Aku Dan Kakak Tiri Ku Saling Menyukai

Aku Dan Kakak Tiri Ku Saling Menyukai
bermainkah?


__ADS_3

"Kami datanggg.. " teriak Nael sambil menghampiri aku dan kakak


" Wahhh.. Kalian sudah datang rupa nya.. Kenapa lama sekali? Aku sudah bosan menunggu" Ucap ku


"Jadi.. Ini kakak baru mu ya? " ujar kak Alice secara tiba tiba


"Ehh? Iya kak Alice ini kakak baru ku.. Kakak perkenal kan ini kak Alice.. Kak Alice perkenal kan ini kakak nama nya Rain" Ucap ku sembari memperkenalkan mereka


"Aku akan masuk dan menemui bibi baru.. Sayang ayo masuk" Ucap kak Alice sambil mengajak pacar nya


"Hei.. Menurut mu apakah pacar nya kak Alice bisa bertahan? " Tanya ku pada Nael


"Apa maksud mu? Bertahan apa nya? " tanya Nael meminta penjelasan


" Emmm.. Maksud ku apa lah pacar nya kak Alice bisa bertahan dengan kepribadian kak Alice yang dingin itu? " Tanya ku lagi


" Menurut mu bagaimana? Bukan kah cinta itu datang dari hati.. Bukan dari kepribadian? " Jawab Nael


"Apa maksud mu? Aku tak mengerti? " Tanya ku lagi


" Ibarat nya seperti kau dan kakak mu.. Bukan kah kalian tidak lama kenal.. Bahkan belum mengetahui kepribadian masing masing.. Tapi sudah langsung jatuh cinta.. " Ucap Nael


"Kauuu! " Aku Geram


"Oh ya.. Ngomong ngomong.. Jangan panggil kakak ipar ku seperti itu lagi.. Panggil dia kakak Berly.. Karena nama nya Berly" Ucap Nael


" Baik lah.. Tapi aku harus panggil pacar mu itu siapa?? Dari tadi aku melihat dia tak banyak berbicara.. " Tanya ku


" Ehhh? Pacar ku? Kau harus memanggil nya 'Putri nya Nael' itu nama yang indah bukan? " Ucap Nael


" Ehemm.. Perkenal kan nama ku Thania.." Ucap pacar Nael tiba-tiba


" Ehh? Emm.. Perkenal kan nama ku Lanni" Ucap ku canggung


" Baik lah.. Aku akan masuk dan menyapa yang lain nya bersama kak Alice.. " Ucap Thania dingin


" Kepribadian thania sangat dingin.. " Ucap ku pada Nael


" Dia itu sebenar nya sangat lembut tahu.. " Ujar Nael


" Itu adalah hidup mereka sayang.. Kenapa kau sangat mengkhawatir kan nya? " Ucap kakak secara tiba-tiba dan memeluk ku dari belakang


"Kakak.. Apa yang kau lakukan? Lepas kan aku.. " Ucap ku sambil melepas kan tangan kakak


" Kau tak perlu memanggil ku kakak lagi.. Kau bisa memanggil ku sayang" Ucap kakak dengan sangat percaya diri


" Baik lah.. Aku tidak akan memanggil mu sayang.. Aku lebih baik memanggil mu kakak saja" Ucap ku


"Terserah kau saja lah.. Ayo masuk dan lihat apa yang mereka bicara kan.. " Ucap kakak


Saat kami masuk


Hanya ada ayah dan kak Berly


"Umm.. Ayah di mana ibu, kak Alice, dan thania? Kenapa kau hanya duduk dengan kak Berly? " Tanya ku pada Ayah


" Mereka ada di dapur " Ucap ayah


Lalu aku, kakak, Nael, dan kak Berly pun ke dapur dan mengintip ๐Ÿ‘€

__ADS_1


"Apa yang kalian lakukan?! Kenapa kalian mengintip di sana?! Jika kalian ingin membantu ke sini saja! " Ucap kak Alice dengan tegas


" Kak Berly cepat bantu sana.. " Aku dan Nael mendorong kak Berly..


" Baik lah ayo kita ke atas.. Dan membicara kan sesuatu " Ucap ku semangat


Kami pun ke atas dan duduk di kamar kakak dan bermain game


" Nael kenapa pacar mu tidak terlalu suka bicara ya? " Tanya ku heran


" Jangan tanya aku.. Tanya kan saja pada kakak mu.. Mereka memiliki kepribadian yang hampir sama.. " Jawab Nael


"Ehh? Kakak.. Apa ini semua ada hubungan nya dengan mu?? " Tanya ku pada kakak yang fokus main game


" Tidak kok.. Tapi biasa nya orang yang bersifat dingin itu hanya akan bersikap berbeda dengan orang tercinta nya.. " Ucap kakak sambil main game


" Huh? Orang tercinta? Nael apa kah dia bersikap berbeda dengan mu? " Tanya ku


" Umm.. Seperti nya iya.. " Jawab Nael


" Kenapa bisa seperti itu ya?? " Tanya ku lagi


" Aku juga tak tahu" Ucap Nael


Setelah beberapa saat


"Huh.. Aku sangat bosan.. Kalian terlalu fokus bermain.. " Ucap ku bosan


* tok tok tok.. Suara orang mengetuk pintu


" Dik apa kau ada di dalam? " Tanya kak Alice dari luar


* kreaak.. Suara pintu terbuka dan kami melihat kak Alice, kak Berly, dan thania membawa makanan dan masuk


"Ayo makan bersama di sini.. " Ujar kak Berly


" Kalian sedang main apa? " Tanya thania tiba tiba


" Kami? Kami sedang bermain game kok.. Ada apa? Apa kau ingin main juga?" Ucap Nael


" Tidak.. Sudah lah ayo makan.. " Ujar thania


Setelah selesai makan


"Wahhh.. Aku kenyang" Ucap Nael..


" Kalau begitu bagaimana jika kita menginap di sini? Lagi pula ini sudah hampir larut" Ucap kak Berly


" Baik lah.. Setuju" Ucap Nael


Saat malam hari.. Di mana waktu nya pembagian tempat tidur


" Jadi aku dan kakak akan tidur di kamar ku.. Nael dan thania akan tidur di kamar bawah.. Dan kak Alice dan kak Berly tidur di kamar kakak.. Bagaimana? " Ucap ku


"Jadi aku dan thania tidur di kamar yang aku tiduri kemarin?? " Ucap Nael kaget


"Tentu saja. kau ingin tidur di mana? Kau pikir rumah ini memiliki banyak kamar?? " Ucap kakak


" Ti.. Tidak.. Aku sangat senang bisa tidur sekamar dengan thania.. " Ucap Nael

__ADS_1


"Oh benar kah? Kau seperti nya harus tidur di lantai malam ini.. " Ucap thania dingin


"Apaa?!! Tidak.. Sayangg.. Aku tidak akan melakukan apa punn.. " Ucap Nael dengan nada memohon


" Emm.. Ini sudah malam aku dan kakak akan pergi ke kamar ku..Selamat malam" ucap ku sambil menarik kakak pergi


" Baik lah sayang.. Ayo kita ke bawah dan tidur.. " Ucap Nael sambil menarik thania


DI KAMAR BAWAH


"Sayang aku akan tidur di ranjang dengan mu.. " Ucap Nael


" Oh ya? Kau harus tidur di lantai malam ini.. Dan tidak boleh membantah! " Ucap thania tegas..


" Kau.. Tega sekali sayang.. " Ucap Nael pasrah


" Apa kau akan benar benar tidur di bawah? " Tanya thania


" Tentu saja calon istri ku yang menyuruh nya mana aku harus menuruti nya.. " Ucap Nael


" Benar kah? Naik lah.. " Ucap thania


" Apa? Kau benar benar menyuruh ku naik.. Dan tidur bersama mu? " Ucap Nael gembira


"Aku hanya akan mengatakan nya satu kali.. Naik lah dan jangan lakukan apa pun.. Hanya sekedar tidur" Ucap thania


"Baik lah aku naik.. " Ucap Nael dan tidur di ranjang


DI KAMAR KAKAK


"Alice.. Di mana aku tidur malam ini? " Ucap kak Berly.


" Memang nya kau ingin tidur di lantai? " Tanya kak Alice


" Jika calon istri ku menyuruh nya maka aku akan senantiasa menuruti nya" Ucap kak Berly patuh


" Tidur di ranjang bersama ku.. " Ucap kak Alice


" Baik lah.. " Ujar kak Berly


*bukan kah kak Berly terlalu patuh๐Ÿ˜‚


DI KAMAR LANNI


" Aku akan tidur di ranjang bersama mu.." Ucap kakak sambil berbaring di ranjang


" Apa?? Tidak kau harus tidur lantai! " Ucap ku


" Jika aku ingin tidur di ranjang bersama mu bagaimana hah? " Tanya kakak


"Tidak boleh! Kau harus tidur di lantai! " Ujar ku


" Aku tak ingin.. Ayo tidur" Ucap kakak sambil menarik ku tidur dan memeluk ku


"Kauu! " Ucap ku kesal


" Tidur lah.. " Ucap kakak sambil mengelus kepala ku..


Lalu tak lama kemudian aku pun tertidur

__ADS_1


__ADS_2