
.
.
.
Aisyah kini sudah selesai dengan mandi nya, setelah memakai pakaian ,ia pun pergi ke ruang makan.saat tiba di ruang makan ia melihat Reyhan dan juga Galang yang sibuk menyiapkan berbagai hidangan makanan di meja makan. setelah makanan terhidang mereka pun duduk dan mulai menyantap makanan tersebut.
Reyhan yang melihat kedatangan Aisyah,ia sedikit bingung kenapa gadis itu hanya berdiri saja,bukan nya duduk dan makan bersama mereka.sedangkan Galang hanya asyik menyantap makanan nya.galang seperti nya sudah sangat lapar hingga ia tidak memperdulikan orang orang di sekeliling nya dan hanya sibuk dengan makanan nya.
"Apa yang kau lihat,kemari lah.."ucap Reyhan,dan Aisyah pun tersadar dari lamunannya dan melangkah kan kaki nya mendekati Reyhan.
"Duduk dan makan ini"titah Reyhan dan Aisyah pun menurutinya seperti peliharaan yang menerima perintah dari tuan nya, setelah nya Aisyah pun makan makanan yang di sajikan oleh Reyhan. Reyhan sangat gemas melihat tingkah Aisyah ,ia tersenyum di dalam hati nya.
Selesai makan mereka bertiga duduk di sofa,dan Reyhan pun mulai bertanya tentang Aisyah,dan Aisyah pun menceritakan bagaimana diri nya yang dari desa hingga sampai di kota.ia juga menceritakan pada Reyhan dan juga Galang tentang niat nya untuk mencari pekerjaan.
Mendengar cerita Perjalanan hidup Aisyah,membuat Reyhan merasa terharu,selama ini ia selalu mendapatkan apa pun yang ia ingin kan,dan ia juga tidak pernah merasa kesusahan untuk mencari uang.
"Jadi kau sebenarnya dari desa,dan datang ke mari untuk mencari pekerjaan begitu?"tanya Galang memastikan dan mendapat anggukan dari Aisyah.
"Hmm, Aisyah bagaimana kalau kau bekerja pada ku saja,kau bisa menjadi sekertaris ku dan untuk gaji kau bisa katakan pada ku nominal nya,akan ku sanggupi"tawar Reyhan, sebenarnya Reyhan menaruh hati pada Aisyah pada pandangan pertama dan ini adalah kesempatan baik untuk nya untuk lebih dekat dengan Aisyah.
"Benar kah?,aku bisa bekerja dengan mu?,jadi sekertaris mu?"tanya Aisyah dengan mata yang berbinar-binar,ia sangat senang,ia pun tak menyangka pertemuan nya dengan Reyhan membuat nya mendapatkan pekerjaan yang layak dan tak pernah ia pikir kan sebelum nya.
__ADS_1
Reyhan menjawab nya dengan anggukan, sedang Galang merasa kan aura aneh dari Reyhan,tidak biasa nya sahabat nya itu berbicara banyak dengan seorang perempuan bahkan memberikan pekerjaan juga pada gadis yang baru mereka kenal.
Setelah beberapa saat berpikir,ia pun menyadari sesuatu,Galang tersenyum dalam hati ,ia yakin bahwa saat itu bos nya itu sedang jatuh cinta pada gadis yang bernama Aisyah ini.dan sebentar lagi ia akan memiliki nyonya bos.
Setelah itu mereka mengantar Aisyah pulang ke rumahnya,dan kemudian mereka pergi ke perusahaan keluarga Adijaya ,selama di perjalanan sekekali Galang melirik ke arah Reyhan dan mendapati Reyhan yang senyum senyum gak jelas,dan terlintas di otak nya untuk menggoda bos sekaligus teman karib nya itu.
"Ekhemm, kayak nya ada yang lagi berbunga bunga nih.."ucap Galang tersenyum pada Reyhan,dan Reyhan yang mendengar nya hanya menatap malas ke arah Galang, sahabat nya ini memang senang merusak suasana hati nya.
"Udah, gak usah banyak komen Lo,nyetir aja yang benar" ucap Reyhan pada Galang dengan galak nya.
"Iya pak, saya doa in , semoga lancar sampai halal"ucap Galang sambil fokus ke jalanan.
"Hmm, keluar kan gaji dan bonus karyawan dan hari ini kita semua akan makan siang bersama di restoran "ucap Reyhan,ia merasa senang dengan perkataan dari sahabat nya itu.
"Baik pak,bagai mana dengan gaji dan bonus saya pak"tanya Galang ia sangat antusias mendengar apa yang di katakan oleh bos nya tersebut.
"Baik pak, terima kasih pak,bapak memang murah hati"puji Galang ia berharap Reyhan dan Aisyah bisa bersama. biar ia kecipratan rezeki tak terduga, seperti sekarang ini,padahal gajian masih dua Minggu lagi ,tapi di percepat lengkap dengan bonus lagi.jika Reyhan dan Aisyah bersama mungkin ia bisa meminta cuti.karena sudah lama ia ingin izin cuti tapi tidak di indahkan oleh Reyhan dengan berbagai alasan.
Di kontrakan Aisyah,ia baru saja selesai mempersiapkan segala sesuatu yang di perlukan untuk besok,ia sangat bersemangat untuk pergi bekerja,dan Galang sudah menjelaskan pada nya tentang apa saja tugas nya sebagai Sekretaris nya Reyhan, Galang juga sudah memberikan alamat perusahaan serta nomor hp nya pada Aisyah,jadi Aisyah bisa menghubungi nya jika ada sesuatu yang tidak di pahami oleh Aisyah.
Jam menunjukkan pukul delapan malam,semua karyawan sudah pulang, begitu pula dengan Reyhan dan Galang,tapi malam ini mereka tidak pulang ke apartemen ,melainkan pulang ke kediaman keluarga Adijaya.sudah hampir dua Minggu ini ia tidak pulang kerumahnya.
Mobil berhenti di pekarangan rumah keluarga Adijaya,rumah bernuansa modern itu sangat luas dan megah.bagaikan istana.serta di lengkapi kolam renang dan juga taman bunga yang lengkap dengan berbagai jenis Bunga yang indah berwarna warni.
__ADS_1
"Lo gak mau mampir dulu gal.."tanya Reyhan pada sahabat nya.
"Engga deh,lain kali aja ,udah malam juga ,gue balik aja"balas Galang
"Hmm,ya udah kalo gitu Lo hati hati di jalan"balas Reyhan
"Gue titip salam buat bokap nyokap Lo"ucap Galang lagi dan di angguki oleh Reyhan,dan setelah itu Galang melaju kan mobil nya meninggal kan kediaman keluarga Adijaya.
"Ting...Ting...Ting...," Reyhan menekan bel rumah nya,dan sesaat kemudian seseorang pun membuka kan pintu untuk nya.lantas ia pun masuk kedalam rumah nya ,dan tidak lupa ia mengucapkan salam.
"Assalamu'alaikum..mah..pah..."sapa Reyhan lalu mencium tangan kedua orang tua nya.Reyhan sangat menghormati kedua orang tua nya,walau pun kedua orang tua nya memiliki kekayaan tapi kedua orang Reyhan mendidik anak mereka dengan baik dan menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab.
"Wa'alaikum salam, kamu pulang nak,mamah kangen banget sama kamu nak"ucap wanita parubaya yang tak lain adalah mama nya Reyhan
"Rey juga kangen sama mama sama papa"balas Reyhan lembut
"Gimana keadaan perusahaan,aman"tanya papa nya Reyhan
"Aman pah..cuma akhir akhir ini Rey capek banget, Rey sering lembur ,liat wajah Reyhan jadi kusam..hmppm"keluh Reyhan pada papa nya dengan wajah yang di buat buat .ia memang manja dengan papa nya.
"Dasar anak manja" celetuk papa nya Reyhan,ia tak habis pikir dengan putranya ini,walaupun sudah dewasa tapi masih saja tingkah nya seperti anak kecil saat ia sedang bersama kedua orang tua nya.mama Reyhan tersenyum melihat suami dan anak nya ,ia sangat bersyukur memiliki keluarga yang harmonis.
"Hmm,ya sudah, sekarang kamu mandi dulu sana, setelah itu makan malam,mamah udah masakin makanan ke sukaan kamu"ucap mama Reyhan lembut .
__ADS_1
"Perintah di jalan kan yang mulia ratu mamah"ucap Reyhan menggoda ibu nya
Maka Reyhan pun menurutinya,dan beranjak ke kamar nya untuk membersihkan diri nya.dan setelah nya ia pun makan malam bersama kedua orang tua nya.setelah makan malam,ia kembali ke kamar nya,untuk beristirahat.