
Setelah mendapat informasi bahwa tiara sdh menikah, reyhan dan aldo kembali ke hotel. Reyhan menyesal krn terlambat merebut kembali hati tiara.
" Tia, apakah kamu memang benar2 telah melupakanku? apakah namaku memang sdh tdk ada di hati? apakah benar2 membenciku?"
" Al, sudahlah. Tiara sdh menemukan kebahagiannya. kamu harus move on. kamu harus melanjutkan hidupmu. kamu masih punya istri stella. raih kebahagianmu bersamanya."
" Tapi kebahagianku hanya tiara al, dan kamu tahu aku sangat mencintai nya. hanya takdir mempermainkan kami."
" Rey, tapi kenyataannya tiara istri orang. dan skrg cintanya sdh bukan buat kamu. sadar rey...."
Reyhan menatap aldo dan menyadari, iya hati tiara sdh terisi cinta yg lain.
Dirumah aldo, mereka sedang makan malam bersama sebelum mengantar mereka ke bandara. banyak nasihat dr orang tua rafli untuk mereka berdua. setelah makan siang mereka mengantar mama, papa & sita ke bandara.
" Raf, jadilah makin dewasa. krn skrg kamu seorang suami & ayah."
" Baik papa. aku akan menjaga anak & istriku."
" Tiara, sabar2 dalam menghadapi rafli yg manja. dan cepat kasih adik buat rama."
" Ah...mama"
" Kakak ipar, kalau kakak ku nakal. cubit aja sampai biru semua badannya. wkwkwk."
" Hei adik kurang ajar. mengajarkan yg tdk baik pada kakak iparnya. "
" Hahaha...."
" Ya sudah kami masuk ya. kalian hati di jalan. Rama cucu oma yg rajin & pinter ya sayang. nanti jagain adik rama ya."
__ADS_1
" Siap oma. nanti rama jagain adik rama."
Setelah mereka masuk rafli, tiara & rama kembali ke rumahnya.
" Rama jang diangkat tia. Biar aku aja yg gendong dia ke kamarnya."
" Terima kasih raf."
Setelah meletakkan rama di kamarnya rafli masuk ke kamarnya. ketika masuk dia menapatkan tiara yg keluar dr kamar mandi usai membersikhan diri.
" Kamu sengaja menggodaku tia?"
" Apaan sih raf. akukan baru selesqi memversihkan diri. sudah sana bersihkan diri kamu. kita baru dr luar."
Tiara tahu apa yg diinginkan suaminya. Meski tiara belum sepenuhnya mencintai rafli. tapi dia tahu kewqjibannya sebagai istri. malam ini Tiara mengenakan lingeri yg diberikan mama rafli sewaktu di bandara. setelah keluar dr kamar mandi, rafli melihat tiara mengenakan lingeri merah yg begitu seksi di depan kaca meja rias. aedang mengenakan lotion. rafli memeluknya dr belakang.
" Ini kado dr mama tadi?"
" Mama ingin kita memberikan adik buat rama. "
" Kamu sdh siap menjadi ibu dr anak2 ku?. Meskipyn aku tahu hati kamu belum sepenuhnya mencintaiku"
" Hati ini mungkin belum sepenuhnya kamu miliki. tapi dengan seiring berjalan waktu, aku yakin cinta ini bisa kamu miliki. dan aku bahagia menjadi istrimu."
Tiara mencium bibir rafli. dan rafli membalas ciuman itu. dan lanjut dengan permainan panasnya.
Pagi hari tiara sdh berada di dapur untuk menyiapkan sarapan. dan rafli turun dr kamarnya bersama rama. ketika sarapan rafli mengatakan bahwa hr ini dia mengundang reyhan dan aldo untuk makan siang. dan meminta tiara menyiapkan semua nya. Tidak berapa lama reyhan dtg bersama aldo.
" Selamat siang. apakah pak Rafli ada? Saya reyhan & aldo dr surabaya."
__ADS_1
" Silahkan masuk pak. Bapak & den rama sedang di taman belakang. saya akan panggilkan."
" Tidak perlu. kami akan kesana. "
" Silahkan pak."
" Tuan...ada tamu."
" Hei..Raf....hallo rama..." Sapa reyhan yg berjalan mendekati rafli & rama
" Hei...rey, al. Maaf aku tdk menyambut kalian. kita duduk di dalam."
" Disini aja raf, lebih nyaman." ucap reyhan yg ikut bermain bersama rama.
" Rama, daddy...ayo kita makan. Makanan sdh siap." panggil tiara menuju taman.
" Ayo rey, al kita masuk, makan siang. Rama ayo, nanti mommy marah kalau kita lama."
" Boleh aku yg gendong raf." tanya reyhan. yg dijawab anggukan oleh rafli.
sewaktu tiara menyiapkan meja makan dia melihat reyhan & aldo. namun tiara berusaha bersikap biasa untuk menjaga perasaan rafli.
" hemmm...sedap sekali aroma masakan istriku. " puji rafli yg juga memberikan ciuman di pipi tiara, lalu duduk di kursinya.
" Rama sini sama mommy."
" Rama mau sama daddy. boleh kan dad?"
" Tentu saja boleh sayang. sini makan sama daddy. "
__ADS_1
Sakit rasanya perasaan reyhan ketika anaknya lebih memilih rafli di banding reyhan ayah kandungnya. Mereka pun makan sambil membahas pekerjaan. reyhan tdk mrnyinggung mengenai pernikahan tiara & rafli sma sekali. Setelah makan mereka bertiga berbicara di ruang kerja rafli. sementara tiara menemani rama tidur siang