
aku berjalan di jalan raya dengan santay walaupun aku tau jika aku sudah di tilang, aku pun tak menyangka jika hari sudah berlalu dan kini menjelang sore sedangkan kami harus datang membantu nisa untuk membuat acara ulang tahun kekasihnya . "aku hampir saja lupa " ujar ku saat aku melihat jam di tanganku jam menunjukan pukul setengah enam sore dan tak lama pun telponku pun berbunyi.
π±: π΅πΆπ΅π΅π΅
π±: π΅πΆπ΅π΅π΅
π±: π΅πΆπ΅π΅π΅
"siapa sih, minggir dulu kali ya, siapa tau penting " ujar ku sambil meminggirkan sepeda motor ku ke tepi jalan raya yang agak ramai di sekitarnya dan tak lupa pula aku melihat tanda tanda apakah cocok untuk parkir di tempat tersebut karena aku takut jika harus berhadapan dengan polisi lagi selain ribet juga menjengkelkan jika harus berhubungan dengan polisi menurutku
"aman gak nih tempat, nanti gw ditilang lagi males bagt " ujar ku sembari melihat lihat rambu rambu tersebut. " sepertinya aman deh, ya udah sini aja kali ya "ujar ku lagi dan langsung mematikan motor ku dan mengambil handphone ku di tas.
" nisa sudah ku duga dia akan menelpon ku " ujarku sambil menekan tombol hijau ditelpon gengamku dan tak lama yaut lah suara nisa.
π: " kamu dimana cin, apa kau melupakan yang kita rencanakan untuk membantu ku, teman yang lainnya udah sampai disini tinggal dirimu lagi " omelan nisa kepadaku namun aku hanya menjawab dengan santaynya
π: " sabar nis bentar lagi ya, aku baru saja membeli buku dan hari ini banyak sekali kejadian kejadian yang menjengkelkan " ujarku sambil mengingatkan betapa cerobohnya diriku sampai lupa membawa surat surat kendaraanku sampai aku harus ditilang itu membuat aku harus meluangkan waktuku untuk mengikuti sidang di kapolri, sedangkan aku sibuk dengan pekerjaan kuliahku.
π: " memangnya ada masalah apa sampai kayaknya membuat moodmu hari ini sangat kurang baik " ujar nisa kepadaku dan aku pun membuang napasku dengan kasar.
π : " nanti saja kita bicara lagi, jika aku bicara disini maka akan membuat aku semakin lama berangkat ke rumahmu " ujar ku memberi saran kepada temanku jika bicara langsung maka akan lebih baik menurut ku.
π: " benar juga sih apa yang kamu bilang, heheheh , ya sudah hati hati di jalan bro sampai ketemu nanti, assalamu'alaikum " ujar nisa dan nisa pun langsung mematikan sepihak telpon yang sedang tersambung.
__ADS_1
" hmmm, aneh tadi dia tidak mengucapkan salam dan langsung yerocos dan sekarang, dia mengucapkan salam, mau aneh tapi ini nisa " ujar ku kepada diriku sendiri aku pun menggelengkan kepalaku memikirkan tingkah nisa dan setelah menelpon aku pun melanjutkan laju ku dan tak lama sekitar dua puluh menit aku pun sampai di kosan dan setelah sampai di kosan aku pun membersihkan diri ku dan bersiap pergi ke rumah nisa menunggu azan magrib selesai setelah azan selesai aku pun berangkat menuju ke rumah nisa.
setelah mengendarai motorku selama empat puluh lima menit aku pun sampai di tujuan terlihat suasana yang sedikit sudah mau jadi tinggal memasang balon balon saja dan aku pun segera memakirkan motorku ke parkiran rumah nisa dan segera berkumpul dengan teman yang lainnya ada perasaan yang tak enak saat aku datang karena aku datang buka lagi sedikit telat melainkan sangat telat namun mau gimana lagi.
" assalamu'alaikum maaf telat "ujar ku kepada teman teman dan mereka pun menoleh ke arah ku dan aku pun ikut menatap mereka.
" waalaikumsalam "ujar merek serempak dan aku pun menghampiri nisa dan teman yang lain untuk ikut bergabung dan membantu mereka walaupun sedikit lagi.
" tidak apa apa cin,tidak telat kok acaranya blom mulai jadi santay aja "ujar nisa kepadaku dan sambil memberikan senyuman khas nya.
" tumben luh telat, biasanya paling duluan kalok ada janji atau pun kumpul "ujar jesica keheranan kepadaku pasalnya aku tidak pernah telat namun kali ini aku sunguh teledor.
" udah udah nanti aja kita bahas sekarang kita selesai kan ini dulu baru kita duduk santay sambil menunggu orang yang sedang kita nantikan "ujar pita dan kami semua pun langsung membantu pita dan tak lama pun semuanya selesai dan kami pun tinggal menunggu kedatangan kekasih nisa di depan rumah , kebetulan acaranya di belakang dekat kolam renang rumah nisa.
kami pun duduk dan berkumpul di depan halaman rumah nisa , kami pun mulai berbincang bincang, " gomong gomong cin kamu kenapa tadi sore saat di telpon nisa " ujar Vina membuka suara soal di telpon tadi sore.
" habis nya gapain kamu bisa ketilang sih, ada ada aja deh "ujar jesica sambil tertawa dan menepuk pundak ku sedangkan nisa, Vina dan pita masih asik ketawa.
" aku lupa membawa surat surat kendaraan ku jadi ketilang deh "ujar ku sambil mengarukan kepalaku dan di saat kami berbincang datang lah ibu nisa menghampiri kami.
" ada apa nih kelihatannya bahagia bangt, ibu boleh gabung "ujar ibu nisa yang awalnya di dalam rumah dan kini ikut gabung, sebenarnya banyak tamu dan kerabat dekat di undang di acara ini tapi mereka menunggu di dalam rumah dan ada separo menunggu di lokasi.
" boleh donk buk "
__ADS_1
"boleh donk mah " ujar kami barengan
dan ibu nisa pun bergabung pada kami, aku sedikit bingung kenapa ibu nisa seperti mirip dengan ibu riana dan aku pun penasaran dan ingin menanyakannya.
" apa yang sedang kalian gosipkan, hmm " ujar ibu nisa ke ke kami, dan kami pun tersenyum kepadanya.
" ini loh mah kami sedang menertawakan cindy dia ketilang polisi akibat kecerobohannya sendiri "ujar nisa sambil tertawa lagi ibu nisa menggubah expresi nya tak percaya karena selama kurang lebih dia tahun ini aku tidak pernah yang namanya ketilang dan hari ini tilang itu pun terjadi.
" apa iyh benar cin , dan kalian juga seharusnya jika teman sedang kesusahan di bantu bukan di tertawa kan itu tidak baik " ujar ibu nisa dan kami pun menggangukkan kepala kami.
"oh ya cin ganteng gak pak komandan tadi yang menilang mu " ujar jesica sambil menyerenagi kepada ku aku pun menggigat kejadian tadi dan aku pun ingat seperti apa rupawan wajah angota polri tadi dan aku pun menyadari jika polri tadi cukup ganteng.
" hmm, cukup ganteng sih, gagah dan juga berwibawa "ujarku sembari menggigat gingat anggota polri tersebut .
" wah enak nih denagrnya, kayak di novel novel cinta berawal dari tilang " ujar Vina dan semuanya pun tersenyum terkecuali denganku aku sibuk dengan pikiran ku, dan menggigat wajah polri itu terus menerus.
" wah mah, jangan jangan anaknya buna lagi nih, boleh lah ya kan biar kita sodaraan cin " ujar nisa kepadaku sambil tersenyum dan menepuk nepuk kecil pundakku.
" ada ada aja anak jaman sekarang " ujar ibu nisa ikut tersenyum dan kami pun mulai bercanda, disaat kami asik bercanda nisa pun menerima telpon dari seseorang dan setelah menerima telpon tersebut nisa pun bergegas menyuruh kami untuk ikut bergabung ke loaksi sedangkan dirinya hanya sendirian untuk menunggu seseorang, dan kami pun segera bergabung ke belakang dan di saat aku ingin bergabung ke belakang tiba tiba aku menabrak seseorang dia sepertinya tegesang gesang dan begitu pun dengan ku sehingga membuat kami tertabrak dan aku terjatuh karena badanya yang cukup gagah dan juga tinggi membuat ku ilang keseimbangan.
π£π³π’π¬π¬π
π’π₯πΆπ©!!
__ADS_1
π’πΈπΈ!!
... maaf jika ada kata atau tutur kata yang salah π, dan jangan lupa like + vote + favorit ya support author ...