A Little Cupid

A Little Cupid
31. Too Innocent


__ADS_3

Bab ini saya beri rating 21+. Baper jangan, senyum-senyum boleh, tapi di tahan aja kalau mau ketawa✌️🤭


 


🌺🌺


 


Varo meraih bungkusan yang tadi ia letakkan diatas meja. Ia mengeluarkan kotak-kotak ** dan menyusunnya di atas tempat tidur. Ada 1 lusin tepatnya.


"....."🤨


"....."😕


"Kamu...ngeborong semuanya??😕."


"Tadinya aku cuma mau beli satu kotak, tapi....kenapa banyak sekali jenisnya🤨. Aku bingung, dan penjualnya juga wanita, dan....aku malu bertanya. Aku tidak mau membaca petunjuknya disana, jadi...ku beli saja semuanya."


"....."🤨masuk akal....


Lily meraih satu kotak yang bertuliskan strawberry. "Kamu nggak ngegoogle dulu sebelumnya??. Ini...ukurannya juga beda-beda."


Varo menggeleng. "Aku tadi asal ambil saja."


Kedua orang yang sama-sama polos itu hanya saling tatap, sama-sama bingung. "Terus bagaimana??." Tanya gadis itu. "Apa...kamu telepon Devan saja, dia pasti tau."


Varo menatap Lily, sangsi. "Mau tanya apa??, Apa bedanya ** strawberry sama invisible, atau...gimana cara pemakaiannya??. Aku nggak mau di ketawain, kamu aja yang nanya." Tolak pria itu.


"Bukannya kamu biasanya nggak tau malu😒."


Varo menyunggingkan senyum. "Itu hanya berlaku buat kamu😏."


😑


Mereka berdua akhirnya memutuskan mencari informasi seputar ** di internet.


Jenis **** yang paling bagus


Cara memasang ** yang benar


Manfaat pemakaian **


Kesalahan pemakaian **


Bahaya ****


Satu kesimpulan Varo setelah membaca informasi itu. "Ribet!!.


"Gimana kalau kamu aja yang KB, kan wanita lebih banyak alat kontrasepsinya." Usul Varo. Pria itu lantas mencari informasi tentang kontrasepsi wanita


**Jenis kontrasepsi wanita


Kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi wanita


Resiko pemakaian kontrasepsi untuk wanita


Pengertian KB Suntik


Pengertian KB Alami


Pengertian KB Sistem Kalender


Macam-macam KB Jangka Panjang**


"Aku takut disuntik, aku sering lupa minum obat, aku nggak mau pakai alat kontrasepsi jangka panjang, aku nggak mungkin steril dan soal KB alami yang sistem kalender itu...kita mesti tau masa subur dulu dan butuh waktu untuk memastikannya. Jadi gimana???."

__ADS_1


"....." 😐Giliran Varo yang nggak bisa ngomong apa-apa. Intinya Varolah yang harus pakai alat kontrasepsi. Ia lantas googling tentang kontrasepsi pria.


**Macam-macam kontrasepsi pria


Efek pemakaian kontrasepsi pria


Pengertian Vasektomi**


Setelah membaca lebih dari 20 artikel. Akhirnya pria itu mengambil keputusan.


"Oke!!....kita hanya tinggal buka dan pakai saja." Varo mengambil ponselnya dan ponsel Lily, lalu meletakkannya diatas meja.


"E...." Melihat Varo membuka kotak ** itu satu-satu, Lily juga ikut membantunya. "Mau coba semuanya??." Tanya gadis itu bingung.


"Kita pastikan ukuranya dulu."


"....lalu....bagaimana cara memastikannya?."


S,M,L,XL,XXL....😳ini....


"XXL sebesar apa??."


Pertanyaan polos itu, membuat Varo menghentikan kegiatannya membuka kotak **. "....mana ku tau. Coba buka bungkus plastiknya dulu, kita bandingin."


🤨"....oke." Lily menuruti perintah itu, dengan santainya membuka bungkus plastik tiap **. Semakin besar ukurannya, gadis itu semakin terkejut.


"Ukurannya....


"Sepertinya yang ini."


"!!!!!"😧


"....."😐


Melihat ukuran yang paling besar yang ditunjuk Varo, Lily otomatis melihat kearah celana pria itu. Tapi detik berikutnya ia langsung memalingkan muka, malu sekaligus takut.


"....."


Melihat Lily memohon dengan raut wajah takut. Varo akhirnya mengangguk. "Nanti....aku cari tau caranya dan nanti....aku pasti melakukannya, kamu...persiapkan dirimu."


Lily buru-buru mengangguk setuju, lalu menyingkirkan kotak-kotak ** itu memasukkannya kembali ke dalam kantong. "Yang ini mau diapain??." Lily bertanya sambil memegang ** yang sudah mereka buka tadi.


"Buang aja."


"Kan belum dipakai."


"Bukannya udah nggak steril, kita tadi pegang-pegang. Lagipula yang lain masih banyak."


"....oke, buang saja." Lily setuju dan akhirnya membuang ** yang sudah mereka buka ke kotak sampah.


Malam itu akhirnya pasangan suami istri itu hanya tidur sambil berpelukan.


🌺🌺


Paginya, setelah selesai sarapan. Varo memutuskan mengajak Lily ke Rumah Sakit. "Lebih baik kita bertanya pada ahlinya." Jelas pria itu.


Varo sudah searching di internet mencari Sp.OG yang bagus di daerah itu dan setelah menemukan alamat Rumah Sakit dr. Sp.OG itu praktik, Varo langsung mengajak Lily ke sana.


Sesampainya di Rumah Sakit, mereka langsung menjalani beberapa pemeriksaan kesehatan reproduksi dan setelahnya mendapatkan penjelasan yang sangat jelas oleh dokter Sp.OG.


"Dari hasil pengecekan **, jumlah dan pergerakannya spermanya juga normal. Jadi sama sekali nggak ada masalah kesehatan pada reproduksi Bapak Varo."


"Dan untuk hasil pengecekan sel telur Mbak Lily juga normal, nggak ada kelainan apapun, ukuran sel telurnya juga normal. Mbaknya juga nggak punya kista, atau miom. Jadi, nggak ada masalah untuk kalian untuk bisa dapat momongan dalam waktu dekat."


Mereka lalu bertanya tentang alat kontrasepsi dan rencana mereka menunda kehamilan. Setelah mengetahui alasannya, dokter tersebut mulai kembali menjelaskan tentang KB secara detail, termasuk cara-cara berhubungan intim. Dan setelah 3 jam, mereka akhirnya pulang.

__ADS_1


Begitu kembali ke kamar, keduanya malah canggung.


Dokter menjelaskan pada mereka, bahwa ketika pertama kali melakukan hubungan intim, wanita cendrung merasakan sakit karena robeknya selaput darah (hymen), namun ada juga yang selaput darahnya sudah robek akibat olahraga ekstrim. Jadi walaupun tidak ada darah yang keluar, wanita tetap akan merasakan sakit dan belum tentu tidak perawan, selain itu rasa sakit juga bisa di sebabkan oleh perasaan cemas dan takut.


Varo menarik nafas dalam lalu menggenggam tangan Lily. "Aku...akan melakukannya berlahan, sesuai penjelasan dokter."


😳"....Oke!."


"Kamu...nggak perlu takut."


"Mm."


"Dokter bilang.....kalau rasa sakitnya cuma sebentar."


"....iya."


"Aku...juga udah ngerti cara pakai kondomnya."


"....."


Varo jelas melihat wajah Lily sudah semerah tomat. Ia sendiri yakin wajahnya juga semerah itu.


"Apa...kita bisa melakukannya malam ini???."


"....."


"Atau...kita tunggu sampai rasa takut kamu hilang. Aku....nggak keberatan menunggu."


"....."


Lily menatap Varo. Pria itu jelas terlihat malu seperti dirinya, tapi mendengar pria itu bersedia bersabar demi kenyamanan Lily, membuat gadis itu tersenyum.


"Oke."


Varo melirik Lily, "....apanya??."


"...malam ini."


"....."😳


"....."😳


Keduanya akhirnya sama-sama tersenyum malu.


🌺🌺


(Adegan 21+ nya di skip ya😅. Jangan dibayangin, ntar dosa loh😅😅)


Mereka melakukannya malam itu. Endingnya, yang satu bangun pagi dengan semangat, dan yang satu lagi sama sekali nggak punya tenaga untuk sekedar bergerak dari tempat tidur.


"Lama-lama kamu akan terbiasa😅." Ucap pria tak tau malu itu.


Terbiasa apanya!!.😣


"Sebagai permintaan ma'af, aku akan membantumu mandi, tapi...aku nggak jamin kalau khilaf ya😅😅."


"....."😡


Jawaban dari pernyataan itu adalah lemparan bantal yang malah makin membuat pria itu semangat.


"......" Dasar pria mesum sialan.😣


 


🌸🌸🌸

__ADS_1


 


__ADS_2