7 Boys

7 Boys
Park Bersaudara


__ADS_3

Kalian pasti bertanya tanya siapa itu park soyoun dan apa hubungannya dengan hyunjin dan jeno bukan?


Park Soyoun adalah saudara kembar dari Park Sooyoung yang merupakan teman satu kelompok jeno dan hyunjin yang di kabarkan menghilang di Dream Forest sejak 5 tahun yang lalu.


Namun apakah kalian percaya jika park sooyoung itu menghilang?


Disini kita akan melihat seperti apa Park bersaudara ini.


Flashback


5 tahun yang lalu...


Siapa yang tidak mengenal Park Family? Keluarga yang masuk jejeran keluarga paling kaya nomor 2 di korea selatan. Keluarga Park memiliki aset di bidang furnitur,pertambangan,insustri,dan ratusan villa dan real estate yang tersebar di seluruh penjuru korea. Keluarga ini beranggotakan 4 orang yaitu Park Chanyeol sebagai kepala keluarga, Park Chaeyoung sebagai istri dan dua anak kembar putri yang bernama Park Soyoun dan Park Sooyoung yang sayangnya identitas kedua anak kembarnya disembunyikan rapat rapat oleh sang ayah.


Hingga suatu kejadian dimana membuat identitas sang anak kembar terekspos jelas yaitu ketika pasutri park mengalami kecelakaan pesawat saat akan menuju Thailand. Pesawat yang ditumpangi pasangan Park menabrak awan saat badai menerjang yang mana hal ini menyebabkan pilot tidak bisa menyeimbangkan pesawat dan membuat pesawat terjun ke laut. Yang paling menyedihkan adalah saat kecelakaan itu terjadi nyonya park sedang dalam keadaan hamil 5 bulan. Sontak saja hal ini membuat Park bersaudara merasakan kepedihan mendalam saat secara bersamaan harus kehilangan kedua orang tua dan adik yang sangat mereka nantikan.


Meninggalnya kedua orang tua mereka membuat Park bersaudara mau tidak mau harus membagi waktu mereka dengan mengurus perusahaan sang ayah. Soyoun merelakan dirinya tidak melanjutkan sekolahnya dan meminta sang adik kembar tetap melanjutkan sekolahnya. Saat itu usia mereka berdua masihlah sangat muda yaitu 16 tahun. Pikiran mereka dipaksa untuk menghadapi masalah perusahaan dan grafik perusahaan yang sangat memusingkan walau hanya di lihat. Namun bagi Park bersaudara mereka menerima musibah ini dengan sabar dan ikhlas.


"Youn!" panggil sang adik


"Ada apa?" tanya soyoun


"Aku mau minta izin" ucap sooyoung


"Izin ke mana?" tanya soyoun


"Ke Dream Forest" jawab sooyoung


"Untuk apa dan dengan siapa?" tanya soyoun


"Aku mendapat tugas kelompok untuk mencari bunga edelweis disana, aku kesana dengan hyunjin dan jeno" jawab soyoun


"Hanya bertiga?" tanya soyoun


"Ya"


"Baiklah kau boleh pergi" ucap soyoun


"Benarkah?" tanya sooyoung


"Hmm. Tapi bantu aku dulu menyelesaikan berkas berkas mengerikan ini" ucap soyoun


"Baik" jawab sooyoung


"Apakah kau tidak lelah melihat tumpukan berkas ini?" tanya sooyoung


"Sangat lelah, namun aku bisa apa selain menyelesaikannya secepat mungkin?" tanya soyoun


"Benar juga. Maafkan aku" ucap sooyoung


"Kenapa minta maaf?" tanya soyoun


"Maaf karena tidak bisa selalu membantumu. Kau sibuk dengan berkas berkas ini setiap hari tapi aku malah enak enakan sekolah" ucap sooyoung menyesal


"Kenapa kau mengatakan itu? Kan aku sendiri yang menyuruhmu untuk menyelesaikan sekolah" jawab soyoun


"Iya tapi kau jadi kerepotan seperti ini" ucap sooyoung


"Gwaenchanha. Aku justru menikmati hal ini walaupun sebenarnya aku belum siap" ucap soyoun


"Andai ayah dan ibu masih hidup pasti kita sekarang sedang piknik di sungai han" ucap sooyoung


"Hahaha benar sekali ucapanmu" ucap soyoun di selingi tawa

__ADS_1


"Sudah selesai. Akhirnya" ucap sooyoung bahagia


"Makan di luar yuk?" ajak soyoun


"Apa aman?" tanya sooyoung ragu


"Aman kok. Kajja!" ucap soyoun


"Nee" jawab sooyoung


Park bersaudara langsung pergi ke mobil merci putih milik soyoun.


"Makan dimana?" tanya soyoun


"Tempat biasa kita makan saja" jawab sooyoung


"Kedai bulgogi pinggir jalan itu?" tanya soyoun


"Hmm. Kenapa? Kau tidak suka?" tanya sooyoung


"Bukan begitu. Hanya saja rasanya sudah lama sekali tidak kesana" ucap soyoun


"Majja"


"Kira kira seperti apa ya sekarang kedainya?" tanya sooyoung


"Ya seperti kedai bulgogi" jawab soyooun


"Jelaslah masa seperti toko bangunan?" kesal sooyoung


"Itu tahu" jawab soyoun


Setibanya disana mereka langsung masuk ke kedai dan memilih tempat yang lumayan sepi yaitu bagian pojok.


"Benar" jawab sooyoung


"Ngomong ngomong kenapa tugasmu aneh sekali" ucap soyoun memulai pembicaraan


"Aneh bagaimana?" tanya sooyoung


"Kenapa harus mencari bunga edelweis?" tanya soyoun


"Katanya guruku untuk membuat eksperimen" jawab sooyoung


"Eksperimen? Eksperimen apa?" tanya soyoun


"Kalau itu aku tidak tahu" jawab sooyoung


"Kesana naik apa?" tanya soyoun


"Mobilnya jeno" jawab sooyoung


"Di jemput di rumah?" tanyanya


"Aniyo. Mana mungkin aku akan membeberkan pada mereka dimana rumah kita" ucap sooyoung


"Benar juga. Orang orang tidak boleh tahu rumah kita" ucap soyoun


Walaupun mereka adalah orang yang sangat kaya namun mereka tidak selalu menggunakan kemewahan yang mereka miliki karena kedua orang tua mereka mengajarkan jika kita harus membantu orang yang susah dan tidak memilih sesuai kasta. Bahkan mereka berdua sering menyumbangkan sebagian uang mereka untuk panti asuhan dan rumah sakit gratis. Namun mereka tidak pernah menunjukkan wajah mereka pada orang orang karena mereka takut jika musuh akan mengincar mereka. Maka dari itu mereka tidak pernah membocorkan dimana alamat rumah mereka pada orang orang.


"Kak! Aku pergi dulu jaga dirimu ya?" ucap sooyoung


"Iya hati hati" teriak soyoun dari kamar mandi

__ADS_1


"Nee"


Sooyoung pergi ke sekolahnya karena dia telah janjian dengan kedua temannya bertemu di sekolah.


Tin tin


"Nunggu lama nggak young?" tanya hyunjin


"Enggak. Barusan aku datang" jawab sooyoung


"Langsung pergi?" tanya jeno


"Iya"


Jeno langsung menjalankan mobilnya ke Dream Forest. Dalam perjalanan mereka menghabiskan waktu dengan menyanyi bersama.


Setibanya di hutan mereka langsung membeli tiket dan masuk ke dalam hutan.


"Sebenarnya ini hutan apa tempat piknik? Banyak sekali orang yang membawa tikar dan makanan" tanya hyunjin


"Hutan ini satu satunya hutan yang paling berbeda di korea, hutan ini lumayan terang dan tidak terlalu lebat dan dalam" ucap sooyoung


"Benar yang dikatakan sooyoung" ucap jeno


"Bunganya dimana?" tanya hyunjin


"Biasanya sih disini, aaaa itu dia" dengan gembira sooyoung menunjuk bunga edelweis yang tumbuh di kaki pohon pinus (?)


"Benar, itu dia bunganya ayo ambil" ucap hyunjin


Mereka bertiga bergegas menghampiri pohon pinus tersebut. Dibawah pohon tersebut terdapat berbagai macam jenis tanaman dan bunga.


"Indahnyaa" ucap sooyoung


Tanpa sooyoung sadari ternyata dari tadi dia diikuti oleh orang misterius berpakaian serba hitam. Sekarang ini orang tersebut sedang bersembunyi di balik pohon jati.


"Butuh berapa young?" tanya hyunjin


"10 tangkai" jawab sooyoung


"Okee"


"Ini young, Lohhh? Dimana sooyoung?" tanya hyunjin dan jeno bersamaan saat mereka tidak melihat sooyoung


"Sooyoung!"


"Sooyoung!"


"Sooyoung dimana kau?" teriak hyunjin


"Kemana dia? Apa ke kamar mandi?" tanya hyunjin


"Mana mungkin jarak dari seni ke toilet lumayan jauh, kalau pun dia ingin ke toilet harusnya dia memberi tahu kita" ucap jeno


"Iya juga. Lalu bagaimana?" tanya hyunjin


"Lebih baik kita meminta bantuan petugas hutan untuk mencari sooyoung" ucap jeno


"Iya ayo" ucap hyunjin dan bergegas ke pos penyelamatan


Flashback Off


Dimana park sooyoung berada?

__ADS_1


__ADS_2