
.
.
.
Malam hari pun tiba, Aisyah dan Reyhan baru saja selesai makan malam bersama,karena lelah seharian di perjalanan, mereka memutuskan untuk istirahat malam ini,dan besok mereka akan mulai jalan jalan menikmati keindahan desa yang asri dan damai.
Saat kini Aisyah sedang berada di balkon kamar, ia menatap langit yang berhiaskan bintang bintang serta rembulan yang bulat sempurna dengan sinarnya. Aisyah merentangkan kedua tangannya merasakan hembusan sejuk angin malam sembari menutup mata nya.dan tiba tiba ada sebuah tangan yang melingkar di pinggang nya.
Reyhan memeluk istrinya dari belakang,ia membenamkan wajah nya di pundak sang istri. Ia menghirup dalam aroma sang istri yang sangat memabukkan nya.kegiatan Reyhan itu membuat Aisyah merasa geli.lalu ia pun membalikkan badannya menghadap pria yang kini berstatus sebagai suami Aisyah melingkar kan tangan nya di leher sang suami
"Sayang...kau membuat ku merasa geli..."ucap Aisyah dengan wajah mereka merona, jantung nya berdetak kencang.
"Hmm,baik lah aku tidak akan melakukan nya lagi...kalau aku bisa yaaa"canda Reyhan,dan langsung mendapatkan cubitan di perut nya dari Aisyah.
__ADS_1
"Awwww,sayang..."pekik Reyhan, kemudian ia menarik Aisyah kembali kedalam pelukan,dan tak bisa di pungkiri sebenarnya Aisyah pun sangat suka berada di dalam pelukan suami nya itu.
"Sayang..."panggil Reyhan yang masih memeluk erat Aisyah
"Hmm,"jawab Aisyah singkat,ia masih betah berada di pelukan sang suami.dan tak berniat untuk melepaskan pelukan nya.
"Mau dedek bayi..."ucap Reyhan dengan nada suara yang manja, membuat Aisyah melepaskan pelukan nya dan menatap netra sang suami
"Ba..bayi...?"ucap Aisyah ragu,ia menaikkan alis nya.dan mata indah nya menatap Reyhan dalam
"Ya..apa kau tidak ingin memiliki seorang bayi, untuk melengkapi kebahagiaan kita ini..hmm"ucap Reyhan dan Aisyah pun memberi anggukan tanda ia mengerti apa yang sebenarnya di kehendaki oleh suami nya itu. Mendapat anggukan dari Aisyah, Reyhan pun tersenyum dan langsung menggendong sang istri untuk masuk, kemudian ia meletakkan Aisyah di atas ranjang dengan perlahan.
Aisyah mulai men desah dan ******* itu terdengar merdu di telinga Reyhan, ada sensasi yang berbeda yang tak bisa ia gambarkan, sesuatu yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.setiap sentuhan yang di berikan oleh Reyhan membuat nya menegang dan membuat nya ingin lagi dan lagi.
Sedang Reyhan dengan lihainya, memainkan mulut nya, ia mulai memberi tanda kepemilikan nya di leher sang istri,dan turun ke dada nya. tangan nakal nya menjelajahi setiap sudut dan lengkuk tubuh sang istri tanpa terlewat satu inci pun.hasrat nya mulai menguasai nya, permainan yang awal nya lembut mendadak menjadi Agresif, membuat Aisyah menjadi kewalahan.
__ADS_1
Malam itu terasa sangat indah bagi kedua insan ini,bagi mereka dunia seakan milik mereka berdua, menghabiskan malam yang panjang dengan penuh hasrat dan romantis.permainan berlangsung hingga subuh, kenikmatan serta kepuasan dunia ini benar benar membuat mereka mabuk dan tenggelam di dalam nya.
Pagi hari pun tiba, sinar mentari memasuki kamar mereka melalui celah celah gorden menyilau kan Reyhan.ia pun terjaga dari tidur nya.dan melihat sang istri masih tertidur pulas.ia menatap wajah sang istri,terbayang di benak nya, bagaimana ia dan Aisyah menghabiskan malam yang indah.
"Uughhhh "Aisyah terjaga dari tidur nya,dan saat ia membuka mata nya ia langsung di sambut oleh senyuman manis dari Reyhan.
"Selamat pagi sayang ku...."ucap Reyhan sembari menarik Aisyah kedalam pelukan nya.
Cup..cup..cup.. Reyhan kembali menghujani istri dengan ciuman cinta nya
"Hmm,sayang makasih untuk malam yang indah..., sambung Reyhan,menguat kan pelukan nya.
"Hmm, sayang apa kau bisa melepaskan ku..,aku mau mandi,tubuh ku terasa lengket.."ucap Aisyah pada suami nya.
Reyhan pun melepas kan pelukan nya,lalu kemudian menggendong Aisyah, "haaa,apa yang kau lakukan"protes Aisyah
__ADS_1
"Mari kita mandi bersama,"ucap Reyhan dan kemudian beranjak ke kamar mandi bersama Aisyah.Di kamar mandi mereka kembali melakukan ritual suci itu, entah kenapa tubuh indah istri nya,menjadi candu bagi Reyhan.
Setelah itu Reyhan dan Aisyah pergi ke dapur untuk membuat sarapan bersama.sebenar nya hanya Aisyah yang memasak sedang kan Reyhan hanya duduk manis sambil memandangi istri nya itu.