
Setelah pertemuannya dgn stella, reyhan lebih banyak termenung. dan itu membuat bingung tiara.
tok...tok..tok...
" masuk..." jawab reyhan
" rey, ini kopi pahit & tadi membuat sarapan nasi goreng." ucap tiara.
reyhan meletakkan bolpointnya dan duduk di sofa ruangannya di temani tiara.
" terima kasih sdh membawakanku sarapan. boleh aku minta di suapin?" pinta reyhan dgn manja. tiara pun menyuapi nasi goreng yg dibawa tadi.
" Rey, boleh aku tanya sesuatu?"
" hmm....mau tanya apa?"
" kamu kenapa akhir2 ini banyak termenung?"
" tdk ada masalah. hanya aku berpikir untuk menikahimu. aku tdk bisa jauh darimu."
" tiara....maukah berjanji padaku? berjanjilah kamu tdk akan meninggalkanku bagaimanapun keadaannya. kita akan berjuang bersama."
" Rey, kamu tdk perlu khawatir akan hal itu. aku janji tdk akan meninggalkanmu bagaimanapun keadaannya."
" terima kasih sayang." reyhan memeluk erat tiara & mencium bibir tipisnya
Tiba2 hp reyhan berbunyi. dan itu panggilan dr maminya.
" hallo....ada apa mi?"
__ADS_1
" sayang hr ini makan siang d rumah mami ya. mami kangen sekali sama kamu."
" hemmm....iya mi, nanti rey ke rumah. bye mi"
reyhan menutup sambungan telp dgn maminya. dan tiara kembali ke meja kerjanya.
waktu menunjukkan pukul 11 siang.
" tiara saya pergi dulu, makan siang d rumah mami. mubgkin kembali jam 3 sore. jd toling minta aldo untuk menggantikan saya meeting dgn pak brata."
" baik pak." ucap tiara
dan reyhan meninggalkan kantornya menuju rumah maminya
sesampai d rumah mami, reyhan lgs menuju ruang makan dan sdh mendapatkan maminya di sana.
" hallo mi...apa kabar? " ucap reyhan sambil mencium pipi maminya
" aku baik mi. mami mengajakku makan siang disini pasti ada sessuatu. ada apa mi? " tanya reyhan sambil makan siang.
" kamu benar rey, mami mau membicarakan pertunanganmu dgn stella."
" mami...waktu ultah mami, rey sdh katakan & perkenalkan pacar rey ke mami kan. rey tdk mau bertunangan dgn stella mi."
" rey, mami hanya menganggap waktu itu kamu bercanda. mami & tante desi sdh menentukan & mempersiapkan pertunangan kamu & stella minggu depan. dan pernikahannkalian 3 bulan lagi kamu masih punya waktu untuk meninggalkannya."
" rey tdk akan meninggalkannya mi." ucap reyhan dgn naa keras
tiba2 mami henny merasa sesak dada nya. dan reyhan menjadi takut. reyhan memberikan obat jantung maminya. setelah agak baikan. reyhan menyetujui pertungan tersebut tapi dgn syarat pesta sangat sederhana. hanya keluarga yg dtg. dan mami henny menyetujuinya.
__ADS_1
saat pulang dr rumah mami henny, reyhan tdk kembali ke kantor melainkan kembali ke apartement. Reyhan menelpon tiara dan meminta tiara membawa berkasnya ke apartement nya.
tingtong....tingtong....
cklek....
" masuklah..." ucap reyhan.
tiara lgs masuk dan menyerahkan document2 yg diminta reyhan.
" mau minum apa sayang?"
" nanti aja rey aku ambil sendiri."
" kamu sendiri disini rey?"
" iya. kamu mau menemaniku tgl disini?" sambil memeluk tiara dr belakang yg berada di balkon.
" Tiara...kalau kita menikah minggu ini bagaimana. aku mau kita selalu bersama. aku mau selalu ada kamu di sampingku."
" Rey....hubungan kita baru 3 bulan & apakah mami kamu sdh setuju?"
" Mami???apakah kita tdk bisa menikah tanpa persetujuan mami? aku sangat takut kehilangab kamu ti. aku takut kamu meninggalkanku."
" Rey...aku kan sdh janji tdk akan meninggalkanmu bagaimapun keadaannya."
" please...tiara kita menikah minggu ini. aldo akan jd saksi pernikahan kita. aku sdh mempersiapkan semuanya sabtu ini di sini."
" Rey....ini sangat mendadak."
__ADS_1
" Sabtu ini jam 10 pagi. dan mulai hr ini aku minta kamu sdh pindah kesini."
" Setelaj menikah aku akan pindah kesini." jaeab tiara. dan reyhan memeluk erat tiara