
****
Seperti biasanya aku bangun pagi-pagi namun pagi ini tak sesemangat pagi kemaren saat aku ingin menemui Risa.
Pagi ini biasa saja seperti sebelum aku mengenal Risa,Tapi aku juga tidak melupakan perkataan Teh Asri semalam kalau aku harus minta maaf entah dimaafkan atau tidak aku tidak peduli setidaknya aku sudaah meminta maaf pada Risa.
****
"Pagi Bunda...".Ucapku menyapa Bunda yang sedang menyiapkan sarapan untuk ku
"Pagiii Jagoan,Sini sarapan dulu".Jawab Bunda
"Dia bukan jagoan lagi Bunda".Sahut Teh Asri nimbrung yang daritadi sudah duduk dimeja makan.
"Ga usah didengerin bunda".Ucapku pada bunda sambil menyantap nasi goreng buatan bunda
"Asrii ada apa lagi dengan adik kamu ini?".Tanya Bunda pada Teh Asri
"Tidak ada apa-apa bundaaa...".Ucapku menutup-nutupi
"Bohong bunda,kemaren Risa yang dia anggap bidadari itu dibikin nangis sama dia Bunda".Ucap Teh Asri dengan nada yang menjengkelkan
mendengar perkataan Teh Asri aku sendiri tidak terlalu peduli karena memang yang dikatakan Teh Asri itu benar jadi yasudah terserah dia.
"Benar itu Restu?.Kamu apakan dia?".Tanya Bunda serius menatapku
"Cuma masalah kesil saja bunda".Jawabku tertunduk
"Tuhkan Bunda bener ada masalah sama Risa,Kalo cuma masalah kecil ga mungkin Risa sampe nangis Bunda".Ucap Teh Asri memanas-manasi Bunda.
Jujur Kali ini aku kesal dengan Teh Asri,Karena dia bukan berniat membantuku seperti semalam tapi seperti mengadukan ku pada Bunda.
"Restuu jangan samakan Risa itu dengan musuh-musuh mu itu,Dia perempuan jadi Risa tidak pantas kalau hanya kamu sakiti,Ya walaupun bunda belum kenal dia,Tapi setidaknya dia sama dengan Bunda,Sama sama perempuan iyakan".Kata bunda menasehatiku
"Kalau memang ada masalah,Selesaikan.Kalau kamu yang salah kamu harus cepet-cepet minta maaf sama dia".Kata Bunda lagi kepadaku.
Aku yang daritadi sedang makan nasi goreng rasanya seperti aku kehilangan fokus untuk makan,Karena pertama aku sedang makan tapi Pikiranku terus menerus mengingat Risa.
"Iya Bunda,Nanti Restu minta maaf kepada Risa,Sekarang Restu berangkat dulu".Ucapku pada bunda
"Iyaudah hati-hati kamu dijalan,jangan lupa minta maaf pada risa".Jawab bunda
"Iya bunda".Ucapku
"Teh...Restu berangkat dulu".ucapku pada Teh Asri
"Iya hati-hati,Ingat tidak ada yang tidak mungkin Restu".Jawab Teh Asri
"Iya Teh".Ucapku
"Restu berangkat,Assalamu'alaikum".Ucapku pada Bunda dan Teh Asri
"Wa'alaikumsalam".Jawab Bunda dan Teh Asri
Diperjalanan aku buru-buru karena aku ingin cepat-cepat menemui Doni dan mencertikan apa yang terjadi kemarin.
Setelah sampainya disekolah aku langsung buru-buru menuju kekelas,Tapi sebelum sampai kekelas Pak Didi memanggilku..
"Eh Restuuu sini sebentar".Panggil pak didi kepadaku.
mendengar Pak Didi memanggil diriku aku sendiri langsung mengahmpirinya..
__ADS_1
"Iya Pak,Ada apa?".tanyaku pada Pak didi
"Ini surat izin kedua teman mu,Doni dan Reza,Bapak titipkan saja kekamu karena kamu sekelas sama mereka kan".Ucap Pak Didi
"Loh Doni dan Reza ga masuk pak?Yang ngaterin surat ini siapa pak?".Tanya ku pada Pak Didi
"Kalo Doni tadi suratnya diantarkan oleh kakaknya,Kalo Reza sama Ibunya kayaknya tadi". Jawab Pak didi
"Yasudah Pak makasih Pak,Restu ke kelas dulu".Ucapku
"Yasudah sana,Bapak nitip ya".Kata pak didi
"Iya pak".Jawabku dan langsung berjalan ke kelas
Arghhhhh... aku sendiri merasa kesal karena hari ini kedua temanku tidak masuk padahal saat-saat seperti inilah aku membutuhkan mereka,Tapi percuma saja jika aku harus marah kepada mereka rasanya tak ada gunanya.Aku sendiri tak tau kabar Reza dan Doni entah kenapa mereka berdua sampai tidak masuk sekolah hari ini.
Setelah di kelas kuserahkan surat Doni dan Reza kepada Pengabsen di kelas mu yang bernama Rini...
"Rini...Ini surat izin Doni dengan Reza,Mereka tidak masuk hari ini".Ucapku pada Rini
"Loh bisa barengan kitu tu,Bolos mereka teh nya?".Ucap Rini curiga padaku
"Iya mereka bolos,Tapi izin dulu kekamu,Itu surat izinnya sok weh di baca".jawabku
"Ihh kabener maneh teh tu,Surat nya dapet darimana ini teh?".Tanya Ririn kepadaku yang malas mendengarkan nya.
"Surat ini teh dapet dari Pak Didi Ririn geulis,Sok weh bisi te percaya mah taroskeun weh ka Pak Didi".Jawab ku kesal dengan dirinya
"Ihh ngomong atuh daritadi".Ucap Ririn
"Dihh sigeulis mah kituuu,Yaudah catat aja mereka izin jadi ribet ah".Ucapku
"Iya iyaa".Jawab Ririn
Ini bukan berarti kalau temanku hanya Doni dan Reza,Sebenarnya masih banyak temanku yang lain tapi entah mungkin aku sudah terbiasa bersama mereka jadi ketika mereka tidak berangkat rasanya seperti aku kehilangan sesuatu.
Di waktu istirahat setelah jam pelajaran aku hanya berdiam dikelas,Ya pada awal nya hari ini aku ingin menemui Risa tapi karena aku hanya sendiri ya sudah aku lebih baik dikelas.
"Eh Restu,Si Reza sama Doni nya kemana?"Tanya temanku Rizal.
Kalau kalian ingin tau Rizal ini murid pintar dikelas,Aku sendiri sangat dekat dengan dia,Kalau ada ujian.
"Ditelan bumii kayak nya"Jawabku.
"Ah ga pernah serius maneh di tanya teh tu"ucap rizal lagi padaku.
"Jangan terlalu serius,Aku belum siap"jawabku.
"Ahahaha awas Zal!!Si Restu mah suka kumat"Ujar salah satu temanku Rosa yang tiba tiba nimbrung obrolan kami.
"Eh suara siapa itu Zal,Ihh teaya wujudna,Sieunnn aing mh zal"Ucapku pada Rizal menjawab perkataan Rosa.
"Ahaha kuntilanak kayaknya sih tu,Da perempuan suaranya mah"Jawab Rizal padaku meledek Rosa.
""Ihh sama aja kalian mah ga ada yang waras"Ucap Rosa kesal pada kami
"Tuh tuh ada lagi suara nya Zal ada lagii"Ucapku kembali meledek Rosa
"Kabur weh kaburrr kaluar hayukk,Ngeri loba kuntilanak dikelas mah"Kata Rizal padaku
"Ahahaha yaudah ayokk"Jawabku pada Rizal
__ADS_1
"Garelo maneh mah"Ucap Rosa tambah kesal pada kami yang tak kami jawab sama sekali karena kami anggap dia hantu ahahaha.
Rencana ku berdiam diri dikelas akhirnya gagal juga,Karena Rizal mengajak ku keluar kelas yasudah ku turuti saja dia.
Aku dan Rizal pergi ke koperasi sekolah untuk mengantar Rizal membeli pulpen dan aku sendiri hanya membeli minum di sana.
Sebelum kembali ke kelas aku minta kepada Rizal untuk naik ke kelas atas dulu,Yaa kalian tau sendiri tujuan ku kemana?Iya.. aku ingin ke kelas Risa,Ingin tau apa dia baik-baik saja atau tidak,Tapi tidak tau juga kalau Risa masih ingin bertemu diriku atau tidak.
"Zal,Ke kelas atas dulu sebentat"Ucapku pada Rizal
"ohh..Iya tu siap"Jawab Rizal
Setelah kami berjalan keatas aku langsung menuju kekelas Risa,Tidak terlalu banyak anak didalam nya mungkin karena waktu istirahat juga jadi kebanyakan sedang ke kantin dan jarang yang dikelas,Tapi aku sendiri tidak tau Risa kemana karena mengingat Risa jarang sekali keluar kecuali ke kantin hanya beli minuman dan kembali kekelas atau perpustakaan untuk membaca.
"Zal sakedapnya Zal,Lagi nyari seseorang dulu"Ucapku pada Rizal
"Iya santay aja Tu"Jawab Rizal
Kulihat salah satu dari teman Risa yaitu baru ku kenal kemarin saat aku menitip surat untuk Risa kepadanya.
"Euuuu Putri?"Ucapku memanggil Putri.
"Eh Restu bukan?"Tanya putri padaku.
"Iya Put Restu"Jawabku.
"Ohh iyaa..Ada apa?mau nitip surat lagi untuk Risa?Risa nya juga sekarang mah ga masuk sekolah"Ucap Putri padaku
"Loh Risa ga masuk?Dia kenapa?"Tanyaku pada Putri
"Dia sakit,Tadi pagi Ibunya menitip surat padaku"Jawab putri
"Loh dia sakit Put,Eu kamu kenal sama Ibu Risa?"Tanyaku lagi
"Kenal atuh orang aku sering kerumah nya"Jawab Putri
"Serius??Nanti malam bisa antar aku ke rumah nya tidak?"Ucapku pada Putri meminta tolong.
"Euu bisa sih tapi nanti kamu jemput ya,Aku ga ada kendaraan"Ucap Putri
"Iya siap,Tapi rumah kamu dimana?Aku ga tau juga heheh"Ucapku merengeh pada Putri
"Udah nanti kamu tunggu aja di samping sekolah ini,Da deket sini Rumah aku mah"Ucap Putri
"Iya udah,Haturnuhun nya Put"Ucapku.
"Enya Restu sama-sama"jawab Putri.
"Ayok Zal,Kekelas"Ucap ku pada Rizal yang menunggu daritadi.
Aku dan Rizal kembali lagi kekelas,Di jalan saat menuju kekelas Rizal penasaran dengan Risa,Dia menanyakan kalau Risa siapa nya Aku,Aku jawab saja 'kalau dia calon istri ku'.
Sebenernya aku sendiri bingung entah aku harus sedih karena Risa tidak berangkat atau Aku harus senang akan menemui Risa nanti malam di rumah nya.
Mungkin kalau Doni dan Reza hari ini berangkat aku pasti akan ke rumah Risa dengan mereka,Tapii ya karena Mereka Tidak berangkat ya sudah aku dengan Putri saja.
Sampai sekolah bubar aku langsung buru-buru pulang ke rumah,Rasanya seperti tak sabar ingin cepat-cepat langit gelap.
Hari ini memang tidak terlalu baik tapi setidaknya Malam Ini Tidak Terlalu Buruk,Karena aku akan menemui Risa Di Rumahnya.
Terimakasih:)
__ADS_1
Sampai bertemu di episode selanjutnya:)