
***Malam ini pukul 19:30 Aku kembali ke rumah dengan Bunda dan Teh Asri,Karena dokter sudah mengizinkan kami pulang jadi kami memutuskan untuk cepat-cepat pulang.
Hari itu ayah belum datang,Kata Bunda Ayah terlambat pulang karena kendala macet di perjalanan,Jadi saat Ayah pulang nanti Aku sudah baik-baik saja.
Malam itu Aku ingin menelpon Risa karena Aku pernah berjanji pada nya kalau Aku akan menelpon dia di malam hari,Tapi itu gagal.
Jadi Aku tepati janji itu malam ini.
Percayalah janji memang sekedar ucapan,Tapi terkadang kita tak tau harapan apa yang ada pada janji kita,Itu sebabnya Aku tak pernah melupakan janji yang pernah di ucapkan diriku.
"Hallo.." Kata ku ditelepon pada Risa.
"Hallo..Ini siapa?"
"Ini Risa Anantasya?" Tanyaku.
"Iya Saya"
"Aku Restu"
"Kamu?" Kata Risa kaget.
"Iyaaa Aku"
"Ohhhh..Gimana?" Tanya Risa.
"Apanya?" Jawab ku.
"Kabar Kamu.."
"Bahagia" Kata ku.
"Aku dengar kamu sudah pulang dari rumah sakit?" Ucap Risa kembali bertanya.
"Iyaa,,Tapi pengen balik lagi ke rumah sakit" Kata ku.
"Lohh kenapa,Kan baru pulang" Ucap Risa.
"Yaa Gapapa,Cuma seneng aja dijenguk kamu"
"Ishhh..Yasudah berantem aja lagi sama preman nanti kamu masuk rumah sakit lagi" Ucap Risa.
"Ga mungkin" Kata ku.
"Kenapa ga mungkin?" Ucap Risa.
"Karena nanti aku yang menang" Kata ku.
"Mau berantem lagi?" Ucap Risa bertanya.
"Aku mau nya kamu" Kata ku tertawa.
"Bukan Muhrim!!" Jawab Risa tertawa.
"Sekarang kan belum,Mungkin nanti sudah" Kata ku.
"Nanti nanti,Jangan mikir yang aneh aneh kamu!!" Ucap Risa.
*******
"Risa,Aku senang" Kata ku hening.
"Kenapa?" Jawab Risa.
"Tertawa bersamamu" kata ku.
"Kamu senang tertawa dengan ku?" Tanya Risa.
"Iya tapi ga banyakkkk senang nya" Jawab ku.
"Lohh kenapa?"
"Ya karena kamu belum jadi miliku" kata ku gugup.
"Nantiiiii.." Kata Risa.
__ADS_1
"Aamiin Risa" Kata ku tertawa ku dengar Risa juga ikut tertawa.
"Besok kamu sekolah?" Tanya Risa.
"Kata Bunda jangan dulu,Ya sebener nya aku ingin berangkat besok tapi kata Bunda jangan dulu ya sudah alhamdulillah"
"Kamu senang ga berangkat kan?" Tanya Risa tertawa.
"Senang dan sedih Risa" Kata ku.
"Sedihh ga bisa ketemu Risa Anantasya" Ucap Risa.
Jujur aku tertawa mendengar jawaban Risa,Aku seperti merasa sudah dekat sekali dengan nya.
"Iyaaa,Tapii aku janji besok kita akan bertemu" Kata ku.
"Di mimpi kamu?" Ucap Risa meledek.
"Ye bukan,Tunggu aja besok" Kata ku.
"Seriusss?"
"Kapan aku tidak serius dengan mu" Jawab ku.
"Iyaa udah Aku tunggu besok"
"Udah dulu ya Risa"
"Euu iyaa,Restu aku boleh minta tolong?" Tanya Risa.
"Tolong Apa?" Tanya ku balik.
"Aku titip salam ke Bunda" Ucap Risa.
"Bunda??" Tanya ku kaget.
"Iya Bunda kamu,Bunda orang nya baik dan aku suka" Ucap Risa.
"Ke anak nya ga suka?" Kata ku menyela ucapan Risa.
"Ihhhhhhh..Pokok nya aku titip salam buat Bunda,Awas kalau kamu ga bilang ke Bunda!!" Ucap Risa.
"Iya nanti aku sampaikan ke Bunda"
"Yaudah sana kamu tidur" Ucap Risa menyuruh ku.
"Iyaa Risa,Kamu juga tidur jangan begadang dan jangan ikut ngeronda" Kata ku meledek Risa.
"Ehh apa kamu bilang!!Siapa yang mau ngeronda" Ucap Risa tertawa.
"Udahh yaa.Dengar Aku Risa,Ingat ini!Sekarang,Besok atau Nanti Aku milik Mu,Tidur Ya!Selamat Malam" Kata ku serius pada Risa.
"Iya Restu,Selamat malam juga".
Setelah aku menutup telepon,Aku langsung menemui Bunda yang sedang di bawah dengan Teh Asri.
"Bundaaaaa" Teriak ku memanggil Bunda.
"Hey ada apa? kenapa teriak-teriak Restu" Jawab Bunda.
"Kemasukan syetan dirumah sakit kali Bunda" Kata Teh Asri meledek ku.
"Asriiiiiii!!!" Tegurr Bundaa pada Teh Asrii.
"Huhhhhh marahin Teh Asri Bunda" Kata ku.
"Apaaaaa,Mauu berantem sama Teteh" Ucap Teh Asri.
Bisa kalian lihat sikap Teh Asri kembali seperti semula,Berbeda saat Aku di rumah sakit,Ya tapi aku bahagia punya Kakak Perempuan seperti Teh Asri.
"Asrii!Sudahlah kau ini!Ada apa Restu cepat katakan" Ucap Bunda melerai kami.
"Ada salam dari Risa buat Bunda" Kata ku sambil tersenyum.
"Dari Risa?" Tanya Bunda.
__ADS_1
"Iya Risa,Kata nya dia suka sama Bunda" Kata ku.
"Dia suka sama Bunda Atau Dia suka sama kamu" Ucap Bunda.
"Tidakk Bunda,Memang Risa bilang kalau Dia suka sama Bunda" Kata ku menegaskan.
"Kata kan pada Dia Kalau Bunda juga suka sama Dia" Ucap Bunda.
"Siapp Bunda.Tapi Bunda,kok Risa bisa suka sama Bunda?"Tanya ku pada Bunda.
"Iya mana Bunda tau,Tadi di rumah sakit Bunda hanya berbicara sedikit dengan Dia dan sedikit menceritakan tentang mu kemarin jadi Bunda minta maaf pada Dia kalo anak Bunda sudah menyakiti Dia" Ucap Bunda menjelaskan.
Kini aku sadar pantas saja kalau Risa tak cuek lagi padaku,Mungkin itu semua karena Bunda.Tapi tidak masalah yang penting Aku bisa bersama Risa.
"Serius Bunda?" Tanya ku.
"Iya dan dia bilang katanya kalau kamu ga salah tapi dia yang salah karena terlalu berlebihan,Tapi Bunda tetap menyalahkan kamu,Karena sama aja kamu menyakiti perempuan" Kata Bunda.
"Makanya nanti kalau ngedeketin perempuan caranya jangan kek gitu lah" Ucap Teh Asri Nimbrung.
"Kalo Teteh jadi Risa,Apa yang bakal Teteh lakuin" Tanya ku.
"Teteh pukul muka kamu!" Jawab Teh Asri.
"Galakk da Teteh mah" Kata ku.
"Dihhh ya suka-suka Teteh lah!" Ucap Teh Asri.
"Ahhh sudah sudahh!!Kalau ribut terus Bunda jewerr kalian berdua nanti" Ucap Bunda memisahkan lagi.
"Restu yang duluan Bunda" Ucap Teh Asri.
"Asrii udahhhh!!" Ucap Bunda.
"Iya Bunda,Oiya Bunda Ayah kapan datang?" Sambung Teh Asri.
"Iya Bunda Ayah kapan datang?" Tanya ku juga.
"Nanti malam mungkin,Tapi kalian tidur aja,Biar Bunda yang menunggu Ayah" Ucap Bunda.
"Bunda ga akan tidur?" Tanya ku.
"Tidur tapi kayak nya di sini di ruang tamu,Biar nanti kalo Ayah mu pulamg bisa kedengaran" Jawab Bunda.
"Asri juga tidur disini ya Bunda,Asri mau nemenin Bunda" Kata Teh Asri.
"Restu juga Bunda" Kata Ku.
"Kaliannn iniiiii,Yasudahh hari ini kita tidur disini,Menunggu Ayah pulang" Ucap Bunda Tersenyum.
"Siapp Bunda" Ucap Ku dan Teh Asri.
Setelah itu kami menyiapkan selimut dan bantal untuk tidur di raung tamu.
Aku ikut tidur disini karena tak tega jika Bunda harus tidur sendirian di ruang tamu,Maka dari itu Aku dan Teh Asri ingin menemani Bunda,Ya tapi ini semua karena kami Rindu ingin bertemu dengan Ayah.
"Restu kamu langsung tidur aja pakai selimut kamu,Badan kamu belum terlalu sehat" Kata Bunda.
"Iya Bunda" Jawab ku.
"Asri kamu juga cepet tidur" Kata Bunda pada Teh Asri.
"Nanti Bunda,Asri belum ngantuk" jawab Teh Asri.
"Restu Tidur ya Bunda,Teh aku tidur duluan" Kata ku pada Bunda dan Teh Asri.
"Iya" Jawab Teh Asri.
"Selimutnya di pake" Suruh Bunda.
"Iya Bunda" Jawab ku.
Tak begitu lama Aku sudah tertidur.
Aku harap,Aku bisa terbangun saat Ayah pulang nanti.
__ADS_1
Terimkasih sampai jumpa di episode selanjutnya***...