
...****************...
***Risa I
Setelah 1 jam kami mengobrol akhirnya Ririn,Rosa dan Rizal pamit pulang.
Doni dan Reza sendiri tidak ikut dengan mereka,Katanya dia nyaman di Rumah Sakit padahal aku sendiri tidak,Ingin cepat cepat pulang.
Teman teman ku di antar oleh Doni keluar karena tak mungkin jika aku yang mengantar mereka.
Sangat disesali sekali Risa sama sekali tidak kesini,Mungkin seharusnya dia mendengar kabar kalau Aku dikeroyok oleh preman saat akan menjenguknya di rumah.
Entah mungkin Risa masih sakit atau tidak,Aku tidak tau itu.
Rasanya tidak mungkin juga kalau dia benar-benar datang menjenguk ku,Soal yang kemarin saja aku belum meminta maaf pada nya,Bagaimana mungkin kalau dia sekarang di sini bukan?.
"Tu,,Tamu spesial mu datang.." Ujar Reza memberitahuku.
"Tamu spesial saha ah,Jangan ngada ngada!" Balas ku pada Reza.
"Serius Tu,Itu ada diluar" Ujar Reza meyakinkanku.
"Iya atuh saha tamu spesial teh Za,Da ga mungkin atuh Pak Presiden datang ngejenguk aku,Ga mungkin lah!" Kata ku tidak percaya.
"Assalamu'alaikum" Ucap Putri memberi salam yang baru kembali daritadi.
"Wa'alaikumsalam Putri masuk aja.Sok duduk aja" Jawabku.
"Putri sendirian?" Tanya Reza.
"Ngga,,Itu sama Risa di luar" Jawab Putri.
"Tuhhh kann Tu,Tamu spesial nya ada di luar" Ucap Reza padaku.
"Risa??Risa disini?" Tanyaku tak yakin.
"Iya,Tadi aku balik lagi dari sini tuh lupa mau jemput Risa,Jadi maaf agak lama kembali nya" Ucap Putri.
"Sakedap Tu,Ku urang suruh masuk Risa na" Ujar Reza berjalan keluar.
"Kenapa ga langsung masuk Risa nya Put?" Tanya ku.
"Lagi ngobrol sama Mamah kamu sama Teh Asri di luar,Jadi ya aku masuk duluan" Jawab Putri.
"Sama Bunda?" Tanya ku tak menyangka.
"Iya atuh" Jawab Putri.
"Nah tuh Risa,Sinii duduk bareng aku Risa" Lanjut Putri menyuruh Risa yang baru masuk.
Ternyata memang benar Risa datang menjenguku,Entah doa apa yang aku bacakan sampai-sampai harapanku terjadi.
"Assalamu'alaikum" Ucap Risa memberi salam dengan sikap malu-malu nya itu.
"Wa'alaikumsalam,Sok duduk Risa" Jawab ku.
__ADS_1
"Iya.." Kata Risa.
"ini aku keluar dulu atau jangan nih??!" Tanya Putri yang takut jadi obat nyamuk padahal sebenarnya tidak dan terlihat Risa menepuk pundak Putri yang artinya jangan keluar.
"Gausah,Kalo nanti Aku berdua sama Risa aja takut jadi fitnah" Jawabku.
"Ih ngacooo ahh!!" Kata Putri.
"Oh iya Tu Risa kesini tuh mau jenguk kamu sama mau minta maaf katanya" Ucap Putri dan Risa lagi lagi hanya menepuk pundak Putri.
"Ohh iyaa,Alhamdulillah sekarang mah udah mendingan,,Tapi minta maaf itu buat apa?" Ucapku bertanya.
"Ga tauu atuh si Risa" Jawab Putri lagi.
Kulihat Risa hanya diam dan malu untuk berbicara.
Aku sendiri baru tau sikap malu nya Risa sekarang,Karena Risa yang kemarin Aku kenal adalah Risa yang tak pernah mau di ganggu ketenangan nya.
"Aku keluar aja dulu ya Restu,Cepet sembuh aja ya buat kamu" Ucap Putri pada ku.
Mendengar perkataan Putri kulihat Risa seperti ingin ikut keluar dengan Putri tapi yang jelas aku tak akan mengizinkan Risa untuk keluar.
"Kamu di sini aja Risa,Biar Putri diluar dulu sama Doni dan Reza" Ucap ku.
"Iya tuh,Udah kamu di sini aja dulu" Sambung Putri pada Risa.
"Iya udah atuh" Terdengar jawaban Risa.
"Hati-hati Putrii" Ucapku.
"Ih iya iya Restu" Jawab Putri tersenyum dan berjalan keluar.
"Duduk nya di sini aja"Kata ku pada Risa menunjuk pada kursi yang disampingku.
"Euuu di situ?" Jawab Risa malu.
"Iya di sini ga bakal gigit ini" Kata ku.
"Iyaa Restu" Jawab Risa mengangguk dan duduk disamping ku.
"Aku dengar kemarin kamu sakit?" Tanya ku pada Risa.
"Ngga cuma ga enak badan aja dikit" Jawab Risa.
Jujur sikap Risa yang sekarang lebih tenang daripada yang kemarin,Bahkan cuek nya dia hilang,Oh Tuhan entah harapan ku yang mana lagi yang telah Engkau kabulkan.
"Sama aja sakit" Kata ku.
"Iyaa mungkin" Jawab Risa.
"Kudengar semalam Kamu mau jenguk Aku?" Tanya Risa malu padaku.
"Tadinya begitu,Ya tapi pas dijalan ketemu sama preman,Dia aku ajak berteman ga mau,Yaudah aku berantem sama mereka" Jawab ku.
"Kamu berantem?" Tanya Risa lagi.
__ADS_1
"Aku sihh ngga,Mereka yang berantem" Jawabku.
"Iya berantem sama kamu kan?" Tanya Risa lagi serius.
"Eh bentar-bentar,Cuek nya hilang?" Tanya ku menyela pertanyaan Risa.
"Eu siapa yang bilang aku cuek?" Tanya Risa.
"Kemarin itu?Dan ya kemarin Risa menangis oleh Restu pas pulang sekolah" Jawab ku mengingat yang kemarin-kemarin terjadi.
"Itu alasan nya aku kesini" kata Risa menatapku.
"Maksud kamu?"
"Aku minta maaf" Ucap Risa pelan.
"Harus nya aku yang minta maaf Risa,Mungkin aku orang yang pertama kali menyakiti mu" Kata ku.
"Aku yang berlebihan Restu" Jawab Risa.
"Kamu tau Risa?" Kata ku serius
"Apa?" Jawab Risa.
"Aku pernah berjanji pada diriku sendiri,Kalau aku tidak mau membuat wanita bersedih,Dulu aku pernah membuat Bunda menangis karena ulah ku,Dan kurasa itu jadi penyesalan terbesar di hidupku,Dan kemarin aku merasakan hal yang sama seperti saat Bunda menangis oleh ku" Kata ku dalam.
"Maaf Restu aku memang terlalu berlebihan kemarin" Jawab Risa.
"Ga perlu minta maaf Risa,Aku saja yang minta maaf" Kata ku.
"Iya Restu" Ucap Risa tersenyum.
"Euuu..Kita boleh kenalin lagi?" Kata ku.
"Kita kan sudah kenalan" Jawab Risa.
"Kemarin itu ilegal,Sekarang kita resmi berkenalan" Kata ku.
"Iyaa sudah,Aku Risa Anantasya yang kemarin membuat kamu menyesal" Ucap Risa tersenyum.
"Dan Aku Restu yang kemarin ingin dekat dengan mu" Kata ku.
"Kemarin saja?" Tanya Risa tersenyum.
"Sekarang dan nanti,Boleh?" Jawab ku menatap Risa.
"Boleh" Kata Risa tersenyum.
Setelah itu kami telah resmi berkenalan,Risa yang sekarang berbeda dengan Risa yang kemarin.
Kemarin aku yang merasa gagal kini berubah menjadi Aku merasa berhasil kepada Risa,Aku bahagia.
Percayalah, sekarang aku percaya pada Teh Asri 'Tidak ada yang mungkin' aku berterimakasih.
Ini awal baru untuk ku bersama Risa.
__ADS_1
Dan aku yakin kalau Aku Bersama Mu Risa..
Terimakasihh sampai jumpa di episode selanjutnya***...