
Krista menjadi gelandangan dan tidak tau harus kemana, terkadang dia tidur di depan tokoh, tau di gedung gedung kosong. Sering mencuri makanan dari pedangan kaki lima, padahal dia tidak ingin mencuri, tapi itu terpaksa dari pada dia mati kelaparan. Saat ini krista sedang beristirahat di sebelah tokoh buku ,duduk di alasi kardus. Tiba-tiba ada seseorang laki laki berlari kek arahnya dalam keadaan lemas lalu ia pingsan di depan krista. Krista tanpa pikir panjang langsung membawanya bersembunyi dari orang yang mengejar laki-laki tersebut.
Pada saat dia tersadar Krista langsung bertanya-tanya tentang dirinya.
Krista: "Hei! siapa kamu? kenapa kamu di kejar kejar orang tadi"
Laki laki: "Huh...kau!! terima kasih sudah menolong ku! ya Tuhan untung aku tidak tertangkap olehnya, kalau ketangkap aku pasti langsung di bawa kek kantor polisi" dengan nada gembira dan senang
Krista: "Kau...kau mencuri ya?"
Laki-laki: "Hah iya, kalo aku gak mencuri, aku bisa mati kali, oh ya kenalin nama ku Aldo, siapa kau?" berbicara dengan memakan roti yang ada di tangannya.
Krista: "A...aku Krista, salam kenal!" mengulurkan tangan.
Semenjak hari itu, Krista dan Aldo menjadi teman dekat, selalu mencuri bareng. Krista senang mempunyai sahabat, dan Krista sekarang tidak akan pernah sendirian lagi dalam dunia yang kejam ini. Mereka berkawan baik, memiliki sifat yang hampir mirip, Krista belajar menjadi mandiri lewat Aldo, menjadi pribadi yang mandiri dan kuat. Setelah itu mereka mencari gedung yang sudah tidak terpakai untuk beristirahat, dan menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman dari pada di jalanan.
Krista: "Hei do! bagaimana kau bisa menjadi seperti ini?"
Aldo: "Ibu ku mempunyai banyak utang pada seorang rentenir, dia tidak mampu bayar, pada akhirnya ibu ku bunuh diri dan mati. Ayah ku yang tidak rela ibu ku mati, dia jadi tidak ingin makan dan selalu mengunci dirinya di kamar, pada akhirnya ayahku sakit dan dia mati. Rumah ku di jual untuk utang itu, aku sudah tidak punya tempat tinggal, jadi aku seperti ini"
Krista: "Ternyata banyak orang yang mendapatkan kenyataan pahit. Ku kira...hanya aku saja yang mendapatkannya"
Mereka berbagi cerita mereka masing masing untuk menghilangkan beban mereka yang sudah di pendam lama sekali, akhirnya mereka mendapatkan tempat curhat yang nyaman. Mereka bahagia karna sudah di pertemukan.
1Tahun kemudian ,setelah 1tahun hidup sendirian tapi krista tetap bahagia. Pagi yang indah dan sejuk mereka mengawali hari mereka dengan mencuri.
Aldo: "Hei hei krista, lari mu cepatan dikit dong! Kitakan sudah belajar"
Krista: "Baiklah aku duluan ya"
Aldo: "Heiiii!! Jan di tinggalin"
Pedagang: "HEI JANGAN LARI!! CEPAT PANGGIL POLISI"
Krista: "Heh...mereka gak kapok apa? memanggil polisi? itu sudah tidak mempan" dengan berlari.
__ADS_1
Mereka kembali kek gedung mereka tinggal. Tiba\-tiba ada seseorang mengetuk pintu, krista kaget dan bertanya bahwa itu siapa, krista yang penasaran membuka pintu perlahan lahan. Lalu ada seorang perempuan muncul dan menabrak krista hingga terjatuh.
Krista: "Heiii kau siapa?"
Perempuan: "Heiiiiii...kumohon tolong aku!! aku takut aku boleh masuk kan, makasih" pergi kedalam dengan rasa ketakutan.
Aldo: "Hei!! cewek ,orang yang mengejar mu sudah pergi. Keluar lah!!"
Perempuan: "Hah mereka sudah pergi"
Krista: "Hei apa yang kau lakukan sampai mereka mengejarmu? dan apa kau lapar sampai megang perut mu mulu?"
Perempuan: "Hoh...karna ini, pada saat aku ingin menyelamatkan burung yang terluka ini ,aku memanjat pohon dan rantingnya putus. Lalu menimpa pria itu"
Perempuan itu melihat sekitar, dan melihat muka krista dan Aldo lalu berkata.
Perempuan: "Wow...ternyata kalian ya?? pencuri yang lagi di bicara bicarakan oleh orang orang itu. Apa aku boleh bergabung dengan kalian??? aku melihat kalian dengan teknik itu, aku ingin mempelajarinya boleh kan? plis ..." dengan nada semangat.
Aldo: "Hei bagaimana?? semua sesuai dengan kau krista, kau kan pemimpinnya"
Perempuan: "Jika kalian tidak menerima ku...apa kalian tidak merasa bersalah jika menolak ku?? aku ini sebatang kara ,tidak memiliki siapa siapa. Heh" memainkan drama agar di terima.
Krista: "Baiklah" dengan nada jijik.
Krista: "Baiklah sekarang kau di terima"
Perempuan: "Benarkah??? terima kasih kakak, baiklah nama ku Mila salam kenal semuanya"
******
Setiap hari mereka bertahan hidup bareng bareng Mila belajar bagaimana caranya agar jago beladiri yang di ajarkan oleh aldo karna ia pernah belajar ilmu bela diri. 1tahun kemudian ,mereka tidak menyadari sudah 1tahun berlangsung krista semakin besar dia sekarang berumur 15 tahun. Menjadi remaja yang cantik,
Aldo: "Heii!! Mila cepetan dong, kau tidak ingin tertangkap kan?"
Mila: "Capek tau masa kita lari terus"
Pedagang: "HEIIII BOCAH TENGIK CEPET KEMBALIKAN BARANG KAMI, ATAU KAMI AKAN MEMANGGIL POLISI!!"
Mila: "Hehhhh mereka gak kapok apa?? sudah beberapa kali memanggil polisi tapi tidak pernah menangkap kita, hahahahahah. Hei kak krista bagaimana dengan gaya bicara ku? apa itu keren??"
Krista: "Kau harus belajar banyak"
__ADS_1
Tiba tiba muncul seseorang melompati mereka dan pergi, mereka terkejut tapi tetap berlari.
Mila: "Si...siapa itu?"
Aldo: "Itu polisi"
Krista: "Bukan dia bukan polisi, mereka tentara. AWAS DI BELAKANG KALIAN!!"
Krista telah mengamati mereka dari pakaiannya ,ternyata itu bukan polisi, tapi tentara militer. Teman teman krista tertangkap.
Krista: "Cih...kenapa mereka tertangkap"
Krista terus berlari ,dan sampai akhirnya ketua kelompok tentara itu menyerang dan membius krista, lalu dimasukan kek dalam karung goni, saat pria itu ingin memasukan krista ia melihat syal yang krista pakai ,ia seperti mengingat sesuatu di masa lalu, pria itu tidak peduli dan bergegas untuk mengikat karung itu dan membawanya kek markas mereka.
Saat krista membuka matanya, ia mendengar laki laki dewasa sedang berbicara dengan laki laki seumuran krista.
"Heii apa kau berhasil menangkap mereka"
"Iya"
Saat karung yang di ikat tersebut di buka oleh pria itu, langsung saja mereka bertanya dan berperilaku kasar.
"Heii siapa kalian? kenapa kalian mencuri? kau pasti pemimpinnya kan" ucap laki laki yang seumuran dengan krista tersebut lalu menunjuk kek arah krista.
Krista terdiam dan tidak mengatakan apa-apa. Tiba tiba saja laki laki itu berperilaku kasar, menonjok perut krista sampai mengeluarkan darah pada mulutnya. Menendang muka krista.
"Heii cepat jawab!!...penjarakan mereka!"
1jam kemudian mereka datang ke sel krista, tepatnya di penjara bawah tanah militer, pria itu mengajukan pertanyaan lalu menyebutkan nama nya.
"Hei bocah, kau harus masuk kek pasukan militer itu harus, jika tidak aku akan membunuhmu"
Krista: "Kau memanggil ku bocah, kau sendiri seumuran dengan ku" tersenyum sinis.
"Namaku Kevin, kau krista kan. Jangan lupa bereskan dirimu lalu pergi kek tempat pelatihan, di sana ada teman teman mu yang menunggu" membukakan pintu untuk krista.
Krista: "Haik ..." dengan nada lemas dan kesal.
Krista menemui Mila dan Aldo di tempat pelatihan mereka tidak tau akan di apakan dan harus berbuat apa. Mereka tidak mengenali orang\-orang di sekitar mereka, saat guru belom datang murid murid di sana melempari mereka bertiga dengan batu dan meneriaki mereka.
Anak murid: "CIH...NGAPAIN SIH KAPTEN MEMUNGUT MEREKA, MENJIJIKAN PENCURI NGAPAIN KEK SINI"
__ADS_1
Mila terkena lemparan batu tersebut di keningnya, keningnya berdarah. Tiba-tiba datang guru mereka dan anak anak itu langsung berhenti, krista yang ingin membawa temannya untuk di rawat tidak di perbolehkan oleh pemimpin upacara perkenalan itu dan namanya Alvin. Mereka mempelajari banyak teknik untuk menembak.
Krista sekarang menjalani hidup yang nyaman ,tidak perlu mencuri, dan tidur saja nyenyak, tapi pelatihan itu sangat keras dan kejam. Mereka harus saling membunuh sesama manusia karna pada zaman itu zaman peperangan. Awalnya krista tidak mau, hanya saja dia di ancam oleh Kevin yang menjadi pemimpin dalam regunya, jadi dia takut untuk kabur.