Aku Bersama Mu : Risa

Aku Bersama Mu : Risa
Cahaya Baru


__ADS_3

Setelah kejadian semalam ke esokan harinya aku tersadar,Tepat nya pukul 10:00 Pagi.


Aku bersyukur karena masih bisa melihat cahaya lagi di pagi ini.


Entah siapa yang menolong ku,Aku tak tau dia,Tapi setidaknya aku sangat berterimakasih padanya.


Saat ku sadar aku sudah berada di rumah sakit dan kulihat diruangan tempatku di rawat hanya ada Bunda saja sendirian yang mungkin menunggu ku untuk sadar dari semalam.


"Bunda.."Panggil ku pada Bunda yang terlihat tertidur disampingku.


"Restuuuu,,Kamu sudah sadarr"Ucap Bunda terlihat bahagia di wajahnya.


Mungkin aku kembali sadar berkat doa dari Bunda juga.


"Aku mau minum Bunda"Ucapku meminta pada Bunda.


"Minumm?Bentar Nak Bunda ambik dulu bentar"Jawab Bunda yang terlihat sangat bahagia itu.


"Ini nak,Pelan pelan minum nya"Ucap Bunda lagi sambil memberikan air putih padaku.


"Makasih Bunda"Kata ku yang langsung meminum air dari Bunda.


"Bunda,,Aku boleh nanya?"Ucap ku.


"Nanya siapa yang nolong kamu?"Ucap bunda menebak.


"Iya Bunda.."Jawabku.


"Yang menolong mu Bapak-bapak yang lewat di situ,Dia ga sengaja liat kamu sedang dikeroyok oleh 4 orang katanya"Jawab Bunda menjelaskan.


"Bapak itu sekarang dimana Bunda?.."Tanyaku.


"Beliau hanya mengantarkan mu kesini,Terus ngabarin Bunda Jam 19:30 lewat hp kamu,Lalu Bunda Kesini dan Beliau gak lama langsung pulang katanya ada urusan..."Jawab Bunda.


Iya untungnya handphone ku sendiri tidak di kunci,Karena memang tidak pernah dipegang siapa-siapa kecuali oleh ku.


"Aku ingin ketemu dengan bapak itu Bunda.."Ucapku meminta lagi pada Bunda.


Wajar saja jika aku ingin bertemu dengan Bapak-bapak yang menolong ku,Karena mungkin hari ini aku tidak akan melihat cahaya lagi di sini jika tak ada Bapak itu.


"Udah kamu tenang aja dulu,Kamu sehat dulu disini,Bunda udah minta alamat orang yang menolong mu,Nanti kita bisa ke rumah nya"Jawab Bunda.


"Iya udah Bunda,Nanti kalo aku sehat aku kesana sama Bunda"Ucapku.


"Iya nanti kita kesana...Ayah Mu juga mau pulang,Mungkin sekarang masih di jalan"Ucap Bunda.


"Ayah Pulang?"Tanya ku pada Bunda.


"Iya.."Jawab Bunda.


Sebenarnya Ayah ku jarang sekali biasa nya Ayah ku pulang Dua Bulan Sekali atau Tiga Bulan sekali,Itu pun hanya seminggu di rumah dan langsung berangkat lagi.


Beliau kerja di salah satu perusahaan Di Jawa Timur setelah di pindahkan dari Perusahaan bos nya di bandung.


Awalnya ayah menawari kami untuk ikut pindah ke jawa timur tapi Bunda menolak,Karena mengingat diri ku yang sudah terlanjur sekolah di Bandung.


Kata Bunda tanggung kalau aku harus pindah sekolah karena sebentar lagi akan lulus.


Ayah akhirnya menuruti Bunda,Pada akhirnya kami Di Bandung hanya tersisa Aku,Bunda dan Teh Asri,Itupun kalo Teh Asri sedang di libur kuliah nya yang di jakarta.


Karena itu juga alasan ku tidak bisa pulang malam dan jarang keluar malam,Paling aku keluar malam itu hanya 2 minggu sekali sudah.


Tapi hari ini Ayah pulang dan mungkin Ayah sengaja meninggalkan pekerjaan nya karena mendengar kabar aku masuk rumah sakit.

__ADS_1


Aku merasa tidak enak jika Ayah berbuat seperti itu,Karena ini adalah hasil dari ulahku sendiri.


"Aku ganggu Ayah kerja ya Bunda?.."Tanya ku pelan pada Bunda.


"Tidak nak..Ayah memang khawatir terjadi apa-apa dengan kamu,Dan kamu harus ingat kalau Ayah ga mungkin lebih mentingin pekerjaan nya daripada anak nya.."Jawab Bunda menjelaskan padaku.


"Iya Bunda.."Jawab ku pelan.


Saat Aku mengobrol dengan Bunda tiba-tiba Teh Asri masuk mengabari kami kalau ada teman-teman ku di luar..


"Loh..Kamu udah sadar dek..?"Ucap Teh Asri.


Jujur ini jarang sekali Teh Asri memanggil Aku Dek,Itu mungkin karena aku sedang sakit dan Teh Asri memanjakan Aku hahaha.


"Sudah Teh,Restu ngga apa-apa kok Teh.." Jawab ku pada Teh Asri.


"Gak apa-apa darimana,Kamu ga sadar dari semalem,Itu ga apa-apa"Jawab Teh Asri.


"Itu teman-teman kamu pada datang kesini Restu"Lanjut Teh Asri.


"Loh mereka ga sekokah?"Tanya ku.


"Ini hari sabtu sekolah kamu kan libur"Ucap Bunda menjawab pertanyaan ku.


Aku sendiri lupa kalau ternyata hari ini hari sabtu,Yaa memang benar hari sabtu sekokah libur.


"Suruh pada masuk aja Asri,Nanti kamu sama Bunda biar diluar dulu"Ucap Bunda pada Teh Asri.


"Iya Bunda"Jawab Teh Asri lanjut berjalan keluar memanggil teman ku.


"Makasih ya Bunda"Ucap ku pada Bunda.


"Iyaa"Jawab Bunda lanjut berjalan keluar.


Melihat Putri rasanya aku teringat janji ku padanya semalam yang ternyata tak jadi,Malah jadinya dia yang datang kepadaku di rumah sakit.


"Eh..Sebentar ya aku keluar dulu"Ucap Putri yang balik lagi keluar entah ada yang ketinggalan atau karena apa.


"Iyaa Putri" Jawab yang lain nya.


"Eh itu mangga atuh duduk dulu itu di kursih"Ucapku pada mereka yang baru masuk.


"Iya Restu" Jawab mereka.


"Eh Tu manehh te naon-naon?"Tanya Doni yang langsung berdiri disamping ku dengan Reza.


"Calik helaa ahhh,Ga enak di liatnya,Sok za calik di dinya tah" Ucapku menyuruh pada Doni dan Reza,Mereka sendiri duduk di bangku yang ada di sampingku.


"Eh cenah maneh teh di keroyoknya tu?"Tanya Doni lagi.


"Kaget urang mh tu"Ucap Reza.


"Nanti aja bahas eta mah,Sekarang mah banyak yang lain ga enak"Jawab ku.


"Oh iya udah,Tapi maneh te naon naon"Tanya Doni lagi.


"Te naon-naon da te karasa iyeu urang mah,Da tau-tau tos aya di die weh don"Jawab ku pada Doni.


"Kamu pingsan?"Tanya Reza kaget.


"Te apal da nembe sadar tadi za"Jawab ku pada Reza.


"Ihh parahh atuhh.."Ucap Doni.

__ADS_1


"Parah iyeu mah Don"Ucap Reza juga.


"Ntos ntos da te naon-naon iyeu mah.."Ucapku


"Eh Don Za,Itu temen-temen mau pada minum apa? nanti gampang beli" Tanya ku pada Doni dan Reza.


"Eh udah ga usah,Kami aja kesini ga bawa banyak-banyak makanan tu,Gaenak gausah"Jawab Reza.


"Tenaon-naon atuh,Eh Zal,Rinii,Rosa mau minum apa?nanti gampang beli"Tanyaku pada mereka.


"Eh Gausah Restu gapapa"Jawab Rini.


"Enya tu gausah ah"Ucap Rizal juga


"Enya da harus nya mah kami atuh yang bawa makanan ke kamu,Kan kamu yang sakit.." Timbrung Rosa.


"Udah gapapa,Don tolong panggilin Teh Asri aja kesini ya don,Punten nya Don" Ucapku menyuruh Doni.


"Oh enya sakedap Tu"Jawab Doni.


"Rini..Itu buah-buahan nya sok atuh di kasih aja ke Restu"Ucap reza pada Putri.


"Eh iyaa Tu,Ini sebentar.."Jawab Rini


'Ini Restu,Dari kami maaf ga bisa bawa banyak-banyak" Ucap Rini memberikan bingkisan padaku.


"Eh enya te naon naon,Haturnuhun atuh sadayana"Jawabku.


"Enya Restu sama-sama" Jawab mereka.


"Zaa iyeu Punten di simpen weh la di atas lemari makanan eta tah"Ucap ku pada Reza.


"Enya Tu"Jawab Reza.


"Haturnuhun nya barudak haturnuhun pisan" Ucapku sekali lagi pada teman-teman.


"Iya Restu sama-sama Yang penting kamu cepet sembuh"Jawab Rini dilanjut dengan yang lain nya.


Tak lama kemudian Doni dan Teh Asri datang yang ternyata sudah membawa minuman nya.


"Eh udah beli minum nya Teh??.."Tanyaku pada Teh Asri.


"Udah daritadi tapi agak lama bikin nya,Terus si doni ini datang yaudah sekalian minta bantuin bawa,Makasih nya Don nya" Ucap Teh Asri.


"Iya Teh Gapapa"Jawab Doni.


"Maaf ya Teh Ngerepotin" Ucap Rini.


"Iya gapapa,Mangga sok di minum,Teteh mau keluar dulu"Jawab Teh Asri.


"Iya haturnuhun Teh"Jawab Rini dan


teman ku.


Setelah itu kami hanya lanjut ngobrol sebagian menanyakan kejadian semalam,Ya pada akhirnya aku jelaskan juga dari awal tentang semalam..


Tapi rasanya aku masih kurang bahagia,Karena aku tak melihat Risa menjenguk ku,Putri sendiri sudah dari tadi belum kembali masuk ke ruangan rawat ku..


Harapan ku Risa datang menjenguk Diri ku,Cukup itu saja tak lebih.


Walaupun Risa tak ada tapi aku tetap bersyukur karena masib ada teman-temanku di sini.


Terutama Doni dan Reza yang kemarin aku sempat kehilangan mereka.

__ADS_1


Oke terimakasih sampai ketemu di episode selanjutnya......


__ADS_2