
Krista menaiki tangga dengan merangkul Kevin yang terluka untuk mencapai lantai paling atas.
Kevin: "Krista tinggalkan lah aku di sini, cukup kau berperang lah dan kek lantai atas sendirian. Kalau kau menolongku kau akan ikut mati"
Krista: "Tidak aku tidak ingin meninggalkan mu, teman lebih penting dari tugas jika meninggalkan teman mu berarti kau adalah manusia yang paling tidak berguna" memanjat kek anak tangga dengan keadaan keduanya terluka parah.
.
.
.
.
*Sesampainya di atas
Krista: "Tuh kan kita berhasil"
Kevin tanpa pikir panjang langsung kek pinggir gedung dan menembakan cahaya, peringatan bahwa kita sudah menang, dan tentara lawan yang tersisa tidak berhak untuk menyerang sesuai dengan perjanjian.
Keduanya berdiri dalam diam, tidak mengucapkan apapun diam seribu bahasa. Saat Kevin ingin berbalik badan ada yang menembakkan peluru kek mata Kevin di sebelah kanan.
*DOR...
Krista kaget melihat itu terjadi tiba tiba, ia langsung menghampiri Kevin yang terbaring tidak berdaya.
Krista: "KAPTEN!!! KAPTEN BANGUN, KAU HARUS HIDUP BAGAIMANA PUN CARANYA JANGAN SAMPAI KAU MATI!" berteriak di hadapan Kevin yang tidak berdaya.
setelah itu krista merasakan sakitnya kembali pada bagian telinga kirinya dan kakinya.
Kevin: "Kek- krist- ta, lari dari sini! ce- pat lah" dengan suara patah patah dan lemas tidak berdaya.
Krista: "TIDAK... AKU AKAN SETIA DI SAMPING MU" menangis dalam diam dan mengangkat Kevin.
Setelah mereka berdebat dan ingin jalan menuju lantai dasar, tiba tiba ada yang menembakkan peluru kek arah tangan krista, Kevin yang melihat langsung melindungi nya 1kali lagi, krista kaget lalu berteriak dan membawa Kevin kek bawah, mereka yang menembakkan peluru adalah pasukan lawan berjumlah 2orang, mereka terus menyerang krista langsung mengambil pisaunya dan menghampiri mereka. Mereka yang kelabakan karna gerakan krista yang begitu cepat langsung menembak ngasal dan meleset krista mencolok mata 1orang itu menggunakan pisaunya dan yang satunya lagi di bagian pinggir leher menusuk pisaunya dan tewas. Yang krista buta kan matanya ternyata masih hidup, hanya matanya yang luka 1dia langsung menembakan pistolnya kek punggung krista dan terkena, krista merasakan sakit yang luar biasa.
Kevin yang hanya terdiam di belakang krista tidak berdaya, hanya bisa berteriak menyuruh krista pergi dari sini dan meninggal kan dia.
.
.
.
.
__ADS_1
Krista langsung menusuk kepala pasukan itu dan ia tewas, walaupun sudah tewas krista tetap menusuk nusukan pisau itu kek badan, kepala, leher, sang pasukan lawan, sehingga tubuhnya ancur dan organ tubuh nya berceceran di mana-mana.
Krista pergi berlari membawa Kevin kek lantai dasar, pada saat di tangga krista tidak kuat dan duduk di tangga tersebut, Krista yang terus mencoba malah di bentak oleh kevin.
Kevin: "SUDAH LAH CUKUP GADIS BODOH!!... kau harus tetap hidup sebagai krista yang imut dan bukan menjadi penjahat yang kejam, setelah ini cukup sampai sini kau menjadi gadis penjahat, kau harus memulai semuanya dari awal setelah selamat dari sini. Maka dari itu, tinggalkan aku!"
Krista: "TIDAK AKAN... "
Kevin : "SUDAH KU BILANG CUKUP BODOH!!!"
Krista terlempar karna Kevin memberontak, lalu krista menanyakan sesuatu pada Kevin.
Krista: "Mengapa? mengapa kau menolongku saat ini kapten?? aku ini manusia yang gagal" pasrah dengan keadaan.
Kevin: "Karna... aku men.... "
Kevin: "Dan apa kau tau, setelah bertahun-tahun lamanya saat kau ingin bunuh diri pada waktu itu, dan orang yang memberikan syal yang kau gunakan itu, itu adalah aku. Aku baru mengingat nya kemarin pada saat kau tidak ada di Kamar seharian"
Krista berdiri dalam diam, menundukkan kepalanya, dan meremas ujung baju yang ia gunakan, menangis tanpa suara. Tiba tiba batu besar jatuh dari atas dan menimpa mereka berdua. Krista yang tetap berdiam di tempat, masih ada waktu untuk menyelamatkan krista dan pada akhirnya Kevin mendorong krista kek jendela yang sudah ancur di belakang krista untung itu tidak terlalu tinggi jadi krista tidak terluka parah karna di dorongnya, saat Kevin mendorong krista, waktu seperti berhenti ketika krista terjatuh dan tiba tiba tatapan gelap bulita tanpa adanya cahaya sekecil apapun.
*******************
"Krista! pergilah ke suatu tempat! jangan berada di sisiku lagi!"
Krista: "Sudah ku bilang aku tidak ingin pergi, karna aku ingin menyelamatkan orang yang ku sayangin"
Krista: "Ini di mana? kenapa badan ku sakit semua?"
Suster: "Hah... akhirnya kau bisa sadar setelah 1tahun koma, kau semakin cantik saja ya?"
Krista: "Hah? koma? aku hanya pingsan sejak aku di doro--" krista mengingat semuanya dan perkataannya terhenti setelah mengingat nya.
Krista langsung menanyakan Kevin kepada suster dan mengagetkan suster.
Krista: "Sus di mana kapten kev--" perkataannya terhenti karna merasakan sakit yang luar biasa di bagian telinga dan punggung lalu kaki. Tiba tiba telinganya mengeluarkan darah.
Suster: "Eh... kau jangan banyak bergerak! kau baru saja bangun dari koma" membaringkan tubuh krista kek kasur.
Krista: "Kek- kemana kapten Kevin?"
Suster: "Kevin? Kevin yang kapten kalian itu ya? kata mereka, mereka hanya menemukan mu yang masih hidup di TKP (tempat kejadian perkara).
Krista: "Tidak mungkin dia mati kan?" menangis dalam diam.
Krista: "Lalu di mana syal ku?"
__ADS_1
Suster itu pergi, dan suster itu memberi tahu bahwa kakinya akan sembuh sekitar 1bulan punggungnya mungkin akan lama sedikit dan telinga kirinya sekarang tuli jadi... kesimpulannya, krista hanya bisa mendengar menggunakan telinga sebelah kanan.
Sebulan setelah kakinya sembuh, krista di perbolehkan untuk pergi kek rumahnya krista yang tidak tau harus kek mana, dia tidak punya pekerjaan karna perang sekarang sudah berakhir, yang dia punya hanyalah uang yang di kasih oleh suster itu, dia sangat baik dan perhatian saat krista masih di rumah sakit. Krista yang ingin mencari tempat tinggal untuk nya, berjalan entah kemana dengan koper yang berisi baju baju, dan peralatannya.
Krista: "Kemana aku harus pergi ya? panas banget lagi, pasti berendam enak" dalam hati.
Tepat di sebelah krista yang sedang berjalan ada sungai, krista yang tanpa pikir panjang langsung melompat kek situ, untuk tidak merasakan panasnya matahari. Tiba tiba muncul seseorang laki laki tampan, yang langsung mencium krista.
Krista: "Hn... ap- ini?" dalam hati.
Mereka berdua sekarang berada di daratan, krista langsung marah marah kepada pria tersebut karena mencium nya tanpa sebab, walaupun dia berparas tampan, tapi kelakuannya menjijikan.
Krista: "Hei!! apa yang kau lakukan bodo?"
laki laki: "Ya, menyelamatkan mu, kau tenggelam kan, bukannya terimakasih malah marah marah"
Krista: "Hei! kau tau udara panas gak? ya aku menyelam lah bodo, panas banget kau kira aku naik mobil dengan AC, hei aku ini jalan kaki panas panas begini"
Laki laki: "Salah mu sendiri, panas panas make syal kan bisa kau buka bodoh"
Krista: "Kalau aku bicarakan, bisa panjang ceritanya. Lebih baik aku pergi dah... "
.
.
.
.
Laki laki: "HEI KAU MAU KEMANA? MINTA MAAF DULU PADA KU HEI" lari kek arah Krista dan tiba-tiba ia terpeleset kek belakang dan jatuh kek sungai, krista langsung terkekeh dah ketawa berbahak-bahak.
Krista: "HAHAHAHAHA... tuh kan bodoh, dah lah aku pergi ya bodoh"
.
.
.
.
.
Krista berjalan entah mau kemana, tiba tiba ada kertas tertiup angin, krista melihat sekilas seperti lowongan kerja, krista penasaran ia langsung saja mengambilnya dan tertangkap. Ternyata benar krista senang dengan itu, hanya melayani 2 pemuda yang mungkin seumuran, dan bisa sekolah di kampus dan tepat sekali krista berusia 18 tahun, maka dia senang bisa sekolah lagi dan gajinya juga gede, gaji setiap bulan 12jt.
__ADS_1
Krista: "Hah... bisa kaya mendadak nih" krista senang sekali karna mendapat gaji yang sangat besar dan kerjanya hanya mengurusi 2orang pemuda, dia kira gampang ternyata tidak segampang itu mengurus mereka berdua.