
"Sebenarnya..."
Falshback On
Sampai sekarang ke tujuh laki laki ini masih terjebak di Black Way. Tiba tiba...
Ting!
"Siapa hyung?" tanya kamal
"Xion hyung" jawab i.n setelah mengecek ponselnya
"Apa yang xion hyung kirimkan?" tanya jisung
"Sebentar" jawab i.n
"Ayen, jika terjadi sesuatu dengan kami kau jangan menghentikan mobilmu. Teruslah berjalan hingga ke seoul" pesan xion
"MWO?" teriak i.n
"Ada apa?" tanya jisung
"Lihatlah ini" ucap i.n sambil menyerahkan ponselnya pada jisung
"MWO?" teriak jisung dan kamal
"Apa maksudnya coba?" tanya i.n
"Apa hyungdeul sedang menyembunyikan sesuatu dari kita?" tanya jisung
"Bisa jadi" jawab kamal
"Coba kau telfon xion hyung" ucap jisung
"Baiklah" jawab i.n
Tut tut
"Kau sudah membaca pesannya kan?" tanya xion
"Sudah hyung. Apa maksudnya ini?" tanya i.n
"Kau tidak perlu tahu ada apa yang penting kalian pulanglah ke seoul dengan selamat. Jangan pikirkan kami" ucap xion
"Hyunggg" ucap maknae line
"Kami akan baik baik..."
Belum sempat xion menyelesaikan bicaranya terdengar suara benturan yang sangat keras dari sana. Setelah itu ponsel xion moti tidak bisa di hubungi.
"HYUNG!" teriak maknae line
__ADS_1
Sebenarnya mereka bertiga ingin berhenti namun mengingat pesan sang hyung yang melarang mereka untuk berhenti sehingga mereka meneruskan perjalanan sampai pulang.
Flashback Off
"Seperti itu" ucap kamal menyelesaikan ceritanya
"Hey! Lihatlah berita ini" ucap daehwi menunjukkan ponselnya pada orang orang
Dalam berita tersebut menyebutkan...
Breaking News
"Setelah menunggu kurang lebih 10 jam akhirnya hasil identitas para korban telah keluar. Para korban di ketahui adalah seorang Idol Kpop yang sedang naik daun. Mereka adalah Xion Oneus, Chani Sf9, Sanha Astro, dan Jongho Ateez. Sekarang ini kondisi para pasien sedang dalam masa kritis hal ini di karenakan benturan keras yang mereka alami serta mereka kehilangan banyak darah. Menurut pihak rumah sakit besok siang ke empat pasien ini akan diterbangkan ke Seoul untuk mendapatkan penanganan lebih intensif" ucap reporter Minji
"ANDWAE" teriak seonghwa histeris
"Hyung tenanglah" ucap san sambil memegangi tubuh sang kakak
"Hyung,aku yakin hoho akan baik baik saja" ucap san
"Iya hyung. Kita harus yakin jika hoho akan baik baik saja" ucap wooyoung
"Kalau begitu kami pamit" pamit hongjoong
"Nee"
Member Ateez, Astro, Oneus, dan Sf9 pergi meninggalkan gedung SM.
"Jika kami tidak ikut kesana pasti hyungdeul akan baik baik saja" ucap i.n
"Jangan begitu. Kalian belum saatnya untuk tahu masalah ini. Aku yakin jika mereka akan baik baik saja" ucap daehwi
"Apa yang dikatakan daehwi benar ini semua bukan salah kalian" ucap jinyoung
"Lebih baik kalian beristirahat, aku tahu kalian pasti sangat syok sekarang" ucap jinyoung
"Kami berdua pamit nee?" tanya daehwi
"Nee hyung" jawab kamal
Setelah mendapat ijin daehwi dan baejin pergi meninggalkan gedung agensi dan membawa mobil sanha bersamanya. Grup TXT juga pergi meninggalkan gedung SM. Sekarang yang tersisa hanyalah grup NCT dan Straykids.
"Hyung,apakah benar yang melakukan ini manager?" tanya jisung
"Hyung tidak tahu saeng, tapi melihat jika daehwi mengatakannya dengan nada marah berarti benar jika ini perbuatan manager" ucap jaemin
"Kenapa harus mereka yang terkena dampaknya? Seharusnya kita yang mati hyung" ucap jisung
"Hustt jangan bicara seperti itu. Ini semua takdir, nanti kalian harus minta maaf sama mereka hmm?" tanya taeyong
"Nee hyung" ucap i.n dan jisung
__ADS_1
"Ayo pulang"
"Nee"
Mereka semua meninggalkan gedung SM dengan kesedihan mendalam yang di bawa. Rasa bersalah terus menguar dari hati jisung dan i.n namun mereka tidak bisa memundurkan waktu atau pun menghentika waktu, yang mereka ucapkan hanyalah kata 'andai' yang sampai kapan pun tidak akan terwujud.
Sebelum itu
Hyung line sangat terkejut mendengar pembicaraan 2 manager ini yang akan melancarkan rencananya.
"Kenapa harus di jalan ini? Di samping kita ada jurang lagi" protes sanha menahan kesal
"Tapi kau bisa mengendalikannya kan ha?" tanya xion
"Tenang saja aku ini sudah professional" ucap sanha dengan bangganya
"Sombong" balas ketiga temannya
"Kuburannya sempit nih pasti" ucap jongho
"Bukannya kita di bakar?" tanya chani
"Masa? Kita di bakar toh?" tanya jongho
Mendadak pikun nih anak
"Kalo nggak di bakar kita di apain ho kalo meninggal?" tanya xion
"Kali aja di kubur seperti negara +62" jawab jongho
"+62 yang negara ber flower itu kan?" tanya sanha
"Haah" jawab jongho
"Lagi kritis gini masih sempet aja kalian ngelawak" ucap chani
"Hehe"
"Yon! Pesannya sudah kau kirim?" tanya sanha
"Tenang saja. Aku yakin jika sebentar lagi mereka akan menelpon" ucap xion
"Tuh kan" lanjutnya
Yang benar mana sih?
Belum sempat menyelesaikan ucapannya mobil di tabrak dari arah belakang menyebabkan sanha kaget dan kehilangan fokusnya. Setelah itu mobil terjun ke dalam jurang dengan mereka berempat yang belum sempat menyelamatkan diri. Mereka berempat terjebak di jurang sampai besoknya ditemukan oleh warga yang melintas.
Sontak saja berita tentang kecelakaan yang menimpa keempat idol kpop ini langsung menyebar dengan sangat cepat. Tak sedikit dari para fans yang menangis histeris melihat berita tersebut namun tak sedikit pula orang orang yang berdoa agar keempat idol ini bisa kembali sehat. Banyak juga idol kpop lainnya yang mengucapkan bela sungkawa untuk anggota grup yang member termudanya mengalami kecelakaan tragis.
Agensi yang menaungi keempat idol ini langsung tanggap mencari kabar terbaru terkait anak asuhnya yang sekarang masih berada di rumah sakit. Agensi langsung bergerak mencari rumah sakit yang akan ditempati oleh keempat pasien ini setibanya di seoul. Dan akhirnya rumah sakit yang dipilih adalah Samsung Medical Center. SMC merupakan salah satu rumah sakit terbesar di Korea. Teknologi medis di SMC sudah tidak diragukan lagi karna banyak terdapat peralatan medis modern dan canggih di rumah sakit ini sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan dan dihasilkan pun sangat baik.
__ADS_1
Keempat agensi sepakat untuk menempatkan anak asuhnya dalam satu ruangan dengan alasan keamanan. Tak hanya keamanan namun agensi ingin perkembangan kondisi keempat idol ini di awasi secara ketat dan intensif. Selain itu juga bisa memudahkan member lain untuk saling menjenguk. Kamar yang akan di tempati ini berada di kamar VVIP dengan sistem keamanan dan pengobatan paling terbaik. Kamar ini berada di lantai 7 dengan hanya berisikan 10 kamar VVIP dan 10 kamar beristirahat untuk keluarga yang menjenguk. Lantai ini juga sangat steril dan tidak sembarangan orang bisa masuk ke lantai ini. Biaya yang harus di keluarkan pun tidak sedikit bahkan bisa menyentuh puluhan juta won.