
.
.
.
Setelah makan malam, mereka semua duduk bersama di ruang keluarga, mereka berbincang bincang hangat,bahkan Mama nya Reyhan, memperlihatkan pada Aisyah foto foto masa kecil Reyhan.di dalam album foto itu , Reyhan kecil sangat imut dan menggemaskan, Aisyah mengambil selembar Poto itu dan melihat nya lebih dekat.menurut nya Reyhan kecil bukan hanya menggemaskan tapi juga tampan.
Reyhan sangat senang, karena orang tua nya, menerima Aisyah dengan tangan terbuka. Bahkan di pertemuan awal, Aisyah sudah sangat akrab dengan mama nya.ia melihat kedua wanita itu, asyik berbincang bincang bahkan sesekali juga tertawa.
"Hmm, Aisyah..,"panggil papa nya Reyhan
"Emm, iya om..",jawab Aisyah, Aisyah mulai deh dengan, terlihat ia menjentik jentik kan kuku nya, untuk menutupi rasa gugup nya
"Saya dengar kamu bekerja di perusahaan ADIJAYA GRUP, apa itu benar" ucap papanya Reyhan lagi,dengan wajah yang serius
"Iya om,saya di sana sebagai sekretaris pak Reyhan"jawab Aisyah dengan jujur,ia sudah mulai tenang
"APA!!!, Reyhan apa apaan ini , ternyata dia adalah sekertaris mu"ucap papanya Reyhan dengan suara yang sedikit keras,dan membuat kaget semua yang ada di ruangan itu,bahkan istrinya sampai menyentuh lengan nya,dan memberikan isyarat melalui mata,
__ADS_1
"Apa ada yang salah dengan itu pah?"tanya Reyhan,ia juga sedikit bingung dengan perubahan sikap papa nya
"Papah.. jangan gitu ah,kita lagi sama calon menantu kita pah.."ucap mamanya Reyhan,ia juga sama terkejut nya dengan apa yang di katakan oleh suami tersebut.
"Tidak mah..ini tidak benar,sama sekali tidak benar,kenapa dia memberikan posisi seperti itu untuk calon istri nya"jelas papanya Reyhan
Papah Reyhan menarik nafas panjang dan menghembus kan nya.ia menahan perkataan nya sejanak, membuat orang yang berada di dekat nya menjadi deh degan , menunggu apa yang akan dia ucap kan selanjutnya.
"Aisyah,mulai besok kamu tidak akan menjadi sekertaris Reyhan lagi..,tapi kamu akan menjadi manager di perusahaan ADIJAYA GRUP"ucap papa nya Reyhan
Semua orang terkejut, mendengar apa yang di ucap kan oleh papa nya Reyhan, mereka berfikir jika pria itu tidak menyukai Aisyah,tapi ternyata semua di luar pemikiran mereka.
"Lho kenapa kamu tidak setuju,papa tau ,saat bersama dengan mu , Aisyah pasti merasa tertekan,"ucap papanya Reyhan santai,ia mencoba menahan tawa nya, melihat ekspresi wajah Reyhan yang tidak bersahabat.
"Apa maksud papah..dan kenapa juga aku harus membuat Aisyah tertekan "ucap Reyhan dengan wajah dongkol,ia mulai menyadari bahwa saat ini papanya ini sedang mengerjainya.
"Papa tidak peduli,kamu setuju atau tidak, Aisyah tetap akan menjadi manager,lagian papa adalah Direktur utama di perusahaan ADIJAYA GRUP,dan keputusan papa tidak dapat di ganggu gugat"ucap papanya Reyhan panjang lebar dengan penuh kemenangan
Suasana menjadi Santai kembali, Aisyah bercerita banyak hal pada calon mertuanya itu.dan keduanya termasuk Reyhan, mendengar kan cerita Aisyah dengan seksama. Aisyah bercerita tentang suasana di desa nya,yang asri dan pemandangan yang indah di sana.dan juga tentang orang tua nya
__ADS_1
Saat asyik bercerita, Aisyah tiba tiba teringat pada kedua orang tua yang telah tiada .tanpa terasa ia meneteskan butiran air bening dan membasahi pipi nya.Dan itu tidak lepas dari penglihatan Reyhan.
"Aisyah..kenapa kau menangis..apa ada sesuatu?"tanya Reyhan,ia cemas dan bingung kenapa Aisyah tiba tiba menangis, padahal beberapa saat sebelum nya ia baik baik saja
Papa dan mamanya Reyhan yang melihat hal itu,juga merasa cemas.mamanya Reyhan menyentuh pipi Aisyah dan mengusap air mata yang tersisa di mata Aisyah.
"Ada apa sayang..,apa yang membuat sedih" tanya mamanya Reyhan lembut,
Aisyah menatap calon ibu mertua nya,dan mamanya Reyhan tersenyum manis pada nya. Dan itu membuat dada Aisyah semakin terasa sesak,ia seperti melihat sosok ibu nya,di dalam diri mama reyhan.ia kembali menangis dan seraya berhambur memeluk sang calon ibu mertua nya.mamanya Reyhan membalas pelukan Aisyah.bahkan ia memeluk Aisyah dengan erat.naluri keibuannya mengatakan bahwa saat ini ,gadis yang akan menjadi istri dari putra nya itu,sedang merindukan seseorang,dan ia sangat tau siapa yang saat ini di rindukan oleh Aisyah.
"Hiks...hiks...hiks...."tangisan pilu Aisyah, menggema di ruangan itu. Reyhan yang melihat itu,tiba tiba membuat dada nya sesak,ia seperti tidak bisa melihat Aisyah bersedih apa lagi sampai menangis seperti ini.setelah beberapa saat, Aisyah pun mulai tenang kembali dan menghentikan tangisannya,dan melepaskan pelukan nya pada mama nya Reyhan.
"Nak kenapa kau menangis.."tanya papa nya Reyhan yang dari tadi diam saja,akhir nya ia pun tidak tahan ingin bertanya apa yang membuat gadis cantik yang akan menjadi menantu nya ini menangis.
"Aisyah gak papa kok om, Aisyah cuma lagi kangen aja sama Ibu sama bapak Aisyah"ucap Aisyah yang masih sesegukan
Suasana hening seketika,mereka semua tau bahwa orang tua Aisyah yang sangat di rindukan oleh gadis itu telah meninggal dunia.karena Aisyah sudah menceritakan kepada mereka semuanya.tentang diri nya tanpa ada yang di tutup tutupi.
*Bersambung......
__ADS_1