
Bab 18
Ponsel
angga berdering ternyata yang menelpon cindy, untuk mengingatkan kita untuk
tidak lupa datang ke acara selamatan rumah kontrakan risky pito dan lain2. Angga
menjawab dengan jawaban belum pasti karena angga pasti tidak mau berangkat
sendri kalau kita tidak ikut, kita berempat berdiskusi untuk ikut.
Adi datang
ke ke kosan untuk bersiap2 ke rumah kontrakan risky untuk selamatan. Kalian belum
berangkat ke acara selamatan rumah risky kan disitu kita bertemu dengan teman2
satu perantauan dan senior yang lain agar kita saling, kenal. Dengan panjangnya
ceramah dari adi kita menjawab yaa ini mau siap2. Adi duluan berangkat, kita
sebenarnya malas untuk kesitu, tetapi kerena saran dari Yudi lumayan di situ
makan malam gratis. Kita akhirnya brangkat menuju rumah kontrakan risky, karena
rumahnya berada di perumahan mewah, dan jauh dari kosan kami yang lusuh.
Kita mulai
__ADS_1
mencari taksi untuk menuju rumah kontrakan risky biar tidak malu maluin, ketika
menungu taksi tidak ada yang berhenti karena kebetulan taksi yang lewat ada
penumpang semua, sudah sekitar 15 menit menunggu taksi,lewat lah angkutan umum
yang lebih keren berhenti di hadapan kita, ya itu bajai, karena waktu sudah
makin sore kami menaiki bajai masuk ke kompleks perumahan mewah. Sampai di
depan rumah kontrakan risky yang mewah ternyata yang lain sudah kumpul dan mata
orang semua tertuju ke arah bajai mungkin heran siapa yang akan keluar dari bajai.
Ternyata yang keluar 4 ekor monyet dari bajai dan turun dari bajai memasuki
halaman rumah kontrakan risky yang mewah. Kemudian kami saling berkenalan sama anak-anak
ketahui yang datang disitu banyak yang belum kita kenal. Mata kita ber 4
tertuju lagi ke wanita manis dari kampung halaman kita namanya nisa gadis manis
berkerudung dari kota asal yang sama dari Universitas yang sama juga dan sama
merantau di Jakarta.
Nisa ternyata dari fakultas sastra, juga dia
berteman sama Gita, nisa ternyata satu kosan sama feby, cindy dan Gita juga
__ADS_1
teman kami sebelumnya. Kami saling berkenalan sesama perantau dan di situ gw
mulai melihat, suatu yang lain juga ke nisa mengaguminya dengan senyum manisnya.
Tetapi di
hati gw masih tetap ada Rika, ternyata banyak yang belum kita kenal disitu ada
cewek, tomboy bernama Widi, Widi itu satu kelas temanya angga dan tiko Widi
dengan karakter cewek tomboy yang belagu. Widi anak dosen juga jadi dia menilai
orang dari bibit bebet bobot orang, maksudnya Widi hanya mau bergaul sesama anak-anak
yang berkelas menurut nya seperti anak-anak pintar atau anak-anak pejabat dosen
dan lain2. Widi belum tahu bibit bebet bobot kita ber 4 dia selalu meninggi
ketika berbicara seakan yang paling hebat dan paling kaya. Widi dengan kulit,
hitam rambut pendek gaya seperti cowok. Sebenarnya gw sudah lama kenal sama dia
tetapi tidak akrab karena Widi satu cabang olahraga raga sama gw bedanya Widi
prestasi, di bidangnya dan gw berprestasi di bidang lain (lomba bayi sehat
prestasi gw), dengan melihat kontrakan risky yang mewah yudi mulai
memperhatikan dan mengamati sesuatu ternyata yang diamati yudi hidangan yang
__ADS_1
akan di santap nanti