
Suana sore dikampus dengan aktifitas orang beragam dengan lekuk tubuh wanita yang indah di
pandang di trek joging gw memandang menikmati suasana indahnya pemandangan
kampus di sore itu Yudi yang sifatnya seperti anak berkebutuhan khusus sudah ke
2 kalinya dia selalu hilang dalam barisan.
Gw sama tiko bingung dimana itu anak ternyata Yudi tersangkut di pameran pembagian
makanan gratis sales makanan dan membawa makanan cukup banyak. setiap tempat yang di singgahi yudi di coba, seperti penilai makanan yang profesional. setiap di coba yudi di lebihkannya satu untuk promosi katanya.
Kitapun ketemu yudi serta menyatap mencobakkan makanan gratis dari Yudi, saat perutpun sudah mulai stabil asapun sudah selesai di tiup lewat lah 3 wanita yang wajahnya tidak asing ternyata
Vebi dan cindy.
Nah yang satu lagi kita belum kenal ni tiko dengan pesona buaya
lapar langsung saja tanpa basa basi pengen saling kenal dengan temanya vebi dan
cindy ternyata wanita yang berpostur montok itu bernama Gita dengan modus tiko
yang senang banyak ditemani wanita, sedangkan Yudi bertemu dengan 3 wanita itu
langsung berwajah merah dan bersuara gagap.
Ketemu wanita, tiko ngajak ngopi sore di pinggiran gor kampus dengan modus melirik ke arah
__ADS_1
dada nya Gita namanya buaya lupa daratan lupa dia aikan kekasihnya terpana
dengan kenalan barunya dan tetap fokus tiko mencuri perhatian febi jadi tiko
ini sejenis cowok gampang tertarik, sama wanita di bilang keren dikit langsung
di traktir ngopi sore.
Gw pun sama Yudi memanfaatkan suana sore tiko asik
ngobrol, sama wanita2 sekelilingnya gw sama Yudi menyantap yang ada di meja
mumpung ada boss yang bayar. Setelah perutpun sudah penuh dan tiko sudah
bahagia pembayaran pun di mulai gw duluan keluar kabur ke WC, Yudi pun keluar
Depan gerbang kampus tiko dengan wajah tersenyum brengsek ke gw dan Yudi, tapi tiko tidak
mempermasalahkan uangnya karna duitnya mah lancar, perjalanan pulang ke kosan
sore pun, mulai berganti malam menyantap makanan malam dengan menu favorit
kosan indomi di rendam pake air panas itu terasa nikmat.
Magrib berlalu suasana mulai sepi sejenak teringat lah, waktu melihat ponsel gw, seharian tidak
ada rita menghubungi gw seharian, rita itu kekasih gw cinta pertama gw yang
__ADS_1
mendapatkannya setengah mati dan sampai sekarang hati gw belum sepenuhnya
hilang karena masih ada kepingan hati yang masih disimpan.
Ya itu mantan kekasih gw rita, belum bisa move on dengan kebiasaan kalau gw telpon gak pernah
angkat termenung menatap tembok kosan terbayang rita rindu terasa berat ponsel
berdering, segera angkat ternyata ada yang lebih rindu, ke gw ternyata buka
Terima tapi ibu, ibu yang rindu anak bontot nya yang belum pernah jauh darinya
sebelumnya.
Rindu saya pun juga ke ibu, setelah telepon selesai, lanjut
ditemani asap rokok penenang semua kerinduan keluar lah Yudi dari kamarnya yudi
pun, bertanya Waah enak ni asap nya rokok gw pun, di embat, dasar manusia
yang selalu tau ada yang gratisan biasa datang juga tiko dari kamarnya yang
baru selesai telponan sama kekasihnya, kalau adi jangan ditanya dia anak
pintar yang rajin di kamar selalu membaca buku dan melakukan yang, bermanfaat
di kamarnya sendiri, seperti membuat orang kesal.
__ADS_1