi pertanyaan niger


"oh lalu apa yang ingin kau tanyakan padaku Arp?" tanya niger


"begini aku memutuskan untuk berhenti sejenak mempelajari sihir dan beralih untuk melatih fisikku, tentu saja itu kulakukan agar orang-orang tidak curiga dengan perkembangan ku, akan aneh jika aku mencapai penyihir bintang satu pada saat yang sama dengan teman-teman ku yang memang memiliki bakat dalam bidang itu, mungkin aku akan berhenti berlatih sihir untuk setengah tahun dan aku ingin bertanya pada mu apa yang harus aku pelajari haruskah aku menjadi kesatria tangan kosong dagan berlatih kultivasi tubuh atau berlatih teknik kultivasi pedang! yang mana ya?" tanya Arp dengan panjang lebar menyangkut pilihannya,


arp melakukan ini tentu bukan atau tanpa alasan Arp tentu sadar mungkin butuh waktu tiga bulan untuk membuat lingkaran sihir pertama dan itu bukanlah hal hebat, namun Arp lebih memikirkan ke depannya dia tidak ingin ada orang yang curiga dengan perkembangannya, jadi dia memutuskan untuk beralih menjadi kesatria.


menanggapi maksud Arp yang bermaksud tidak mau sombong dan memamerkan apa yang telah dia capai, niger menyarankan pada Arp untuk melakukan Teknik kultivasi tubuh/teknik penguatan tubuh dan memberinya sebuah buku untuk mempelajari ilmu pedang agar Arp bisa melindungi dirinya sendiri di saat-saat tertentu.

__ADS_1


niger juga memberi tahu pada Arp bahwa kau bisa mempelajari ilmu pedang apapun tanpa berkultivasi pedang terlebih dahulu walaupun kau tidak akan bisa menggunakan aura pada pedang tersebut tapi dengan tubuh yang kuat setidaknya Arp bisa menjaga keselamatan hidupnya.


__ADS_2