Aku, Kamu, Dan Dia

Aku, Kamu, Dan Dia
Kehidupan baru Tiara


__ADS_3

Tiara Pov


Hari ini hari pertama aku menginjakkan kakiku di Jakarta. Hari ini aku memulai kehidupan baruku bersama anakku. Selama dalam pesawat ku ingat semua kenangan indah sebelum aku pergi. begitu sampai bandara di jakarta, aku sdh di jemput oleh rafli. Iya sahabatku ini memang sangat perduli denganku. dia selalu ada saat aku butuhkan.


" Hai Raf...."


" Hai Ti....gmn perjalanannya?"


" cukup melelahkan meski hanya 1 jam. maklum ibu hamil. kita makan yuk raf. aku lapar."


" Ya udah kita makan di sana aja." Rafli menunjuk salah satu rumah makan yg ada di bandara.


Kupesan nasi soto krn aku ingin sesuatu yg segar. krn dr tadi aku merasa mual. setelah makan kami menuju rumah rafli. krn rumah kontrakanku baru siap 2 hari lagi. krn ada yg di renovasi.

__ADS_1


" kamu sendirian disini? rumah kamu cukup besar."


" Itulah aku bilang sm kamu, g usah ngontrak. toh disini aku sendiriam."


" No...no....kita bukan mukhrim. aku g mau orang berfikir yg enggak2."


" Ya ampun Tiara disini lihat saja, sesama tetangga saja jarang bicara. dan mereka tdk saling perduli. tapi tetap saja kmu kontrak. supaya lebih nyaman. aku bawain barang kamu. kamu pakai lamar bawah aja krn kamu sedang hamil. kamar aku di atas. istirahatlah. kamu sdh lelah."


setelah rafli meninggalkan kamarku, ku rebahkan tubuhku di ranjang. dan menutup mataku.


Kutemani boss sekaligus sahabatku ini. separuh jiwanya telah pergi. tak pernah ku sangka sahabatku ini begitu terpukul dgn kepergian tiara. Padahal dia masih punya istri 1 lagi. Aku kembali ke mobil. ku lihat ada bekal makan siangnya. aku yakin ini yg di buat tiara. aku kembali ke apartementnya. kulihat dia masih di balkon dan sdh hampir habis rokok 1 bungkus. Kusodorkan bekal makan siangnya. Dilihatnya, kemudian diambil, di bukanya. Dia tersenyum.


" Al, tadi pagi tiara membawakan bekal ini untukku. dia siapkan semuanya untuk meninggalkanku. bahkan baju ini dia siapkan karena tdk mau lagi melayaniku, berada di sampingku. Al, kamu tahu kemarin malam kami masih dinner di balkon ini, kami bercerita, berdansa & tertawa. dan itu adalah tawa perpisahan yg dia berikan untukku. semalam dia selalu mengatakan bahwa dia mencintaiku tapi skrg dia meninggalkanku. apakah cinta & benci begitu tipis jaraknya al. sehingga dia pergi."

__ADS_1


" Rey....jangan seperti ini. aku akan bantu kamu mencari tiara & anakmu. jika kalian jodoh, pasti akan bertemu. sekarang cepatlah selesaikan makanmu. aku antar kamu pulang. ingat masih ada istrimuvyg lain menunggumu pulang."


" Al, dia bukan istriku. Istriku hanya tiara, dia wanita pilihan mami. karena dia aku kehilangan cintaku. seandainya aku bisa memperjuabgkan tiara di depan mami."


kemudian reyhan beranjak dr duduknya. dan mengajakku pulang. kuantarkan dia sampai ke depan pintu rumahnya. setelah dia masuk rumah ku tinggalkan dia dan aku melaju ke rumahku.


Sesampainya di rumah aku minta anak buahku untuk mencari tahu keberadaan tiara. kemana dia pergi. tanpa sepengetahuan reyhan.


Reyhan Pov


Dengan langkah gontai ku memasuki rumahku. Kulangkahkan kakiku menuju kamarku. kudapatkan stella yg belum tidur.


" hai...rey, sejak menikah kamu baru pulang sayang."

__ADS_1


aku acuhkan dia. aku lgs menuju kamar mandi, membersihkan diri dan mengganti dgn pakaian tidur. selesai membersihkn diri aku keluar dr kamar mandi. Kudapati stella sdh mengganti bajunya dgn lingerie yg seksi. kembali aku mengacuhkannya. langsung aku tinggal tidur. Stella masih berusaha menggodaku. tapi hatiku tdk bergeming. hingga dia lelah & berhenti menggodaku.


__ADS_2