
setelah aku menarik tangan Nael dan berlari..
Tiba tiba aku berhenti karena ada yang menghalangi jalan.. dan itu adalah kakak..
"Hei kenapa kau tiba tiba berhenti?! badan mu itu keras juga tahu.. nanti hidung ku menjadi pesek" kata Nael sambil memegang hidung nya
"hidup mu sangat bebas ya? mau ke mana kau? bolos kelas? " ucap kakak dengan menatap tangan ku yang memegang Nael..
"ehh.. ka.. kakak.. apa.. yang kau ka.. katakan?aku tidak.. pe.. pernah mee.. membolos kok.. " kata ku dengan gugup dan menarik tangan ku yang memegang Nael
ku pikir kakak dan Nael tidak saling mengenal jadi aku takut kakak mengira Nael adalah pacar ku dan memarahi ku..
Tapi ternyata tidak! mereka saling mengenal..
"ehh? bukan kah ini kakak baru mu? lama tak berjumpa Rain.. " kata Nael sambil senyam senyum
"hah? ya lama tak berjumpa Nael? apa kabar mu sekarang? " ucap kakak sambil menatap tajam Nael
"heh? yaa.. seperti yang kau lihat.. aku baik baik saja kok.. bagaimana jika kita mengobrol nanti? aku masih punya banyak urusan.. " kata Nael lalu berlari pergi..
"kalian berdua saling mengenal? kapan kalian berdua bertemu? " tanya ku pada kakak yang masih menatap Nael dari kejauhan
"ya.. kami bertemu saat sedang berada di ge.." jawab kakak lalu membeku seketika
"ge? ge apa itu kak? " tanya ku lagi
"tidak ada.. apa kau lapar? ayo pergi makan.. " jawab kakak
"aku tidak lapar kok kak.. tadi aku bertemu dengan mantan pacar ku.. dia ingin menikah jadi aku akan menghadiri pernikahan nya.." ucap ku
"mantan pacar mu.. Kevin bukan? " ucap kakak terlihat marah
"ehh? kakak tau? iya mantan pacar ku Kevin.. tapi kenapa kakak terlihat marah? " tanya ku
__ADS_1
"tidak apa apa.. kakak tidak marah kok.. oh ya bagaimana jika setelah pulang kita pergi ke taman bermain untuk meringankan stres? " ucap kakak sambil mengelus kepala ku
"kakak! aku sudah besar! jangan mengelus kepala ku seperti seekor kucing! " kata ku dengan malu
"hahaha.. kamu malu ya.. baik lah.. adik ku tersayang kakak tidak akan mengelus kepala mu seperti seekor kucing lagi.. tapi seperti seekor anjing" kata kakak tertawa
"kakak! aku tidak malu kok! hngg!!" kata ku dengan marah
"baik lah.." (muach😘)
kakak mencium pipi ku lalu berlari pergi sambil tertawa..
"ihhhh! KAKAK! AKU PASTI AKAN MEMBALAS MU!!! " kata ku sambil berteriak
setelah pulang sekolah.. aku pulang bersama kakak dan Nael..
"Hmm.. seperti nya hubungan kalian tak begitu dekat ya.. bagaimana rasa nya berdua tadi? oh ya.. aku tadi melihat pipi mu memerah loh.. " ucap Nael sambil melihat ke arah ku
tiba tiba jalan ku terhenti karena melihat Lilia di hadapan ku
plakk! Lilia menampar wajah ku..
"heh? kau sama saja seperti kelinci yang memakan kotoran nya sendiri! " kata ku sambil menampar Lilia dengan keras sampai Dia terjatuh
"kau! dengar ya aku bilang sekali lagi! aku tak perlu simpati dari orang seperti mu!" ucap Lilia
lalu aku menampar nya lagi PLAKK!! 🖐
"ke.. kenapa kau terus menampar ku?! " tanya Lilia
"bukan kah anjing yang tidak penurut harus di perlakukan seperti itu? jika tidak dia akan semakin menjadi jadi! " ucap ku sambil membersih kan tangan ku
"hei! dengar ya aku akan menyuruh orang untuk menghajar mu! " ancam Lilia
__ADS_1
"baik lah! akan ku tunggu! di mana orang orang itu?! " ucap ku dengan penuh semangat.. karena aku sangat sedang ingin membunuh orang rasa nya dan lagi.. aku sudah handal membunuh orang dengan tangan kosong..
setelah beberapa saat ada 5 orang bertubuh kekar yang datang..
"heh? kau pasti tak bisa mengalah kan mereka berlima.. mereka sangat kuat.. " ucap Lilia
"kau seperti nya tidak terlalu mengenal ku dengan baik Lilia.. kau lupa aku sudah pernah membunuh beberapa orang saat itu? " ucap ku sambil maju ke hadapan Lilia..
"kau tidak boleh bertarung! jika kau terluka bagaimana?! " ucap kakak yang sedang menghawatir kan aku
"tidak apa apa kak.. aku sedang ingin membunuh orang hari ini.. hehehe" ucap ku dengan hawa membunuh yang sangat kuat..
setelah beberapa saat lima orang bertubuh kekar itu pingsan..
"huh.. masih untung aku tidak membunuh kalian.. tapi.. kemarahan ku ini.. belum mereda.. hehehehe" ucap ku tertawa dan berjalan kearah Lilia..
"ke.. kenapa kau.. me.. mendekati ku..?! " ucap Lilia dengan ketakutan
"bukan kah kau yang menyuruh mereka? jadi aku berdiri di hadapan mu untuk memberi mu pelajaran.. " kata ku sambil menjewer telinga Lilia
"baik lah.. jika kau sudah selesai ayo kita pulang.. kami sudah sangat lama menunggu mu di sini! " ucap Nael..
u tidak apa apa kan? tidak terluka kan? " ucap kakak memeriksa ku
"aku tidak apa apa kok kak" ucap ku..
lalu aku mencium pipi kakak.. (muach😘) dan berlari pergi..
wajah kakak memerah dan sedikit terkejut..
lalu pergi berlari menyusul ku
"huh.. cinta musim semi.. kapan kau akan datang pada ku?? apa kau akan membiarkan kan ku berada di saat saat ini sendirian?" ucap Nael dengan tampang menyedihkan
__ADS_1