
.
.
.
Mendengar apa yang di katakan oleh Aisyah, membuat Mama nya Reyhan tersentuh,ia meneteskan air mata dan memeluk Aisyah kembali.ia juga pernah merasa apa yang saat ini di alami oleh Aisyah, kedua orang tua nya juga pergi meninggalkan nya di saat usia nya yang masih terbilang muda.bahkan sering kali ia juga menangis karena merindukan kedua orang tua nya.
Papa Reyhan, menyentuh lembut bahu istri nya.untuk menenangkan nya.ia sangat tau apa yang saat ini di rasakan oleh istri nya. Reyhan yang melihat itu ,sesak dada nya menjadi semakin sesak, kedua wanita yang paling ia cintai dalam hidup nya.kenapa harus menanggung beban seberat ini.itu lah yang ada di pikiran Reyhan saat ini.ingin rasa nya ia mengatakan pada kedua wanita itu,bahwa semua akan baik baik saja, tapi apa pun yang ia katakan tidak akan merubah keadaan.jadi ia lebih memilih bungkam.
Setelah drama menyedihkan itu, akhir Aisyah pamit untuk pulang.setelah berpamitan dan bersalaman dengan kedua calon mertuanya, Aisyah pulang di antarkan oleh Reyhan.
Aisyah seperti nya sangat lelah, sehingga ia tertidur selama perjalanan pulang. Reyhan tersenyum melihat itu,ia menjalankan mobil nya dengan perlahan dan Santai,ia tak ingin mengusik tidur sang gadis pujaan hati nya itu.selain itu ia juga ingin menghabis kan waktu lebih lama dengan Aisyah,walaupun gadis itu sedang tidur,tapi tetap saja ia merasa senang saat berada bersama dengan Aisyah.
Kini mereka sudah sampai di depan kontrakan Aisyah, Reyhan memandangi wajah cantik Aisyah yang sedang tertidur pulas.lalu setelah nya ,ia pun membangun kan Aisyah.
"Aisyah... sayang..ayo bangun sayang..kita sudah sampai" ucap Reyhan sambil menepuk-nepuk pipi Aisyah dengan perlahan. Merasa ada yang mengusik tidur nya, Aisyah pun terbangun dan saat ia membuka matanya, pandangan nya sudah di sambut oleh wajah tampan yang akan menjadi calon suaminya tersebut.
"Hem , kita sudah sampai, aku sangat lelah sehingga tertidur"ucap Aisyah yang masih mengumpulkan nyawa sadar nya.Aisyah menggosok gosok kan mata nya.
"Kita sudah sampai dari tadi kok" ucap Reyhan sambil tersenyum manis kepada Aisyah
__ADS_1
"Oh benar kah,kalau begitu saya turun dulu , terimakasih untuk hari ini pak Reyhan"ucap Aisyah dengan bahasa formal, Reyhan yang mendengar nya , sedikit tidak terima karena Aisyah masih saja memanggil nya dengan sebutan Pak , padahal mereka sudah resmi memiliki hubungan ,dan lagi pula ini di luar jam kerja.
"Kenapa kau memanggil ku Pak,apa aku sudah setua itu..hmp.."ucap Reyhan dengan wajah kesal yang di buat buat,tapi malah terlihat sangat imut di mata Aisyah.ingin rasa nya Aisyah mencubit pipi Reyhan.
"Hehehe, baik lah kau mau aku panggil apa hmm"balas Aisyah membujuk, padahal ia tau saat ini Reyhan hanya kesal yang di buat buat
"Bagaimana kalau kau memanggil ku dengan sebutan sayang..hmm"ucap Reyhan dengan nada suara manja nya
"Hahaha, iya baik lah sayang...aku turun dulu nya sayyyyang..."ucap Aisyah terkekeh,ia merasa saat ini Reyhan sedang manja pada nya.dan ia senang akan hal itu.
"Hmm,cuma itu..."ucap Reyhan dengan suara manja lagi dan wajah imut yang di buat buat,ia sangat suka bercanda bersama Aisyah,
"Terus, apa lagi sih hmm.."balas Aisyah sambil menarik kan alis nya,
"Ihhhh,Pak Reyhan..di kasih hati malah minta jantung..hmp"ucap Aisyah seraya turun dari mobil,tentu saja dengan wajah yang bersemu merah merona
"Hahahaha,lihat wajah mu merah lagi,aku bahkan belum melakukan apapun..."ucap Reyhan dengan tawa nya, Hingga terlihat deretan gigi putih nan rapi milik nya
"Udah ah..sana"usir Aisyah, sambil membuang muka,
"Ya ya ya,baik lah aku pergi..sampai jumpa besok di kantor sayang ku.." ucap Reyhan lalu menjalan kan mobil nya meninggal kontrakan Aisyah,dan setelah kepergian Reyhan, Aisyah pun bergegas masuk kedalam rumah kontrakan nya.
__ADS_1
Setelah mengantar Aisyah, Reyhan langsung berbalik pulang kerumahnya,dan saat tiba di depan rumah nya,ia melihat sebuah mobil yang terparkir di pekarangan rumah keluarga ADIJAYA, dan ia sangat tau siapa pemilik mobil itu.
"ASSALAMUALAIKUM..."ucap Reyhan sambil melangkah masuk ke dalam rumah.
"Wa'alaikum salam..."jawab semua orang yang ada di ruang tamu, Reyhan pun menyalami tangan kedua orang tua nya.lalu ia pun duduk bersama mereka di sofa.
"Ngapain Lo di sini..?"tanya Reyhan dengan nada jutek,
"Emang kenapa?gak boleh? Huh..."ucap seseorang,yang di tidak lain adalah Galang
"Ini kan rumah ku,tentu saja tidak boleh,mending Lo balik sana..hus..hus..hus.."usir Reyhan sambil menggerakkan tangan nya seperti seseorang yang sedang mengusik hewan ternak
"Mah..Pah..liat tuh.. Abang Rey,masa dia usir aku hmmm..."ucap Galang manja kepada mama nya Reyhan,papa nya Reyhan yang melihat itu hanya terkekeh,
"Hah..mama Papa...enak aja..."sarkas Reyhan,ia melempari Galang dengan bantal kecil yang ada di sofa,tapi Galang berhasil menghindar sehingga bantal itu tidak mengenai nya.
"Wleee,gak kena.."ucap Galang sambil menjulurkan lidahnya,dan berlari ke arah tangga,dan langsung masuk ke kamar Reyhan.
"GALANGGG....."kesal Reyhan lalu ia mengejarnya,tapi sayang pintu kamar sudah Galang kunci dari dalam, sehingga Reyhan tidak dapat membuka nya.dan terpaksa malam ini ia lah yang harus tidur di ruang tamu.
Papa dan mama nya Reyhan hanya tersenyum melihat kelakuan, kedua anak remaja itu,Galang dan Reyhan hanya akur saat jam kerja saja,di luar jam kerja mereka berdua seperti tom and Jerry.apa lagi Galang yang usil sangat suka mengerjai dan menganggu Reyhan sahabat dekat nya.
__ADS_1
Bersambung....