
oke ayo lanjut kan cerita nya..
sebelum itu.. aku mau ngucapin makasih banyak udah baca novel aku..
jangan lupa baca novel aku yang lain nya juga š
_____________________________________________
Saat aku pergi ke kamar kakak..
Kakak sedang bermain handphone dan belum tidur..
Tok tok tok*suara pintu yang di ketuk
"Kakak" Panggil ku
"Ada apa? " Kakak membuka pintu kamar nya
"Kak aku tidak bisa tidur" Ucapan ku membuat kakak terdiam untuk beberapa saat
"Jadi kamu ingin dahi mu di cium? " Jawab kakak
"Aku ingin kakak menemani aku mengobrol saat aku belum tidur.. Ibu ku selalu melakukan itu sebelum aku tidur.. " Kata ku
"Baik lah.. Ayo ke kamar mu dan kamu harus cerita kan apa yang terjadi saat kamu di sekolah" Ucap kakak.. Aku hanya membalas dengan anggukan..
Saat sampai di kamar ku..
Kakak masuk terlebih dahulu sebelum aku
"Kak? Kenapa kau tersenyum sendiri melihat handphone mu? " aku bertanya pada kakak yang sedang memain kan ponsel nya sambil senyum senyum sendiri
"Tidak apa apa kok" Jawab kakak..
Aku segera menarik ponsel kakak..
Dan langsung ter tawa.. Karena kakak sedang mencoba merayu seorang wanita..
"Bukan seperti ini cara nya merayu seorang wanita kak.. hahahaš¤£" ucap ku
"Lalu bagaimana cara nya? " kakak melihat ku dengan tersenyum
__ADS_1
"Hmm, begini cara nya.." aku menulis sebuah puisi untuk wanita yang di rayu kakak..
Lalu wanita itu mulai menyukai kakak..
Tapi pada akhir nya aku menulis pesan
"Terima kasih telah membantu ku untuk menyatakan cinta pada orang yang ku sukai" lalu wanita itu segera memblokir kakak..
Aku ter tawa terbahak bahak..Hahahahaš¤£
"Kamu ini gadis kecil.. Kamu berani sekali ya?! " Kata kakak kesal
"Ya.. Tentu saja aku berani.. Hahahaha š¤£lihat dia langsung memblokir kakakš¤£"
"Kamu ini.. Tidur lah sendiri aku akan pergi! " Kata kakak sambil pergi dari kamar dengan marah
Tiba tiba air mata ku keluar.. ya aku menangisš
Jadi kakak langsung kembali ke kamar ku dan meminta maaf..
"Kenapa kau menangis? Baik lah tadi itu salah ku maaf kan aku ya" Kakak meminta maaf.. Tapi aku malah menangis lebih keras..
"Kenapa kau menangis lebih keras? Baik lah.. Gadis kecil ayo tidur.. Kau tak perlu takut.. Ya.. Jangan menangis lagi.. " Kakak menenangkan ku..
"Kakak.. Jangan pergi" ucap ku
"Baik lah aku tak akan pergi.. Jadi kamu tidur lah" Ucap kakak sambil mengelus kepala ku
"Aku bukan anak kecil lagi kak.. Kau tak perlu mengelus kepala ku! " Kata ku kesal
"Baik lah.. Jadi kamu harus tidur ya.. Selamat malam" Kata kakak sambil mencium dahi ku dan pergi
Aku kaget dan bengong untuk beberapa saat lalu tertidur..
Di samping itu.. Di kamar kakak..
"Sial! Kenapa aku terus menerus mencium dahi nya?! " gumam kakak kesal
Keesokan harinya
"Selamat pagi kakak" Kata ku sambil turun aku melihat kakak sedang memasak..
__ADS_1
"Se.. Selamat pagi.. A.. Ayo cepat makan.." Kata kakak seperti gugup
"Kau kenapa kak? Apa kau baik baik saja? Apa kau demam? "
Aku segera menghampiri kakak dan memegang dahi nya
"Aku.. Aku tidak apa apa ayo makan.." kata kakak sambil menjauh dari ku..
Setelah makan kami pergi ke sekolah..
Saat itu kami bersekolah di sekolah yang sama..
Saat istirahat
"Apa kau melihat adik ku? " Tanya kakak pada sahabat dekat ku..
"Ya.. Dia tadi pergi ke toilet sebentar" Jawab sahabat ku
Kakak langsung ke toilet dan mencari ku..
Saat aku keluar dari toilet kakak ada di depan ku..
Aku kaget dan menjadi gugup karena di toilet hanya ada kami berdua.
"Ka.. Kakak.. Kenapa kau di..di sini? " Tanya ku dengan gugup
"Ini adalah sekolah.. Jadi aku tak bisa menjaga mu.. jadi jaga diri mu baik baik" Ucap kakak
"Ya.. Baik lah" kata ku
"Apa kau sudah makan siang? Jika belum ayo makan siang bersama ku" Ajak kakak
"Baik lah kak.. Aku akan mengajak sahabat ku.. Tidak apa apa kan kak? " Tanya ku
"Ya.. Tidak apa apa.. " Jawab kakak
_____________________________________________
*oke temen temen makasih udah baca novel aku..
oh ya.. besok kan lebaran Idul Fitri bagi muslim.. Jadi aku sekeluarga mengucap kan
__ADS_1
MINAL 'AIDIN WALFAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATINš
TERIMA KASIH*