Aku Dan Kakak Tiri Ku Saling Menyukai

Aku Dan Kakak Tiri Ku Saling Menyukai
Kak Alice menikah- Aku punya saingan baru


__ADS_3

oke kita lanjutkan cerita nya✅


mohon maaf karena saya gak upload selama be berapa bulan ini..


di karena kan saya sedang UTS(ULANGAN TENGAH SEMESTER) dengan online 😄


OKE MARI LANJUT KAN CERITA NYAA!


Suatu saat, di pagi hari yang indah..


Di mana saat itu lah hari pernikahan kak Alice


Aku di bangun kan oleh kakak dan ber siap siap untuk menghadiri pesta pernikahan itu..


"Sayang apa kau sudah siap? " tanya kakak


" belum.. kau harus menunggu setidak nya 5 menit lagi.." jawab ku


"apa?! kau harus sedikit cepat sayang.. jika tidak kita akan terlambat.." ujar kakak


" jika kau tidak bisa menunggu ku lagi.. kau bisa mencari perempuan lain! " saut ku


" tidak, tidak, tidak.. aku akan menunggu mu" ucap kakak


LIMA MENIT KEMUDIAN!


" sayang.. apa kau sudah selesai? ini sudah lima menit.." tanya kakak


" iya kak.. " jawab ku sambil keluar dari ruang hias


kakak terdiam sejenak dan menatap ku dengan wajah yang merona..


"ada apa kak? apa kah ini tidak bagus? " tanya ku


"i.. in.. ini.. ini..bagus sekali kok" ucap kakak sambil menutup mulut nya


"tapi kenapa reaksi kakak seperti itu? " tanya ku lagi


"tidak apa apa kok.. jika kau sudah selesai mari kita pergi" ucap kakak mengalih kan pembicaraan


"oke.. " ucap ku


SETELAH SAMPAI DI SANA DAN MEREKA BERDUA MENIKAH, EKSPRESI NYA SANGAT BAHAGIA:)

__ADS_1



Setelah melihat nya aku dan kakak berpamitan dan pulang


saat di jalan aku dan kakak berencana pergi ke mall dengan mengajak Nael dan Thania


Nael setuju dan kami pergi ke mall , kami juga bertemu di sana..


Saat sudah sampai di mall


"Naelll! Thaniaa! "teriak ku saat melihat Nael dan Thania sudah datang


Nael dan Thania mendatangi aku dan kakak..


" hei.. kalian cepat sekali datang ke sini.." ucap Nael


"apa kah kita tidak mengajak kak Alice dan kak Berly? " tanya Thania


"itu.. mungkin tidak.. karena hari ini mereka harus bersama dan berdua, untuk menikmati hari ini" ucap ku


"kalau begitu ayo pergi belanja!" ucap Nael semangat


lalu kami pergi melihat baju baju.. dan membeli beberapa makanan..


saat kami kembali Nael dan kakak sudah tidak ada di sana..


" di mana mereka?" tanya thania


" kau pikir aku tau? aku juga tidak tau.." jawab ku


"kita harus menemu kan mereka.. jika tidak mungkin mereka akan ber selingkuh?" ucap Thania.


"eummm.. ku rasa kau terlalu banyak pikiran thania.." ucap ku


"ayo kita cari mereka." ucap thania dan kami pergi mencari kakak dan Nael


"thania.. bukan kah itu kakak dan Nael? " tanya ku sambil menunjuk orang yang di kerumuni banyak wanita.


" iya itu mereka.. tapi kenapa mereka di kerumuni banyak wanita?" tanya thania


"tidak penting menanyakan itu sekarang.. ayo kita lihat ke sana.." ucap ku


aku dan thania mendekati mereka.. dan yang benar saja.. itu adalah mereka

__ADS_1


"maaf.. apa kah mereka itu populer?" tanya ku pada seorang wanita yang mengerumuni tempat itu juga.


"kau.. masih bisa bertanya? mereka itu sangat populer.. dan juga sangat tampan" ucap wanita itu


"jadi apa yang kalian lakukan di sini?" tanya thania


"kami? kami ingin meminta nomor telepon mereka" ucap wanita itu


"ouh.. kalau begitu kami akan ikut juga" ucap thania


"apa?! aku punya yang lebih baik dari pada kau.. " ucap ku


"lakukan saja apa yang kau mau" ucap thania


"PERMISI SEMUA NYA! PERMISI! " teriak ku dan mereka membuka jalan


"ayo pergi" ucap ku pada thania yang ter bengong


aku dan thania jalan mendekati kakak dan nael


"kak.. apa kau sudah puas?? kalau begitu ayo pulang" ucap ku sambil menggandeng tangan kakak


"ya.. ayo pulang" ucap kakak semangat


" sayang ku. apa kau puas? ayo pulang" ucap thania dengan senyum menyeram kan


"APA YANG KALIAN LAKUKAN?! LEPAS KAN MEREKA! " teriak orang orang yang ber kerumunan itu


"KENAPA?! MEREKA ADALAH PACAR KAMI! JIKA KALIAN BERANI MEREBUT NYA! AKU PASTI KAN HIDUP KALIAN TIDAK AKAN LAMA LAGI" teriak ku dengan tatapan sinis


lalu seorang wanita maju dan menantang ku untuk mendapat kan kakak dengan cara yang adil


"bagaimana jika, kita bertaruh.. siapa yang akan dia pilih? " ucap wanita itu percaya diri


" baik lah.. kita akan bertemu di rumah nya" jawab ku dengan tersenyum kejam


"baik lah.. kalau begitu beri kan alamat rumah nya! " ucap wanita itu menerima tantangan


"ini alamat rumah nya.. oh ya, siapa nama mu? biar kan aku mengingat nama mu" tanya ku


"nama ku Nisa" ucap wanita itu


"oke" ucap ku

__ADS_1


__ADS_2