AISYAH UNTUK REYHAN (SELAMA NYA CINTA)

AISYAH UNTUK REYHAN (SELAMA NYA CINTA)
CHAPTER 17


__ADS_3

.


.


.


Reyhan ingin mendekati istri nya,tapi Aisyah malah mundur untuk menjaga jarak dengan nya,dan Galang yang menyusul Aisyah sangat terkejut melihat Reyhan bersama wanita yang ia tak tau siapa.galang menatap kedua orang itu dengan tatapan permusuhan,ia benar benar tak menyangka Reyhan akan berbuat demikian,ia pikir apa yang di katakan oleh Aisyah,hanya lah kecurigaan dan kecemburuan wanita itu,tapi sekarang ia melihat dengan mata kepala nya sendiri bahwa Reyhan sedang bersama wanita lain.


Aisyah menatap tajam ke arah kedua orang itu,ia benar benar tak menyangka jika suami nya yang amat ia cintai dan ia percaya akan menghianati nya,bahkan di saat ia sedang hamil.Aisyah tak kuasa menahan tangis nya,ia juga tak mampu bicara,yang ingin ia lakukan sekarang adalah bangun dari mimpi buruk nya tapi sayangnya, apa yang ia lihat adalah Kenyataan,tanpa mengatakan sepatah kata pun Aisyah melangkah kan kaki pergi meninggal kan Reyhan dan wanita itu.dan Galang mengikuti langkah nya dari belakang.


Reyhan menatap kepergian Aisyah yang semakin jauh dari pandangan nya hingga tak terlihat lagi.Reyhan dan wanita itu masuk ke dalam cafe tersebut. sementara di sisi lain,Galang sudah tiba di kediaman keluarga Adijaya untuk mengantar Aisyah, Aisyah turun dari mobil dan masuk kedalam rumah.setelah memastikan Aisyah sudah masuk kedalam rumah, Galang langsung tancap gas pergi dari kediaman keluarga Adijaya.


Aisyah masuk kedalam kamar nya,ia menangis sangat pilu walau pun tanpa suara, perasaan nya sangat hancur, sehingga membuat nya sangat tertekan.


Hari hari terus berlalu, hubungan antara Aisyah dan Reyhan semakin renggang, sikap Aisyah menjadi dingin kepada Reyhan, begitu pula dengan Reyhan yang lebih memilih untuk tetap diam,tanpa berniat menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada istri nya itu. di karena kan sikap Aisyah dan Reyhan yang terlihat cuek satu sama lain, membuat kedua orang tua Reyhan menjadi curiga dengan hubungan anak dan menantu mereka.


Kini Aisyah dan Reyhan sedang bersama di kamar mereka, mereka masih saling membisu, Aisyah duduk di meja rias nya sedang kan Reyhan terlihat sibuk dengan laptopnya, hingga pada akhirnya Aisyah membuka suara nya.ia menatap tajam kearah pria yang berstatus sebagai suami nya tersebut.


"Mas Reyhan..."panggil Aisyah pelan dengan suara yang sedikit di tahan

__ADS_1


"Hm....,"jawab Reyhan singkat dan tanpa melihat ke pada lawan bicara nya dan hanya fokus pada pekerjaan nya


"Aku mau kita cerai...,"ucap Aisyah dengan singkat dan jelas,dan ucapan Aisyah itu berhasil membuyar kan konsentrasi Reyhan,dan pria itu menatap ke arah istri nya,seakan akan ia ingin mendengar sekali lagi apa yang di ucapkan oleh istri tersebut,ia rasa jika ia salah dengar


"Apa mak...,"ucapan Reyhan terhenti karena Aisyah membuka suara nya kembali


"Iya mas..,aku udah gak kuat menjalani hubungan ini bersama mu,dan kau juga seperti nya tidak menganggap ku ada,dari pada bersama tapi saling menyakiti lebih baik kita berpisah,aku mau kita cerai mas.."ucap Aisyah sambil menatap mata suami nya dengan dalam, walaupun berat ia untuk mengatakan kata perpisahan tapi ia juga tak mampu untuk bertahan.


Reyhan membalas tatapan istri nya, sesaat kemudian ia pun keluar dari kamar meninggal kan istri nya Tanpa mengatakan apa pun,lagi dan lagi air mata Aisyah kembali mengaliri wajah cantik nya, sedang kan Reyhan kini berjalan di sisi kolam renang yang ada di belakang rumah nya.ia benar benar bingung dengan apa yang harus ia lakukan,ia sangat mencintai istri nya itu,tapi di sisi lain ia juga tak mampu mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.


Hari kembali pagi,di saat Aisyah sudah bangun di lihat nya suami nya sudah bangun dan siap untuk berangkat ke kantor, Reyhan melirik ke arah Aisyah sekilas dan setelah nya ia pun melangkah pergi keluar kamar. sedang kan Aisyah hanya diam dan menatap kepergian suaminya.


Sedang kan di kediaman keluarga Adijaya, Aisyah tampak merapikan baju baju nya dan mengemasi baju baju itu untuk di masukkan kedalam koper,ia sudah bertekad untuk berpisah dengan Reyhan,ia berniat pergi dari rumah suaminya itu. dan saat ia sedang mengambil baju nya lagi dari dalam lemari, tanpa sengaja ia menjatuhkan sebuah kertas, karena penasaran ia pun mengambil kertas tersebut dan membaca apa yang tertulis di dalam nya.


Setelah membaca apa yang tertulis di kertas itu, membuat Aisyah kehilangan kekuatan nya,ia tersungkur ke lantai dengan air mata yang kembali mengalir di pipi nya.ia meremas kerta itu dengan sangat kuat


"Mas Reyhan...., kanker?, Gak!,gak mungkin.. hiks...hiks..,,"ucap Aisyah dalam tangisan nya,


Kertas itu ada hasil laporan kesehatan Reyhan,dan di sana tertulis jika Reyhan positif terkena kanker,dan itu membuat Aisyah sangat hancur,ia benar benar bingung dengan apa yang sedang terjadi kini.ia merasa jika keadaan sedang mempermainkan nya.

__ADS_1


Dan kini jam menunjukkan pukul delapan malam, Reyhan bergegas untuk pulang,dan di perjalanan ia merasa kepala sangat sakit,ia terpaksa menghentikan kendaraan nya,ia kemudian mengambil Obat dari dalam tas nya dan meminum obat tersebut,dan setelah merasa lebih baik ia pun melanjutkan perjalanan nya untuk pulang ke rumah nya.


Dan kini tibalah Reyhan di depan rumah nya, setelah memarkirkan mobil nya,ia pun bergegas masuk ke dalam rumah nya,ia menaiki tangga lantai dua dan masuk kedalam kamar nya dan Aisyah.saat ia masuk betapa terkejutnya ia melihat koper milik istri nya di sisi tempat tidur mereka.Reyhan mengedarkan pandangan mencari keberadaan istrinya,dan terdengar oleh nya suara air dari kamar mandi dan ia yakin istri nya sedang berada di dalam kamar mandi dan sesaat kemudian


Ceklak


Aisyah keluar dari kamar mandi,dan di sana ia melihat Reyhan membongkar koper nya dan mengeluarkan semua isi nya, Aisyah berjalan mendekati suaminya,


"Mas..,apa yang kau lakukan? kenapa kau mengeluarkan semua baju baju ku?,"tanya Aisyah,ia sengaja memancing Reyhan,agar suaminya itu mau mengatakan yang sebenarnya,tapi Reyhan hanya diam saja dan hanya fokus dengan pekerjaan nya


"Mas..,Mas Reyhan..,"ucap Aisyah sambil mengambil paksa koper nya dari suami itu,dan memasukkan kembali baju baju nya itu kedalam koper milik nya.


"Kenapa kau mengemasi semua pakaian mu?"tanya Reyhan pada istri nya


"Kau tanya kenapa?,ku rasa kau sudah tau jawabannya,bukan,"ucap Aisyah, dengan sekuat tenaga ia menahan air mata nya agar tidak jatuh.


"Kau tidak akan pergi kemana pun,aku tidak mengijinkan mu pergi dari ku,dan kau tidak akan pernah bisa pergi dari ku,"tegas Reyhan, sembari mencengkram kuat lengan istrinya


"Kenapa tidak?,aku ingin pergi dan kau tidak bisa mencegah ku,aku mau kita pis...eummmhhh"ucapan Aisyah terhenti karena Reyhan membungkam nya menggunakan bibir nya.

__ADS_1


__ADS_2