
Aku segera bersiap siap untuk pergi sekolah..
Tapi karena di culik kemarin.. Aku sedikit trauma..
Dan juga aku mendapat kan beberapa luka di bagian wajah..
Tapi tidak apa apa akan ada kakak yang menjaga ku di sekolah..
SAAT SAMPAI DI SEKOLAH
Karena aku pergi bersama kakak jadi aku jalan ke kelas bareng dengan kakak..
Dan aku juga bertemu Nael yang menghawatir kan ku..
" Hei. Apa kau tak apa apa? Aku dengar dari ibuku jika kau kemarin di culik.." Tanya Nael
"Aku tak apa apa.. " Jawab ku
"Ohh! Ya ampunn! Lihat lah wajah mu sekarang.. Kau tampak seperti gangster di sekolah.. " Ucap Nael
" Jika kau ingin wajah mu begitu juga.. Aku bisa mengabul kan keinginan mu.. " Ucap kakak dengan tatapan tajam..
"Apa? Tidak kok! Aku tak mau.."Ujar Nael
" Oh iya.. Kak.. Kau bilang waktu itu kau ada kejutan.. Di mana kejutan nya? " Tanya ku dengan mata penuh harapan..
" Emm.. Bagaimana jika saat pulang sekolah.. Nanti akan ku kasih tau.. " Ucap kakak..
"Sayangg.. Oh sayang ku.. Kenapa kau di sini? Dengan adik kelas kita ini? " ucap wanita ******* itu
" Masalah sudah datang.. Ini dia wanita yang aku kata kan pada mu.. " Bisik Nael
" Hei kau! Minggir lah dari sini! Jalan menghalangi jalan kami! " Ucap ku marah
" Apa? Sayang ayo kita masuk ke kelas" Wanita itu menggoda kakak
" 💢wanita ini benar benar menguji kesabaran ku! 💢" Ucap ku marah
" Apa? Jadi kau juga menyukai Rain ya? Dengar ya! Rain itu hanya milik ku seorang diri! " Ucap wanita itu
__ADS_1
" Heh! Milik mu?! Coba aku lihat Halu mu sudah sampai mana?aku berharap kau tidak berhalusinasi.."Ucap ku terkekeh
"Apa kau bilang! " Wanita itu mencoba menampar ku tapi di tangan nya di halangi oleh kakak..
" Aku tidak suka dengan wanita kasar seperti mu! Pergi sekarang! " Ucap kakak dengan menghempas tangan wanita itu..
Lalu karena malu wanita itu pergi..
Hngg! Lihat saja jika wanita itu menggoda mu lagi akan ku hancur kan kepala nya! " Ucap ku dengan mengepal kan
*kenapa dia sangat menakut kan sekarang^_^' batin kakak
" Sudah lah ayo kita langsung ke kelas.. " Ucap Nael
" Ya.. Dengar ya.. Jika kau tidak mencari ku saat istirahat nanti.. Aku pasti akan menghancurkan hidup mu😈"ucap ku pada kakak
" Ya.. Tentu saja aku akan mencari mu nanti.. Kau masuk lah ke kelas dulu.. " Ujar kakak
Kami pun masuk ke kelas dan belajar..
SAAT ISTIRAHAT
" Jaga mulut mu Nael! Aku akan merobek robek mulut mu jika kau tidak menjaga ucapan mu! " Ucap ku
" Hei.. Jangan seperti itu.. Eh? Lihat itu kakak mu sudah datang. " Ucap Nael sambil menunjuk ke arah kakak
Aku dan Nael melihat kakak berlari menuju ke arah kami..
" Huft.. Maaf aku terlambat.. " Ucap kakak
" Ke mana saja kau? " Ucap Nael dan Aku bersamaan
" Eh? Aku tadi di kejar oleh wanita itu.. " Ucap kakak sambil melihat ke belakang
" Duduk kau! Aku akan mengurus wanita sialan itu! 💢" Ucap ku emosi
" Kau harus mengendali kan emosi mu juga.. Jangan sampai kau membunuh wanita itu.. " Ucap Nael mengingat kan
" Kau tenang saja aku tidak akan membunuh nya begitu saja.. Tapi aku akan menyiksanya sampai terbunuh! 😈" Ucap ku dengan licik
__ADS_1
" Heh.. Kau benar benar sangat licik! "
Lalu wanita itu datang ke meja kami saat kami sedang makan..
" Heii.. Sayang kenapa kau makan di sini? Ayo temani aku makan.. " Ucap wanita itu sambil menarik kakak
" Hei! Kau tidak melihat dia sedang makan bersama kami?! " Ucap ku sambil menarik tangan kakak yang di pegang wanita itu.
" Heh! Siapa memang nya kau! Kau pikir kau bisa menang dari ku! " Ucap wanita itu
" Benar kah? Kalau begitu ayo kita temui orang tua nya jika kau ingin menang! " Ucap ku menantang nya..
" Oh ya?! Baik lah ayo kita temui orang tua nya! Malam hari ini! " Ucap wanita itu
" Baik lah.. Cepat ucap kan di mana alamat rumah mu?! " Ucap pada kakak dan pura pura tak tahu di mana rumah nya..
" Rumah ku di alamat XXXX" Ucap kakak
" Baik lah.. Ayo kita bertemu di rumah nya nanti malam dan meminta restu dari orang tua nya.. " Ucap wanita itu
" Baik lah.. Sepakat! " Ujar ku
" Siapa yang paling dekat dengan ibu dan ayah nya dia lah menang! " Ucap wanita itu dengan nada menantang..
"Ohh.. Baik lah.. Sampai jumpa nanti malam! " Ucap ku menghentikan perdebatan..
Lalu wanita itu pergi..
Setelah sekolah selesai..
" Hei.. Apa kau benar benar akan bilang seperti itu pada ibu tiri mu?! " Ucap Nael setelah aku memberitahu kan rencana ku pada nya..
"Hei.. Kenapa kau teriak! Jika nanti di dengar oleh kakak juga tidak enak tau! " Ucap ku karna aku hanya memberitahu rencana ku pada Nael..
"Ya.. Tapi apakah kau akan mengatakan itu? " Ucap Nael ragu
" Dengar ya.. Kau harus datang nanti malam.. Jika kau tidak datang nyawa ku yang akan melayang! "
" Tenang saja.. Aku akan datang kok.. " Ucap Nael
__ADS_1