7 Boys

7 Boys
Berangkat


__ADS_3

Seperti yang dijanjikan, tepat pukul 6 sore 7 idol ini telah berkumpul di sungai han sambil menunggu waktu bunuh diri.


"Semuanya udah kumpul?" tanya xion


"Sudah"


"Langsung berangkat apa makan dulu?" tanya sanha


"Makan dulu hyung. Laper kita" ucap i.n


"Nyoba makanan pinggir jalan yuk? Pasti enak banget" saran jongho


"Yukk"


Mereka bukanlah idol yang mengutamaka kemewahan dan kemahalan. Karena kenyataannya mereka sebelum jadi idol hanyalah laki laki dengan hidup penuh kekurangan dan kesederhanaan.


"Makan apa?" tanya chani


"Ramyun gimana?" tanya jisung


"Setuju"


Aakhirnya mereka semua pergi ke kedai ramyun dan memesan ramyun serta bulgogi.


Setelah makan mereka langsung pergi ke parkiran dimana letak mobil sanha dan chani berada.


"Kalo ngantuk berhenti dulu jangan dipaksain" ucap xion


"Iya" jawab chani dan sanha sebagai supir


"Sekiranya kita tiba disana jam berapa?" tanya jongho


"Kalo nggak ada kendala paling cuma 4 jam" jawab sanha


"Oke. Chan, nanti gantian ya?" tanya jongho


"Hmm" jawab chani


"Ayo jangan lupa berdoa" ucap xion


"Siap"


Chani dan sanha duduk dikursi kemudi, jongho dan xion duduk di bangku penumpang samping kemudi, sedangkan sisanya duduk di kursi belakang.


Diperjalanan mereka menghabiskan waktu dengan mengobrol dan mendengarkan musik lewat radio. Saat jam menunjukkan pukul 8 malam terlihat jika i.n, jisung, dan kamal tertidur pulas meninggalkan xion, sanha, chani, dan jongho yang masih berjaga.


"Kayak ada yang aneh" ucap xion


"Betul. Entah kenapa kita seperti diikuti" jawab jongho


Mereka berempat mengaktifkan bluetooth yang terpasang di telinga masing masing untuk berjaga jaga jika ada hal darurat.


"Ho, Coba kau periksa ada apa" ucap xion


"Oke"


"Dilihat dari cctv yang ku pasang di mobil ini tidak ada kejadian aneh bahkan jalanan terlihat sangat sepi hanya kita yang melewatinya" ucap jongho sambil memeriksa layar monitor


"Hanya kita? Tapi kenapa aku merasa jika di awasi banyak orang" ucap sanha


"Kau tidak akan tahu, karena yang mengikuti kita bukan manusia" jawab chani


"Bukan manusia? Lalu apa?" tanya sanha

__ADS_1


"Makhluk halus" jawab jongho dan chani bersamaan


"Hah? Beneran?" tanya sanha


"Iya. Bahkan di kap mobilku ada penampakan wanita dengan luka bakar di seluruh tubuhnya sedang melihat ke arahku dan jongho" jawab chani


"Jelas. Saat aku lihat tidak ada apa apa" ucap xion sambil melihat layar monitor


"Mereka tidak mengganggu kan?" tanya sanha


"Jika kita tidak mengganggu mereka maka mereka juga tidak akan menyerang" jawab jongho


"Berapa lama lagi jalur ini?" tanya sanha


"Sekitar 5 km lagi" jawab xion


"Astaga. Jantungku berasa terbang" lirih sanha


"Kuncinya hanya tenang dan fokus" jawab chani


"Hmm"


1 jam kemudian mereka telah keluar dari jalur Black Way yang terkenal akan keangkerannya dan gelapnya jalanan.


Jika jalannya menakutkan kenapa mereka tetap melewatinya? Karena hanya jalur yang paling dekat dengan arah pulau jeju. Belum lagi mereka harus menyebrangi lautan menggunakan kapal.


"Hufttt" sanha menghela nafas saat mereka semua berada di kapal laut


"Kau kenapa hyung? Seperti habis melihat hantu saja" tanya jisung


"Aku tadi memang melihat hantu di kap mobil" ucap sanha ketika mengingat kembali penampakan hantu perempuan dengan bibir sobek hingga telinga


"Kapan hyung? Kok kita nggak tahu?" tanya kamal


"Bagaimana kalian tahu jika kalian daritadi tidur pulas" ucap xion baru datang


"Tidak. Aku ingin menikmati angin malam" jawab sanha tanpa melihat xion


"Terserah kau saja" pasrah xion


"Lainnya mana hyung?" tanya i.n


"Chani dan jongho pergi ke toilet" jawab xion


"Ooo. Kami ijin jalan jalan ya hyung?" tanya kamal


"Pergilah" jawab xion


Sedangkan di toilet hanya ada chani dan jongho yang sibuk dengan pikirannya sendiri.


"Apa kau berpikir sama denganku ho?" tanya chani pada jongho yang sedang mencuci tangan


"Hmm. Apa kita bilang saja pada yang lainnya?" tanya jongho


"Jangan dulu. Kita harus memastikannya dulu" ucap chani


"Benar juga. Tapi jika itu benar benar mereka bagaimana?" tanya jongho


"Maka kita harus meminta bantuan kepada mereka berdua" ucap chani


"Kenapa harus disaat ini? Disaat kita sedang ingin mengistirahatkan otak tapi malah harus berpikir kerasa menyusun rencana" keluh jongho


"Mau gimana lagi? Udah takdir kita melawan ini" ucap chani

__ADS_1


"Ayo pergi, nanti yang lain curiga" ucap chani


"Hmm"


Disisi lain terlihat i.n, jisung, dan kamal tengah asik berburu kuliner di kapal. Dikapal ini terdapat beberapa stan makanan ringan mulai dari kue kering hingga jajanan lainnya. Tak lupa juga mereka bertiga membelikan cemilan untuk hyungnya yang sedang betistirahat.


"Kita berlayar berapa lama?" tanya kamal


"Kata xion hyung sih 1 jam" jawab i.n


"Daebak" kagum kamal


"Ayo pergi nanti hyungdeul khawatir" ucap i.n


"Hmm"


Mereka bertiga pergi ke tempat dimana hyungdeulnya berkumpul.


"Hyung! Tadi kita membelikan kalian ini" ucap i.n sambil memberikan kantung camilan


"Gomawo" ucap xion


"Kalian tidak apa apa kan hyung?" tanya jisung


"Memangnya kita kenapa?" tanya xion


"Kalian seperti memikirkan sesuatu yang berat" ucap jisung


"Tidak kok. Perasaan kalian saja" elak xion


"Mungkin" jawab jisung


"Kalian tidak tidur hyung? Kan sedari tadi kalian berjaga" tanya kamal


"Nanggung kalau kita tidur sekarang, sebentar lagi kapalnya akan tiba di pelabuhan" ucap sanha


"Ayo siap siap sebentar lagi kapal akan sampai di pelabuhan" ucap xion


"Iya hyung" jawab i.n


Setelahnya mereka semua langsung masuk ke dalam mobil dan bersiap mendarat. Setelah tiba di pelabuhan mereka langsung pergi ke villa dekat pulau. Harga villa disini lumayan mahal yaitu 3 juta kwon per malamnya. Namun jangan remehkan fasilitasnya yang sangat lengkap nan mewah.


Setelah diarahkan oleh pelayan villa tempat mereka menginap, ke tujuh laki laki ini langsung beristirahat setibanya di kamar masing masing. Hyung line berada di kamar 1 dan maknae line di kamar 2. Sedangkan kamar nomor 3 dibiarkan kosong.


Hyung line room


"Kalian kenapa sih? Daritadi kok gelisah?" tanya xion yang peka akan perubahan sifat kedua temannya


"Aniyo"


"Jujur atau aku paksa kalian?" ancam xion


Chani dan jongho saling berpandangan dan menghela nafas bersamaan.


"Hahh baiklah kami akan cerita. Sebenarnya saat kita akan menaiki kapal aku dan jongho melihat mobil jenis SUV warna silver sedang mengikuti kita" jawab chani


"Apa mereka salah satu dari hyung kita?" tanya sanha


"Bukan. Mana mungkin mereka mengikuti kita sampai kesini" ucap jongho


"Lalu siapa?" tanya xion


"Mereka adalah managernya i.n dan jisung" jawab jongho

__ADS_1


"HAH?" teriak sanha dan chani bersamaan


Untung kamar mereka kedap suara


__ADS_2