
Sampai di kampus anak-anak sudah ramai duduk di pandopo
kampus bertemu degan, komplotan anak dosen waktu di kampus yang lama, kita di
saat perkuliahan jarang pergi barengan biasanya pergi terpisah cuma angga dan
tiko yang sering barengan karena satu kelas, ternyata di situ sudah ada tiko
dan angga dan anak anak lain heran risky yang anak dosen seperti pito dan anak-anak
pengikut risky lainya.
Menanyakan kita yang kelihatan lusuh ber tiga risky
bertanya ke gw, jupli mengapa gak segar pito juga nyaut iyaa ni angga dan tiko
juga udah kayak anak panti saja pito menyaut meremehkan gw, risky pito dan yang
lai pengikut anak dosen tidak tahu tiko sebenarnya anak camat angga ibunya
bendahara di kantor bupati yudi yang bapak nya pejabat, di kampus swasta di
daerah asal dan ibunya guru, nah kita cerita sedikit tentang yudi yang masih
kita ragukan orang tua nya kerja apa karena setiap nyokap nya ngirim paket
alamat pengirim selalu di perumahan dinas polisi kita awalnya mengira yudi anak
kapolsek tetapi yudi, selalu tidak pernah mengakui penjelasan dari yudi ibunya
__ADS_1
aparat negara seorang guru dan bapak nya seorang pejabat di kampus swasta dan
rumah dinas itu di dapat karena tetangganya seorang polisi dari penjelasan yudi
otak kita bisa ngebleng, dan gw sendiri sebenarnya anak orang hebat juga tetapi
di hari itu belum ada yang tahu riwayat keluarga gw, setelah sindiran dari
pengikut risky.
Lewat yudi yang pakaiannya sangat lusuh tidak pernah di
gosok seterika dan ocehan sindiran makin melekat ke kami, karena jam menjuju
perkuliahan akan di mulai gw angkat kaki langsung menuju ke kelas masing
masing, bagi gw 1 kali hinaan lebih membangun daripada 1000 kali pujian.
dari pada anak-anak dosen dan pengikutnya itu, perkuliahan akan di mulai datang
cindy dan feby termasuk aliran risky anak-anak pengikut anak-anak dosen itu di
mana ketika masuk cindy mulai membahas tugas yang dia kerjakan dimana gw belum
mengerjakan tugas, gw tipe orang mengerjakan tugas kalau waktu sudah mendesak
baru tugas selesai, mata kuliah dimulai dengan mata kuliah filsafat di mana di
mana dosennya bernama prof firman memberikan penjelasan filsafat dengan menarik.
__ADS_1
Gw yang tipe orang nya bosenan kalau mendengarkan materi
banyak menghayal kalau materinya membosankan akan tetapi dengan materi prof
firman membuat otak kita aktif menganalisa dari apa yang diucapkan di mana
setelah materi diberikan prof firman diskusi dimulai di mana cindy menunjukkan
ke anak-anak kelas kualitas kerangka berpikirnya.
Seakan di orang hebat dan yang lain saling berdebat dengan
pembahasan materi filsafat, dimana gw orang yang yang selalu dalam perkuliahan
tidak pernah aktif diam dan mengamati saja. Dalam kegiatan diskusi di mana
setiap orang mulai menunjukkan wawasan yang untuk pembahasan materi mulai
menunjukkan ke aktifannya, disitu cindy mulai usil dan mengomentari gw hanya
diam dan tidak aktif gw dengan sikap yang santai saja menjawab seperti biasa
dengan sedikit senyum. Jam istirahat datang perut mulai lapar dimana uang saku
sudah mulai menipis disitu gw ingat yudi pasti sedang berada di tempat di mana
ada seminar di gedung gedung sebelah atau di tempat pameran makanan gratis
seperti biasa yudi yang tidak pernah berada di kantin waktu jam istirahat
__ADS_1
datang, karena filosofi harian yudi adalah kalau ada yang gratis, enak, dan
banyak kenapa harus bayar.