
Semalaman mereka memandangi laut dan bintang bintang yang indah itu berdua dan bermain air. Krista senang, tapi dia langsung teringat dengan Mila dan Aldo yang, krista tidak ingin membuat kapten Kevin menjadi sial jadi setelah pulang dari pantai tersebut dia langsung menjauh dan tidak ingin dekat dekat.
1hari setelah itu, akhirnya hari ini tiba, hari di mana pasukan pasukan akan mati. Tapi krista akan berusaha untuk tidak mati dan tidak menyerah, pada saat jam 2malam krista mengunjungi makam orang orang yang dia sayangin.
Krista: "Sheza! aku datang untuk mengunjungi mu"
Krista pergi kek makam ibu, teman temannya ,dan Sheza, krista ingin sekali menemui makam anak laki laki waktu itu, tapi ia tidak tau di mana. Krista sedih melihat mereka tidak bisa menemaninya tapi krista tetap kuat untuk hidup dan berjuang. Pada jam 3pagi krista pulang kek markas untuk istirahat, perang itu akan berlangsung pada malam hari. Krista yang kecapean langsung pulang dan pergi kek kamar untuk tidur.
__ADS_1
"Krista... krista!! kenapa kau sampai membunuh kami? kau pembunuh yang kejam, aku benci diri mu krista. Lebih baik kau mati HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA" menancapkan gunting kek mata kiri krista dengan suara yang menyeramkan.
Krista: "AHHHHH... Hah... hah... hanya mimpi? hah... kenapa aku bermimpi buruk? biasanya tidak pernah seperti ini, apa aku pembunuh?" berkeringat dan merasa pusing.
Krista yang terbangun langsung saja mandi dan itu baru jam setengah 4 langit masih gelap dan sejuk, krista tidak bisa tidur akhirnya ia berjalan jalan kek luar, krista pergi kek tepi laut dan duduk di batu besar dan terdiam memikirkan mimpi itu.
Krista: "Apa aku ini benar benar pembunuh sadis? Sheza, laki laki itu, ibu... semua mati karna aku, aku memang pembawa sial dan sampai kapan pun aku akan di hantui oleh kenyataan bahwa aku memang pembunuh"
*DOR
Krista: "Apa?? dia siapa"
__ADS_1
Krista menghindari peluru tersebut dan hanya terkena besetan di pipi kanan. Tentara itu terus menembakan peluru kek krista tapi tidak mengenai nya. Krista yang berlari sambil menghindar dan mendekati tentara tesebut, saat di depan muka tentara tersebut. Tentara tersebut menembakkan peluru kek wajah krista dengan ketakutan krista langsung menggerakkan badannya kek arah kiri lalu memukul wajah tentara tersebut sampai pingsan. Krista langsung mengambil tembakan dan menembakan tentara itu di bagian kepala beberapa kali dan berkata.
Krista: "HAHAHAHAHA... kau yang macam macam dengan ku bodo kau harus mati" dengan tertawa berbahak bahak dan suara menyeramkan.
Krista menembakan 20 peluru, 5 di bagian perut dan 15 di bagian kening. Setelah krista sadar telah membunuhnya, krista terdiam tidak bergerak.
Krista: "Kenapa? kenapa aku membunuhnya? hei bangun kau main main kan aku tau kau pura pura tidur, hei hei" Menggoyang goyangkan tubuh tentara tersebut lalu mencekik leher tentara itu.
krista: "Hei kau bohong kan ayu bangun jangan bohong bodo, aku tidak bodoh seperti yang kau kira ayok bangun!!" mencekik leher tentara tersebut.
Krista berdiri dan terdiam dengan menggigil, ia tidak tau harus apa bingung dengan dirinya yang tidak jelas, kadang menjadi pembunuh kadang menjadi gadis manis yang murah tersenyum.
__ADS_1
****