
***ke esokan hari nya.
zhan dan rilla belum terlihat keluar dari kamar nya,karna hari ini hari minggu..
"ting..nong.., ting..nong..! "
bunyi bel pintu.
ternyata orang tua rilla dan zhan,sudah pulang dari luar kota.
dan karna tidak ada tanggapan dari dalam rumah,maka orang tua rilla masuk menggunakan kunci cadangan.
saat di dalam rumah, ibu rilla langsung menuju ke arah kamar rilla,dan telihat rilla masih tertidur pulas,di atas kasur nya,sedangkan ayah zhan juga membuka kamar zhan, dan melihat zhan juga masih tidur.
mereka putuskan untuk tidak membangunkan kedua nya, dan setelah membereskan koper, dan barang bawaan nya, ibu rilla langsung memasak di dapur, sedangkan ayah zhan pergi ke kebun belakang rumah.
rilla yang mencium bau masakan yang sangat menggugah selera..,terbangun dari tidur nya, dan langsung menuju dapur.
alangkah senang nya rilla melihat sang ibu yang sedang memasak di dapur.
"mamah sudah pulang! "
rilla berlari memeluk sang ibu,dan mencium nya,seakan melepaskan rasa rindu nya.
"gimana kabar kamu sama kaka mu sayang..?,apa kalian baik-baik saja,selama mamah dan papah pergi !".
__ADS_1
"jangan-jangan kalian makan mie instan terus!".
tanya ibu rilla penasaran.
"engga kok mah,rilla sama ka zhan gantian masak nya, tapi mah... ".
"apa.. ?ngomong aja,mamah akan dengarkan".
"mah, mio-mio mati..!, dan itu semua karna kak zhan yang membunuh nya, saat rilla pergi kemping sekolah".
"hah..kok bisa.. memangnya dari mana kamu tau kalau zhan yang membubuh mio-mio rill".
kata ibu rilla,karna terkejut mendengar ucapan rilla.
"buktinya sudah jelas kok mah.. saat rilla pulang mio-mio sudah mati, dan rilla menemukan botol cairan untuk menyuntik mati binatang, di tempat sampah di kamar ka zhan".
"tapi saat rilla marah, ka zhan,malah bilang kalau semua yang rilla kira,bukan berarti kenenaran nya,meskipun kebenaran itu kadang menyakitkan".
"itu yang ka zhan bilang mah..,ka zhan memang manusia jahat, tega-teganya dia membunuh mio-mio, rilla tau kok ka zhan ngak suka kucing..,tapi kan jangan sampai membunuh mio-mio kan mah..! "
"hik.. hiks.. hik..! ".
rilla menceritakan pada sang ibu,sambil menangis, karna sedih mengingat mio-mio, kucing kesayangan nya.
"rill.. kamu sudah tanya alasan ka zhan menyuntik mati mio-mio".
__ADS_1
"untuk apa rilla tanya.. kan sudah jelas alasan nya, karna ka zhan benci kucing.. dan itu semua karna dia manusia berhati dingin".
ibu rilla tersenyum kecil,setelah mendengar ucapan rilla.
"oh.. ya mah..om xiao mana?, kok ngak kelihatan?".
"oh.. papah lagi di kebun belakang, lagi nanam bunga pesanan kamu kemarin, mawar biru..,kasian papah mu rill, sudah keliling-keling cari bunga pesanan kamu, pas di luar kota,sampai sore baru ketemu".
"asyikkk.., mah rilla mau nyusul om xiao ke kebun belakang dulu".
rilla bergegas lari,ke arah kebun belakang, dengan girang nya. karna rilla sangat suka dengan bunga mawar,semua warna bunga mawar rilla sudah punya, hanya bunga mawar biru saja yang belum, dan saat ayah zhan membawakan oleh-oleh bunga mawar biru,rilla sangat senang, yang akhirnya melengkapi koleksi warna mawar nya.
tidak berapa lama zhan pun turun dari kamar nya, dan langsung menuju dapur, dan saat melihat ibu rilla, zhan tersenyum kecil,sambil duduk di meja makan.
"gimana zhan.., kabar nya, pasti susah ya jaga rilla,sendirian di rumah, apa lagi karna rilla ngak bisa masak.., pasti kamu kerepotan".
ucap ibu rilla bercanda dengan zhan.
"ngak kok bu.. biasa saja,rilla anak nya baik kok,tapi dia saat ini mungkin sangat marah dengan zhan, karna kucing kesayangan nya mati".
"ibu tau kok zhan, kamu sangat penyabar menghadapi rilla, dan masalah kucing mio-mio rilla, ibu juga tau kamu pasti punya alasan kuat sampai melakukan hal itu".
"ibu cuma mau tau alasan nya saja kok".
ucap ibu rilla sambil tersenyum.
__ADS_1
"kucing rilla sakit bu.., sakit kangker!"
ucap zhan.