abdinegara stories

abdinegara stories
BAB 1


__ADS_3

inilah kisahku seorang anak buruh tani yang ingin sukses namaku 𝘤𝘪𝘯𝘥𝘺 𝘈𝘱𝘳𝘪𝘭𝘪𝘢.


orang bilang anak buruh petani itu gak akan bisa sukses, tapi aku menggubahnya aku memang anak seorang buruh tani, namun aku yakin suatu hari aku akan mengubah segalanya. dan ayah ibu ku juga pernah berkata semua akan berubah jika kita memiliki keyakinan, kerja keras dan ingin mengikuti prosesnya.


aku anak yang keras kepala ,ya, memang benar, dan aku juga tak mau kalah semua teman ku mengakuinya aku sering banyak berdebat dengan teman ku terkadang dengan guru ku dan mereka pun mengakui jika diriku suguh keras kepala apa yang aku bilng itu benar ya itu harus benar. aku anak yang pintar namun aku juga anak yang paling di takuti oleh adik kelas dan kakak kakak kelas ku di saat aku menduduki bangku SMA , bukan tampa alsan karena aku tidak bisa di ajak bercanda dan jika di ajak bercanda aku pasti marah marah , itulah terkadang orang tidak mau mendekati ku, namun berbeda jika aku sedang bersama sahabat ku maka aku yang akan mengajak mereka bercanda, sebenarnya sifat ku unik jika bersama orang lain aku tidak suka bercanda namun jika dengan sahabatku maka sifat ku akan menjadi berubah.


dan kini kmi terpisahkan sahabatku memilih meneruskan pendidikannya yang satu di padang , yang duanya di valkutas kedokteran di luar negeri dan aku mengambil valkutas hukum di Indonesia tempatnya di jakarta aku masuk di valkutas tersebut melalui jalur prestasi.


disana banyak sekali orang orang kaya sehingga aku pun disana hanya di pandang sebelah mata. namun, ketika ada seorang perempuan yang datang kepadaku dia sangat cantik, pintar dan anak orang kaya dia adalah teman sekelas ku dia mengajak ku kenalan dan aku pun langsung angkat bicara kepadanya. "kenapa kamu mau kenalan denganku nona" cindy dan dia pun tersenyum kepadaku dan aku pun langsung bicara kembali "aku anak miskin, kenapa kau mau kenalan denganku nanti kau bisa miskin seperti ku " ujar ku dan dia pun kembali tersenyum kepada ku dan akhirnya membuka suara

__ADS_1


"apa kita kenalan harus dengan orang kaya, bukankah di ideologi kita mengata jika kita tidak boleh memandang orang itu apakah agamanya sama , rasnya sama, dan apakh kita jika ingin berteman harus dengan orang kaya, aku rasa di sana tidak ada, kita sebagai manusia sama tidak ada yang berbeda, orang kaya itu hanya titipan Allah, dengar ya, di depan Allah kekayaan itu hanya sebesar sayap nyamuk, namun yang di lihat oleh Allah adalah imannya, dan aku sebagai orang yang beriman tidak memandang siapa dirimu mau miskin atau pun kaya, kecuali yang aku pandang adalah kebaikan dan kejahatan " ujar nya kepadaku dan aku mendengar itupun langsung bungkam, sungguh dalam hati ku berkata " 𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘢𝘮𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘪𝘬𝘢𝘵 " dalam hatiku tidak lama dia pun menggulurkan tanganya dan tersenyum ppadaku, " namaku khairunnisa alkhafi dirganja " ujarnya, aku pun menggulurkan tangan ku juga " namaku cindy Aprilia "ujarku


dan semenjak kenalan itupun aku selalu bersamanya kemana dia pergi selalu mengajakku dan aku pun merasa bahagia karena mendapatkan teman sebaik dirinya.


didalam kelas kami yang tengah mengobrol satu sama lain, " cin nanti Sore Ke rumah nisa yuk "ujar jesica teman nisa yang di kenalkan dengan ku nisa memiliki teman tiga orang yaitu jesica, pita dan dina, mereka sama saja seperti nisa yang baik dan tidak memandang harta atau pun tahta.


" aku ingin merayakan hari ulang tahun pacarku "ujar nissa sambil cengegesan. " mau ikut bantu tidak "ujar nisa lagi, dan kami pun mengantuk . disaat kami asik berbincang tak disangka bel istirahat pun tiba dan kami pun langsung berbomdong bondong ke kantin sebelum ke kantin kami melewati tempat olahraga basket dan aku pun melihat tak luput melihat seseorang yang selama 2 semester ini aku lihat yaitu calon ketua BEM dan gara gara dia pun aku mengikuti audisi pemilihan BEM dan kini aku akan menjadi calon wakil ketua BEM dan aku pun senang bisa bersama sama dengan nya .


" udah jangan dilihat mulu crushnya entar gantengnya ilang "ujar pita kepadaku dan disambut yang lainnya dengan tawaan aku pun tersenyum dan kami pun melewati area basket tersebut.

__ADS_1


sesampainya kami di kantin kmi pun langsung memesan makanan dan setelah itu kami masuk lagi ke kelas dan tak lama pula bel pulang pun tiba. " aduh gak yangka ya udah mau pulang aja "ujar nisa, nisa mengambil valkutas yang sama hukum sedangkan yang lainya mereka mengambil valkutas kedokteran dan ilmuan.


" iyh padahal perasaan baru aja masuk "ujar ku kepada nisa dan kmi pun keluar dan menuju ke parkiran.


ketika diparkir aku tak sengaja melihat sosok seorang yang ku kagumi tersebut melintas dan bergandengan tangan bersama seorang cewek yaitu kakak tingkat kami , nisa pun melihatnya dan berkata " jangan kamu lihat jika itu menyakitkan "ujar nisa dan menoleh ke arah ku, dan aku pun hanya diam lantas apa yang ingin ku katakan aku ingat dengan keadaan ku hanyalah orang biasa, selama kurang lebih dua tahun ini aku mengaguminya dan aku tau dia adalah sosok orang yang sangat ilfil dengan cewek seperti ku anak kampungan, namun aku selalu saja berusaha ada keajaiban yang datang untukku namun entahlah hanya Allah yang bisa berkehendak. " ayo kita pulang , jangan termenung"ujar nisa kepadaku aku pun tersadar dan kami pun berlalu ke depan parkiran menunggu jemputan.


dan tak lama kemudian datangalah sebuah mobil sport yang menghampiri kami dan itu adalah mobil jemputan untuk nisa yang tak lain pacarnya, " sudah lama menunggu sayang "ujar lelaki itu di dalam mobil dan ia membuka pintu mobilnya, " tidak hanya beberapa menit saja "ujar nisa sambil tersenyum manis kepada sang kekasihnya yang tengah turun dari mobil dan menghampiri kami disaat lelaki itu tepat di hadapan kami aku pun kagum dengan nisa ternyata pacarnya adalah seorang abdinegara dan aku cukup mengenalinya di acara televisi pernah sekali melihatnya, " oh iyh kak, kenalin ini teman baruku namanya cindi aprilia "ujar nisa sembari memegang bahuku, " salam kenal aku Bimo "ujar Bimo pacarnya nisa, dan aku pun tersenyum dan menganggukan kepalaku . " tidak apa apa kan jika kita mengantarkan sahabat ku terlebih dahulu kak "ujar nisa sembari menatap memohon kepada kekasihnya dan kekasihnya pun tersenyum dan menjawab " tidak apa apa sayang dia temanmu, dia juga perempuan tidak mungkin dia berangkat sendirian "ujar Bimo dan sambil membuka mobil untuk nisa, dan nisa pun tersenyum dan sambil menganggukan kepanya kearah ku tanda jika menyuruhku untuk masuk ke dalam mobilnya juga aku pun mengikuti nya, dan mobilnya pun melaju dan kami pun menuju ke arah kosan ku.


jangan lupa pasukan favorit dan like dan vote 💖💖💖💖😚❤

__ADS_1


__ADS_2