
**7bulan kemudian**
Krista melakukan misinya sendiri dan menepati janjinya kepada teman temannya untuk tetap hidup dan hidup bahagia.
Krista: "7 bulan berlalu, setelah Mila dan Aldo mati. Tapi kenapa aku masih merasa sedih mengingat itu semua, umur ku sudah 17 tahun aku sudah dewasa, aku harus bisa melupakan masa lalu yang kelam" dengan menaiki kuda menuju kek markas.
Krista tidak fokus selama latihan untuk perang 2minggu lagi, dia sampai di omelin oleh komandannya. Semakin besar krista semakin dingin pada semua orang, itu di karenakan dia trauma dengan masa lalu yang kelam, sehingga dia bersikap dingin agar tidak ada yang mau menjadi temannya dan tidak akan ada yang mati karna Krista.
komandan: "APA YANG KAU MAKAN??"
Krista: "I...ini daging panggang pak" dengan nada gugup.
komandan: "KENAPA KAU MAKAN ITU?"
Krista: "Karna saya lagi lapar pak, tadi gak sempat istirahat karena beresin barang di belakang"
Krista ketakutan dengan tatapan komandannya yang kejam dan seram. Setelah itu dia di suruh lari di lapangan sampai jam 4sore, Krista capek dia gak bisa istirahat karna komandan memperhatikan krista dari jauh. Sering sekali Krista di hukum oleh komanda, itu membuat anak anak lain berpikiran bahwa krista lemah dan gak punya harga diri.
***4Jam kemudian***
Krista: "Hah...hah....capek...banget..." krista tertidur di tanah.
Tiba tiba ada seseorang membawa makanan, Krista yang sedang tertidur mengendus bau tersebut dan langsung mengambil makanan tersebut. Dan ternyata itu kevin.
Kevin: "Hei!! kau ini apa apaan sih, tidak perlu di rebut aku juga ingin memberikannya untuk mu"
Krista: "Hn...hn... makasih kapten" dengan mengunyah daging.
Kevin: "Oh ya!! aku mau nanya, kau mendapatkan syal itu dari mana, kau tidak panas memakai nya tiap hari??" duduk di tangga.
Krista: "Oh ini...ini dari teman ku, aku tidak akan pernah menghilangkan syal ini. Ini kenangan" selesai makan dan menghampiri Kevin di tangga lalu duduk.
Kevin: "Oh ok"
Krista: "Memang kenapa??"
Kevin: "Tidak aku pergi dulu" berjalan
Krista: "Aneh... Ah bodo yang penting kenyang, duh capek... "
Kevin: "Kenapa aku seperti mengenal syal itu dan orang itu ya" berjalan dan berbicara dalam hati.
***Malam hari***
Krista: "Hah... akhirnya bisa tidur nyenyak, oh ya 2minggu lagi akan ada final perang nanti. Apa aku akan mati?? AAAAAAAHHH gak aku gak boleh mati, aku akan berjuang dengan sepenuh hati untuk menang" tekat yang kuat.
"Tapi... aku kok keinget perkataan kapten Kevin pas tadi sore ya?? maksud dia apa sih, apa dia pernah ketemu dengan ku? apa dia punya rasa pada ku? xixixixi, tapi dia punya wajah ganteng cuman galak bener, dah lah jangan kebanyakan halu" dalam hati.
***Kamar Kevin***
Kevin: "Kenapa aku mengingat terus tentang itu sih, aku kan juga gak terlalu paham tentang syal itu, tapi kenapa aku kaya pernah melihat itu ya?? duh pala sakit banget. bodo ah dari pada mikirin yang gak penting, oh ya aku masih nyimpen barang itu gak ya?" dalam hati.
Kevin: "Ini dia, Apa wanita itu masih hidup ya, aku hanya mengingat ini setelah kecelakaan itu ,aku belum tau namanya siapa dan tinggal di mana, kenapa aku bisa lupa sih itu kan penting" memegang barang dan mengingat masa lalu.
__ADS_1
***Masa lalu***
Kevin: "Hei... ibu mu kecelakaan mobil, cepat kau samper dia"
Krista: "Apa?? kau tau dari mana? Sheza itu di rumah bersama ayah ku ,jangan Ngada Ngada, berhenti aku mau mati"
Kevin: "Heii dengar aku! aku gak bohong itu benar, tadi kau berlari dan ibu mu memanggil mu saat menyetir mobil lalu dia ketabrak dan meninggal"
Krista: "Apa?? gak mungkin kau tau semua itu?? baiklah aku akan menyamperinya ini sebagai kenang kenang dari Ku, sampai jumpa"
Kevin: "Apa ini?? pita? aku akan menyimpan nya" dalam hati
Setelah itu aku tidak tau lagi apa yang terjadi pada perempuan itu, terakhir kali aku melihatnya saat aku jatuh dari gedung itu dan lupa ingatan.
Kevin: "Heiii kau harus tetap hidup, kau jangan putus asa seperti ini dong!!"
Krista: "Kehidupan ini kejam ,aku sudah tidak kuat kau paham?"
Kevin: "Aku akan membebaskan mu dari neraka dunia ini, aku janji!!"
Pada saat aku menariknya aku terjatuh tapi untungnya perempuan itu selamat aku bersyukur sekali. Setelah itu aku di bawa kek rumah sakit dan koma 1tahun lalu lupa ingatan, aku tidak mengingat apa pun ,aku mengingat cerita perempuan itu setelah mimpi buruk di malam hari, tapi ibu ku melarang ku untuk mencari perempuan itu. Aku sangat ingin menemuinya, kenapa dia pergi??.
***Pagi hari***
1minggu 5hari kemudian.
Krista: "Hah... akhirnya pagi juga, awali pagi ini dengan bekerja, ternyata begini kerja di militer ya. Masih ngantuk malah udah di suruh kerja kalo gak bangun di siram air kali abis tuh di suruh lari kaya kemaren, mana besok perang, sekarang suruh persiapan buat ngumumin ide"
Krista setelah mandi segera berkumpul kek lapangan untuk di beri tahu taktik untuk menang, krista yang berharap tidak ada korban pada perang ini ,ia selalu berdoa sedalam dalamnya agar ia dan pasukan lain bisa menang.
Krista: "Apa sekali lagi aku harus melihat wajah ketakutan dan mayat pada perang itu? aku juga takut menghadapi nya, tapi itu misi" dengan membawa kotak besar yang isinya tembakan dan peluru dan tatapan kosong atau tidak fokus.
Komandan: "HEI KRISTA!! KAU KALAU JALAN LIHAT LIHAT UNTUNG PERALATAN ITU TIDAK RUSAK"
Krista: "Ma...maaf komandan" nada tegas. "lagian kan komandan yang gak liat liat, kan aku bawa barang 2kotak emang di kira gak berat?" menggumam.
Komandan: "HEI KRISTA!! APA YANG KAU GUMAM KAN??"
Krista: "Tidak tidak tidak apa apa komandan aku pergi dulu ya xixi" berlari terbirit-birit
Krista: "Galak banget gila... wajahnya kaya setan hiiiii" dalam hati dengan rasa ketakutan.
*Kruyuk... kruyuk...
Krista: "Lah... kok perut sakit banget ya, laper dari pagi belom makan, makan apa ya hari ini?? xixi jangan jangan... heh ikan panggang, ayam panggang, udang goreng... xixixixi enak semua itu hah" mengeluarkan air liur.
Krista senang dengan melompat lompat dan tersenyum dia membayangkan makanan itu di pikirannya. Tetap saja krista hanya ingin menyendiri dan tidak suka keramaian agar ia tidak memiliki teman, karna krista selalu menganggap dirinya anak sial. Dengan kelakuannya itu krista sering di benci oleh temannya dan di jelek jelekkan. Sesampainya di dapur.
***Dapur***
Krista: "Hah?? di sini gak ada apa apa, bikin capek aja, heh... "
Tiba tiba Kevin datang dari belakang dan melempari krista sesuatu.
Kevin: "Hei kau nih!! cepat habiskan itu jatah mu" nada yang tegas dan cool lalu berjalan menuju kamar.
Krista: "Hn... ternyata dia baik juga ya, gak kaya yang anak anak sering omongin tapi tegas banget, heh apa dia suka pada ku? hehe akhirnya makanan enak heh xixixixi" dalam hati dan mengeluarkan air liur.
__ADS_1
***Di jalan***
Krista: "Masa udah di panggil buat kerja lagi sih, kan baru aja tadi istirahat, cih... " berjalan dengan menendang batu, pada akhirnya mengenai komandan.
Komandan: "WOIIII KRISTA!! APA YANG KAU LAKUKAN? KENAPA KAU MELEMPARKU DENGAN BATU?"
Krista: "Ko... komandan, tadi gak sengaja kelempar maaf maaf, maaf komandan plis... jangan hukum saya"
Komandan: "PERGI DAN BEKERJALAH, BESOK KAU AKAN MELAKUKAN PERANG BESAR BODOH!!"
Krista: "Haik" hormat.
***Malam hari***
Krista: "Sumpah aku gak akan pernah macem macem lagi sama sih komandan pala botak itu, untung tadi gak kena hukuman kalo gak aku bisa capek luar biasa" dengan berbisik dan berjalan.
Tiba tiba Kevin turun dari atas pohon setelah mendengar ucapan krista lagi, krista langsung kaget dan meminta Kevin agar tidak memberi tahukan komandan.
Kevin: "Apa kau bilang??" turun dari pohon.
Krista: "Kap... kapten Kevin, gak gak gak tadi aku cuman bercanda jangan beritahukan kepada komandan plis... " ketakutan.
Kevin: "Pftt... kau gila ya, aku belum menanyakan apapun pada mu. Tapi kau sudah ketakutan seperti orang gila" tersenyum.
Krista: "Ma... manis bener senyumannya oh tuhan" dalam hati.
Kevin: "Hei!! kau sibuk?"
Krista: "Tidak juga sih, tugas tugas ku untuk mengangkat barang sudah selesai"
Kevin: "Bagaimana kalau kau temani aku jalan jalan?"
krista: "Hei... jalan jalan?? apa kau serius???" semangat mendekat kek arah kevin.
Kevin: "I... iya" jijik.
***Pantai***
Krista: "Heh kita kek pantai? aku gak pernah sama sekali kek pantai, hah ternyata gini rasanya tidur di pasir" tiduran di pasir dengan gembira.
Krista: "Wow ini hahahaha ini rasanya menginjak air laut" pergi kek laut dan berenang.
Kevin: "Hei sini!"
Mereka berdua duduk di batu besar melihat bintang bintang yang bersinar indah dan hanya mereka berdua seperti pasangan.
Kevin: "Hei!! apa kau serius tidak pernah kek laut??"
Krista: "Yah... aku dari kecil tidak pernah sama sekali di manjakan, hidup ku mandiri dan pas passan, hidup ku bahagia saat ibuku sudah mengaggap diri ku, tapi dia mati karna ayah ku. Aku tidak pernah jalan jalan kemana pun ,hanya fokus mencari uang dan menjaga ibu.
Kevin: "Ternyata hidup mu lebih parah dari hidup ku, ku kira hanya aku yang mempunyai masalah hidup, ternyata ada yang lebih parah, oh ya apa kau tidak panas ,lepas kan saja syal itu.
Krista: "Tidak... aku tidak akan melepas ini"
Kevin: "Apa itu dari ibu atau ayah mu sampai kau tidak ingin melepaskannya"
Krista: "Tidak... ini dari teman spesial ku"
Mereka memandangi laut dan bintang berdua, dan menceritakan masalah masalah mereka masing masing agar beban pikiran berkurang.
****
__ADS_1