Aku, Kamu, Dan Dia

Aku, Kamu, Dan Dia
Saatnya harus pergi


__ADS_3

Tiara Pov


Pagi ini aku bangun lebih pagi. Jujur semalam aku tdk bisa tidur. melihat reyhan yg masih tidur, kupeluk erat suamiku, ku hujani dengan ciumanku hingga dia terbangun. Dia meraihku hingga aku terjatuh di dada bidang nya. dia memelukku erat dan. berkata " ada apa? tidak biasannya kamu menghujaniku dengan ciuman." aku tdk tahu harus berkata apa. aku hanya menggelengkan kepala berusa menahan sedihku.


" Rey...bangun ayo mandi. kamu harus kekantor hr ini."


" Ok...ok aku mandi." reyhan beranjak dari ranjang menuju kamar mandi


Aku siapkan baju & segala keperluannya. dan aku ke dapur menyiapkan sarapan. Hari ini hari terakhir aku di apartemen ini. hr ini hari terakhir aku menjadi nyonya rumah ini. dan hari terakhir aku melayani suamiku.

__ADS_1


Reyhan Pov


Hari ini Tiara sangat aneh. tidak biasanya dia menghujani ku dengan ciuman. ah mungkib itu hanya pengaruh kehamilannya. aku tepis rasa curigaku. setelah mandi aku sdh melihat baju yg sudah ia siapkan. sepertinya 1 stell baju baru, dasi baru & jas baru. dan itu semua warna favorite ku. mungkin ia baru membelinya untukku. sebagai hadiah 1 minggu ini aku sdh menemaninya. ketika sudah siap aku keluar kamar menuju meja makan. dia menghidangkan sarapan yg begitu enak. dan tidak biasanya dia juga menyiapkan aku bekal makan siang & kue untuk tea time. Kurengkuh pinggangnya yg berdiri dibsampingku.


" Ada apa? kenapa kamu tidak seperti biasanya?" tanyaku dengan lembut kepadanya.


" tdk ada apa2. aku hanya ingin menjadi istri yang baik." jawab tiara dgn wajah sedih.


Akupun beranjak dari meja makan. tanpa curiga aku berpamitan padanya. ketikabaku berpamitan dia peluk aku dengan erat, dengan air mata yg membasahi baju ku. dan berkata " jangan lepaskan baju ini hr ini meskipun basah."

__ADS_1


kembali kutanyakan padanya mengenai perubahan sikapnya. tapi dia hanya jawab " aku mencintaimu. aku akan jaga anak ini." dan aku hanya tersenyum mendengarnya. kemudian kulangkahkan kakiku dengan tanpa curiga menuju perusahaan.


Tiara Pov


Setelah Reyhan pergi ku rapikan apartement. aku rapikan semua baju & perlengkapannya. aku simpan foto2 pernikahan kami. semua aku kembalikan sama seperti ketika aku belum hadir. ku tinggalkan surat yg aku tulis semalam di atas meja rias di dalam kamar. sebelum pergi ku pandangi & ku ingat semua kenangan indah bersamany di apartemnt ini. bairlah hanya kenangan ini yg ku tinggl disini & kepahitan aku bawa pergi. Kutinggalkan apartement ini menuju bandara. di tengah perjalanan ku lihat toko bunga, aku berhenti dan ku pesan bucket bunga untuk ku kirim pada reyhan. Bunga perpisahan. Didalm nya aku selipkan kartu ucapan & foto usg anak kami. biarlah itu menjadi kenangan terakhir tentang anak kami. setela memesan bunga aku lanjutkan perjalananku menuju bandara. di tengah perjalanan aku telp rafly


" hallo Raf, aku sdh dalam perjalanan menuju bandara."


Rafly Pov

__ADS_1


Pukul 11.00 tiara menelponku mengabarkan bahwa dia dalam perjalanan menuju bandara. akua khawatir terhadapnya. aku begitu mencintainya. Aku sengaja menghindar ke australi untuk melupakannya, namun semua sia2. Aku tdk bisa lepas darinya. Terlebih dalam kondisi nya sekarang. Aku harus mendampinginya. Aku yakin lambat laun dia memahami perasaanku. dan dia mau menerimaku. dan aku akan menerimanya & menyayangi anaknya.


__ADS_2