Aku Mencintai Mu

Aku Mencintai Mu
Eps 15


__ADS_3

Krista tidak kembali kek kamarnya, hanya berjalan jalan kek pantai hutan dengan rasa malasnya lalu menendang nendang batu kecil di depannya.


Krista: "Pasti pulang kek markas di omelin komandan nih, lah bawel banget sih!" menggerutu lalu berbaring di pasir menatap langit yang indah pada jam 4sore.


Krista: "Heh andai hidup ini menjadi lebih baik, aku ingin bekerja di perusahaan dan tidak capek seperti kerja di militer" Krista membayangkan dirinya bekerja di perusahaan dengan menatap langit sambil rebahan di kasur hingga mengeluarkan air liur nya.


Krista ketiduran di pinggir laut dengan beralasan pasir hingga jam 7malam. Pada jam 7malam, krista terbangun dari tidurnya yang lelap dan kaget dengan waktu yang begitu cepat, dia tidak sadar bahwa sudah beberapa jam ini dia tidak kembali kek markas perang pada malam hari bentar lagi akan berlangsung, dia belum bersiap siap, krista yang kaget langsung saja bergegas berlari menuju markas.


Kevin: "Bagaimana dengan persiapan? apa sudah beres?"


"Sudah kapten" hormat dengan nada tegas.


Kevin: "Dimana perempuan itu? apa dia lupa kalo dia sekarang bertempur? sudah lah tinggal saja" dalam hati.

__ADS_1


Kevin: "Sudah... cepat bergegas kita akan berangkat, sebelum lawan menyerang duluan!"


Krista: "Duh mana masih jauh lagi, yahh... pusing, kaki ayok dong bisa cepetan dikit gak?" berlari dengan menggerutu.


Krista terjatuh karna tersandung batu yang lumayan besar di hadapannya, krista yang kesal dengan dirinya kehilangan kendali, karna ia memaksakan diri berlari dengan sekuat tenaga dengan kaki yang terluka, lama kelamaan kakinya mengeluarkan darah dan itu menjadi lebih menyakitkan.


Krista: "Duh... ceroboh banget sih, cik... udah lah tetep lari aja, kalo ada lawan aku tidak membawa senjata apa apa dan mereka menembak, bisa mati aku"


Krista berlari dengan ketakutan yang sangat mendalam.


pada saat itu juga pasukan Kevin telah menyerang dah krista telat datang. Mereka menyerang dan Kevin masih memikirkan krista.


Kevin: "Apa dia baik baik aja ya?" dalam hati.

__ADS_1


Krista: "Aku harus cepat, kalo tidak abis aku"


krista yang berlari menuju semak semak dan pepohonan tinggi, tidak menyadari adanya ular yang jatuh kek bahunya krista kaget lalu ular itu mematuk telinga krista di sebelah kiri, krista langsung mengusirnya dengan memukul ular tersebut. Tapi sudah terlambat, telinganya mengeluarkan darah banyak, tapi krista mengabaikan itu semua dan terus berlari.


Pada akhirnya krista melihat cahaya di hadapannya, tanpa memikirkannya... krista langsung menerobos semak-semak itu, lalu ia melihat. Teman temannya mati banyak mayat di sekitarnya dan ada 2orang pasukan 1pasuka Lawan 1nya lagi adalah komandan krista, komandannya mati di tembak di bagian perut 5kali dan di bagian leher 1 kali, pasukan lawan itu pun melemah, krista langsung mengambil tembakan yang ada di sampingnya, entah milik siapa mungkin milik mayat mayat yang di sampingnya itu. Krista menembakan 1peluru di bagian kepala lawan dan dia tewas.


Krista yang memiliki 2perasaan peduli dan tidak peduli, dia langsung memilih tidak peduli pada mayat mayat itu dan berlanjut mencari kapten Kevin dan ikut berperang dengan kaki terluka, krista mengalami sakit yang sangat luar biasa di bagian kaki. Tapi krista tidak peduli dengan itu dan terus memikirkan Kevin.


Krista: "Aku harus cepat"


Pada akhirnya, krista menemukan Kevin yang sedang bersembunyi di di bagian belakang pohon, hanya ia seorang dan tidak ada yang lain.


Pasukan lawan yang berada di belakang krista tanpa sadar krista pasukan lawan itu menembakan peluru kek krista sebanyak 2kali. Dan Kevin menyadari itu lalu ia berlari menuju krista untuk melindungi nya. Tembakan itu langsung kek tubuh Kevin di bagian belakang, mulut Kevin mengeluarkan darah, krista bergegas mengambil pistol Kevin dan menembakan nya kek tubuh lawan dan ia tewas.

__ADS_1


Krista membawa Kevin menuju gedung kosong yang pernah ia lewati saat mencari Kevin saat itu, reruntuhan bangun tidak terpakai memang sudah tidak layak tapi mereka bersembunyi di situ dan menembakan cahaya kek langit untuk peringatan bahwa pasukannya sudah menang, memang sudah menang pasukan lawan lebih banyak yang tewas, jadi mereka menganggap itu sebagai kemenangan.


__ADS_2