
π£π³π’π¬π¬π
π’π₯πΆπ©!!
π’πΈπΈ!!
aku pun meringis kesakitan karena terjatuh di tanah dan kakiku kena batu di samping samping jalan menuju ke belakang rumah nisa, sedangkan lelaki yang ku tabrak dia hanya kesakitan karena kakinya terpintal batu namun tidak jatuh ke tanah.
lelaki itu melihat ku dan dia pun menghampiriku, " apa kau baik baik saja " ujar lelaki itu, namun suaranya seperti pernah aku dengar aku pun menoleh kedepan ku ternyata benar saja dia adalah polisi yang tadi menilangku dan tatapan kami pun bertemu.
" Mmm tidak apa apa pak, cuman sedikit terkilir nanti juga baik sendiri "ujarku sedikit menundukan pandanganku karena gugup entahlah gugup karena aku takut jika dia mengenaliku atau karena tatapan nya yang tak mau pindah dari pandangan mataku aku pun menjadi semakin gugup.
" baiklah kalau begitu ikut saya, akan saya bantu mengurutkan kakimu pasti sakit " ujar lelaki itu penuh kelembutan kepadaku aku pun sedikit deg deg an saat dia membantuku berdiri.
"tidak apa apa pak biar kan saja saya sendiri juga bisa , lagian acara ulang tahun kekasih sahabat saya sudah mulai gak enak jika pergi tidak hadir " ujar ku kepada angota kepolisian itu di saat aku berdiri namun di bantu olehny, kaki ku sangat sakit entahlah saranya ingin mengais tapi aku merasa malu mengais di hadapan orang asing .
" tidak apa apa jika kita pergi meninggalkan acara ini karena kakimu sepertinya terkilir dan harus di tangani jika tidak maka itu akan membuat tambah sakit jika urat di kakimu ikut tergeser " ujar lelaki itu dengan ku tatapannya yang seakan akan menyentuh jiwaku, aku pun hanya pasrah karena memang kenyataannya kakiku sangat sakit di ajak jalan pun percuma tetap sakit, terkecuali di bantu agar kakiku sebelah kanan tidak bersentuhan dengan tanah jika bersentuhan maka akan terasa sakit.
" jadi apa kau mau ikut denganku akan ku urut kan kakimu atau mau ikut bergabung di acara itu, seterah mu saja aku hanya memberi saran jika kau tak mau ya sudah akan aku antarkan sampai di kursi tempat tamu " ujar pak polisi itu dan aku melirik sekilas acara tersebut yang sekarang sedang bertepuk tangan akan meniup lilin.
" baiklah aku ikut saran bapak saja, toh aku juga tidak bisa berdiri disana , benar kata bapak kakiku sakit bagt " ujar ku dan melihat kebawh dan terlihat kakiku sedikit bengkak dan merah .
" baiklah kita masuk ke ruang tamu saja " ujar lelaki itu dan aku pun di bantunya dan kami pun masuk ke dalam rumah dan aku di suruh duduk di sebuah sofa.
" tunggu disini sebentar saya akan segera kembali, kau mengerti " ujar nya kepadaku dan aku hanya menganggukkan kepalaku sebagai tanda menyutujuinya dan dia pun langsung meniggalkan ku dan menuju ke arah dapur .
__ADS_1
dan tak lama lelaki itupun datang, sementara aku sudah dari tadi menahan kesakitan ingin menanggis rasanya tapi aku masih kuat .
lelaki itu pun mulai membuka minyak urut yang ia bawa dan kemudian dia pun meminta izin kepadaku untuk mengangkat kakiku
" mohon maaf aku angkat kakimu ke atas bantal yang ada di pahaku ya, tidak masalahah " ujar nya kepadaku dan aku hanya mengganguk kepala ku saja karena kaki ku sangat sangat sakit dan aku pun tak tahan dia yang melihat ku meringis kesakitan terus pun langsung mengangkat kakiku dan segera ia oleskan minyak urutnya dan dengan perlahan ia mengurutkan kakiku.
"π’πΈπΈ"
"π΄π’π¬πͺπ΅π΅"
"π±π¦ππ’π― π±π¦ππ’π― π±π’π¬ " teriakan ku sedangkan lelaki itu hanya diam tampa suara dia tetap fokus dengan kegiatannya tampa mengubsir teriakanku, dengan perlahan namun pasti dia mengurutkan kakiku yang awalnya sakit banget sekarang sudah mendingan di bandingkan saat awal sesudah jatuh tadi kini, sudah selesai dan aku pun sudah bisa berdir8 tampa di bantu namun masih sakit karena sudah bengkak.
" terimakasih pak sudah mau membantuku" ujarku kepada pak polisi itu, dan aku pun melihat kakinya yang tadi sempat kena batu juga.
" ya kaki saya memang kena batu dan mungkin sakit, tapi saya tidak lebay sepertimu , dasar anak manja " ujar nya kepadaku dan dia pun menutupi peralatan tadi dan pergi meninggalkan ku lagi.
" enak aja dia bilang aku anak manja, dasar pak polisi aneh " ujar ku di saat dia sudah menghilang , aku pun berdiri dan ingin pergi ke belakang ya wlaupun dengan keadaan kaki berjinjit jinjit di saat aku melewati ruang tamu aku pun di hentikan dengan polisi itu lagi.
" mau kemana " ujarnya dari belakang ku dan aku pun menoleh ke sumber suara dan tatapan kami pun bersatu kembali dan di saat aku menatap dalam tatapan itu tiba tiba jantungku berdetak tak jelas seakan akan ingin meledak seketika dan tak lama pun kami langsung mengalihkan pandangan kami ke basing arah.
" ah, itu pak saya mau gabung ke belakang, ujarku kepada nya aku pun langsung membalikkan badan ku lagi dan ingin kebelakang namun hanya beberapa langkah saja aku sudah di cekal lagi olehnya.
~
~
__ADS_1
~
sementara di belakang acara sudah selesai sekarang hanya lah acara foto dan gobrol gobrol saja, nisa yang dari tadi celenak celenuk mencari sesuatu dan Bimo pun melihat sang kekasih yang sedang mencari sesuatu pun datang menghampirinya.
" ada apa sayang dari tadi aku lihat kamu celenak celenuk sedang mencari siapa sih " ujar Bimo kepada sang kekasih sambil memegang tanggan nisa.
" ah, kau mengagetkan saja kak, ini aku dari tadi sedang mencari cindy dari acara mulai aku tak melihat nya kemana dia, aku jadi khawatir " ujar nisa sambil melihat kesan kemari mencariku.
" coba kamu tanya ke teman yang lain mungkin mereka melihat nya, ayo kita gabung ke sana " ujar Bimo sembari memberi perhatian kepada sang kekasih.
mereka pun menghampiri dan bergabung dengan yang lain dan nisa pun mulai menanyakan keberadaan ku.
" jes, vin, pit kalian lihat cindy gak, aku gak lihat dia dari tadi kemana ya " ujar nisa khawatir dengan ku yang lainnya pun pada saling melirik dan menggelengkan kepalanya bertanda jika mereka juga tidak melihat keberadaan diriku.
" bentar deh cindy naon saha " ujar jordan teman sekaligus rekan kerja Bimo dan harry dia belom mengenalku karena jordan baru pulang dari dinasnya di papua.
" sahabat baru kami " ujar nisa, vita jesica dan pita bersamaan. dan di saat ber empat perempuan ini sedang mencari ku tiba tiba Bimo pun menggigat jika temannya pun kekurangan satu orang anggota dan dia pun angkat bicara.
" jor, den, wil, yon harry kemana?, apa dia gak dagang karena ada tugas mendadak bukan kah sekarang kita tidak ada jadwal patroli ya?, apa ada hal yang lain " ujar Bimo dan rombongan pun saling melirik sedangkan nisa dia dengan cepat menyimpulkan kejadian ini karena dia tau jika harry datang di acara ini dan dia juga yang menelpon nisa tadi jika Bimo sudah sampai dan nisa pun melihat harry masuk ke dalam rumahnya, nisa pun berpikir apakah mereka benar berduaan ataukah mereka ada masalah masing masing sehingga tidak ada di lokasi acara
" gak deh, harry tadi sama gw datang ke sini "ujar wiliam yang jujur dan mereka pun melihat ke seluruh tempat di sana dan memang tidak ada harry atau pun cindy.
" jangan jangan "ujar Vina , pita dan jesica nersamaan mereka bertiga sepemikiran jangan jangan harry dan cindy benar benar di mabuk asmara seperti di novel novel jatuh cinta pandangan pertama .
...maaf kalok kurang memuaskan dan author minta maaf jika ada kesalahan kata atau tutur kata ππ , jangan lupa like + vote + favorit ...
__ADS_1